3 Jenis Teknik Melukis dengan Cat Minyak yang Bisa Siswa Coba

3 Jenis Teknik Melukis dengan Cat Minyak yang Bisa Siswa Coba

Cicin Yulianti - detikEdu
Rabu, 19 Okt 2022 08:30 WIB
Keren! 10 Karya Seni Makanan Ini Dibuat dengan Cat Minyak, Mirip Aslinya
Salah satu hasil karya lukisan dengan cat minyak. (Mary Ellen Johnson)
Jakarta -

Salah satu hobi yang bisa meningkatkan kreativitas kita adalah melukis. Melukis menjadi cara bagi orang-orang dalam menuangkan ide ataupun imajinasi mereka ke dalam sebuah gambar dengan dipoles menggunakan cat, seperti seni lukis cat minyak.

Teknik lukis menggunakan cat minyak ini bisa memberikan efek yang bagus untuk lukisan yang dibuat. Sebab menurut buku Pembelajaran Seni Rupa di SD oleh Yunisrul, sifat cat minyak memudahkan pencampuran warna satu dengan yang lain.

Melukis menggunakan cat minyak menggunakan campuran antara pigmen dan minyak pengering, seperti minyak rami (linseed) atau minyak kayu (tung oil) yang menjadi bahan dasarnya.

Ada beberapa teknik khusus yang digunakan bila menggunakan cat minyak dalam melukis. Mengutip dari buku Panduan Dasar Melukis dengan Cat Minyak oleh Rahman Rohim Hambor, berikut 3 teknik melukis menggunakan cat minyak yang bisa dicoba.

3 Jenis Teknik Melukis dengan Cat Minyak

1. Teknik Basah

Pada teknik basah ini, yang harus pertama dilakukan adalah mengencerkan cat minyak. Proses pengenceran cat yang dilakukan adalah menggunakan minyak cat. Pengenceran harus dilakukan sebelum cat dituangkan ke atas kanvas.

Dalam melakukan teknik ini, dianjurkan untuk menggunakan kuas yang bulunya panjang untuk membuat cat yang dioleskan bisa menutup rata permukaan kanvas. Teknik basah digunakan untuk hasil lukisan yang rata, tidak memiliki volume contohnya pada lukisan optic art atau kartun.

Kelebihan dari teknik basah ini adalah warna lukisan terlihat cerah, pemblokan warna berlangsung cepat, dan hemat dalam penggunaan cat. Sedangkan kekurangannya adalah proses pengeringan memakan waktu lama, permukaan kanvas menjadi licin, dan efeknya mengkilap sehingga agak mengganggu pandangan selama melukis.

2. Teknik Kering

Teknik kering dalam melukis menggunakan cat minyak ini dilakukan dengan menorehkan cat dengan kuas yang kering. Efek dari teknik kering ini bisa memberikan kesan realisme, naturalisme, keruangan atau surealisme.

Kelebihan dari teknik kering ini adalah pembuatan kesan keruangan bisa tampak lebih jelas, menghapus warna bisa lebih mudah, cat lebih mudah kering, dan pandangan tidak akan terganggu ketika sedang melukis.

Sedangkan untuk kekurangan dari teknik kering ini adalah warna yang dihasilkan tidak cemerlang, cat yang sudah dioleskan ke permukaan kanvas tidak bisa digunakan lagi serta pemblokan warna terasa sulit terlebih jika jenis kanvas adalah yang sulit menyerap air.

3. Teknik Campuran

Sesuai namanya, teknik ini mencampurkan antara teknik basah dan teknik kering. Teknik melukis cat minyak ini bisa dikatakan penyempurnaan dari kedua teknik sebelumnya. Cara ini saling menutupi masing-masing kekurangan dari teknik basah maupun teknik kering.

Cara menggunakan teknik melukis ini bisa diawali dengan cara mengoleskan cata kering terlebih dahulu. Setelah itu, bisa dilakukan pemblokan warna sembari menambah jumlah minyak cat secara perlahan untuk membuat hasil yang sempurna.



Simak Video "Meraup Cuan dari Lukisan Ukir Bambu"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia