Sosok Penemu Frozen Food, Dapat Inspirasi dari Suku Asli Kutub Utara

Sosok Penemu Frozen Food, Dapat Inspirasi dari Suku Asli Kutub Utara

Kristina - detikEdu
Minggu, 16 Okt 2022 10:00 WIB
Frozen food
Ilustrasi frozen food (Foto: iStock)
Jakarta -

Produk frozen food banyak tersebar luas di pasar pangan Indonesia. Teknik pengawetan makanan dengan cara pembekuan ini mulanya terinspirasi dari orang Inuit, suku asli Kutub Utara.

Melansir Library of Congress, frozen food pertama kali ditemukan oleh Clarence Birdseye pada 1924 silam. Saat itu, Birdseye bekerja dalam perdagangan bulu di Labrador Kanada.

Kala itu, ia melihat ikan yang ditangkap orang Inuit setempat langsung membeku setelah ditarik dari air. Ia senang begitu mengetahui bahwa ikan tersebut sama lezatnya ketika dicairkan beberapa bulan kemudian.

Berangkat dari situ, ia berpikir bahwa makanan harus dibekukan dengan sangat cepat agar dapat mempertahankan rasa dan teksturnya. Ia kemudian mengembangkan dua metode untuk pembekuan makanan secara cepat.

Clarence Birdseye, penemu frozen food.Clarence Birdseye, penemu frozen food. Foto: Dean Foods Vegetable Company via Britannica Foto: Dean Foods Vegetable Company via Britannica

Keduanya menggunakan inovasi pengemasan makanan yang ada sebelumnya. Pada teknik pertama, Birdseye mengemas makanan dan mendinginkannya hingga -40°F (-40°C) hingga -45°F (-42,7°C) menggunakan larutan kalsium klorida.

Kemudian, dalam teknik kedua dan yang lebih populer, ia mendinginkan makanan kemasan di antara dua pelat logam berongga berpendingin hingga -25°F (-31°C) dengan penguapan amonia.

Dengan menggunakan metode kedua itu, paket daging setebal dua inci dapat dibekukan hingga 0°F (-17°C) dalam waktu sekitar 90 menit, sedangkan buah dan sayuran membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Proses pembuatan frozen food Birdseye ini akhirnya menghasilkan 168 paten. Tak hanya teknik pembekuan, tetapi juga kemasan, jenis kertas yang digunakan, dan inovasi lain yang terkait.

Sosok Clarence Birdseye, Penemu Frozen Food

Dalam catatan Encyclopedia Britannica, Clarence Birdseye lahir di New York pada 9 Desember 1886 dan meninggal pada 7 Oktober 1956. Sejak kecil, ia tinggal di Brooklyn, New York.

Birdseye tertarik pada ilmu alam sejak masih muda. Pada tahun 1906, ia pergi ke Amherst College untuk belajar biologi. Dua tahun kemudian dia berhenti menempuh pendidikan karena tidak mampu membayar uang kuliah.

Ia lantas memilih untuk bekerja di Departemen Pertanian Amerika Serikat, bekerja di New Mexico dan Arizona. Pada tahun 1912 Birdseye memutuskan ke Labrador dan bekerja sebagai pedagang bulu sampai tahun 1917.

Di Labrador, orang sering membekukan makanan di musim dingin karena sulitnya mendapatkan makanan segar; solusi untuk masalah mereka ini memacu imajinasi Birdseye untuk menciptakan frozen food.

Ia mulai bereksperimen pada 1924 dan membantu mendirikan General Seafoods Company. Lima tahun kemudian, ia mulai menjual produk frozen food miliknya. Meskipun ini bukan makanan beku pertama yang ada, tetapi proses pembekuan Birdseye adalah yang paling efisien untuk mempertahankan rasa asli dari berbagai makanan.

Pada tahun 1929, perusahaan Birdseye dibeli oleh Postum, Inc., yang mengubah namanya menjadi General Foods Corporation, dengan mempertahankan Birdseye sebagai konsultan. Dari tahun 1930 hingga 1934 Birdseye menjadi presiden Birds Eye Frosted Foods dan dari tahun 1935 hingga 1938 ia di Birdseye Electric Company.



Simak Video "Dokter Sarankan Masyarakat Hijrah Konsumsi ke Makanan Rebus-rebusan"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia