Daftar Hal yang Harus Dilakukan saat Terjadi Banjir dan Setelahnya

Daftar Hal yang Harus Dilakukan saat Terjadi Banjir dan Setelahnya

Trisna Wulandari - detikEdu
Jumat, 07 Okt 2022 16:30 WIB
Jakarta -

Banjir Jakarta terjadi di 17 titik pada Kamis (6/10/2022) dan menimbulkan korban jiwa yakni 3 siswa MTs 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Mewaspadai curah hujan tinggi, luapan kali, dan banjir Jakarta, apa yang harus dilakukan pada saat terjadi banjir?

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI, per Jumat (7/10/2022) pukul 09.00 WIB, tersisa 5 titik banjir Ibu Kota di Jakarta Barat. Curah hujan tinggi di musim hujan ini memicu terjadinya banjir.

Banjir adalah peristiwa saat air menggenangi wilayah yang biasanya tidak digenangi air dalam jangka waktu tertentu.

Banjir umumnya terjadi karena hujan turun terus-menerus dan mengakibatkan meluapnya air sungai, danau, laut, atau drainase karena jumlah air yang melebihi daya tampung media penopang air dari curah hujan tadi.

Banjir juga disebabkan faktor ulah manusia seperti berkurangnya kawasan resapan air karena alih fungsi lahan, penggundulan hutan yang meningkatkan erosi dan mendangkalkan sungai, serta perilaku tidak bertanggung jawab seperti membuang sampah sembarangan.

Jika terjadi bencana di sekitarmu, berikut hal yang perlu dilakukan seperti dilansir dari Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana dari Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Apa yang Harus Dilakukan saat Terjadi Banjir?

  1. Simak informasi dari berbagai media mengenai informasi banjir terbaru untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
  2. Segera evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
  3. Jika harus bersiap untuk evakuasi, amankan rumah atau tempat tinggal.
  4. Waspada terhadap arus bawah listrik, saluran air, kubangan, dan tempat-tempat lain yang tergenang air agar tidak kena setrum.
  5. Jika masih tersedia waktu untuk persiapan evakuasi, tempatkan perabot di luar rumah atau di tempat yang aman dari banjir. Barang yang lebih berharga diletakkan pada bagian yang lebih tinggi di dalam rumah.
  6. Matikan semua jaringan listrik, terlebih apabila ada instruksi dari pihak berwenang.
  7. Cabut alat-alat yang masih tersambung dengan listrik.
  8. Jangan menyentuh peralatan yang bermuatan listrik saat berdiri di atas atau di dalam air.
  9. Jika ada perintah evakuasi dan harus meninggalkan rumah, jangan berjalan di arus air. Beberapa langkah berjalan di arus air dapat mengakibatkan jatuh.
  10. Jika harus harus berjalan di air, berjalanlah pada pijakan yang tidak bergerak. Gunakan tongkat atau sejenisnya untuk mengecek kepadatan tempat Anda berpijak.
  11. Bersihkan dan siapkan penampungan air untuk berjaga-jaga seandainya kehabisan air bersih.
  12. Waspada saluran air atau tempat melintasnya air yang kemungkinan akan dilalui oleh arus yang deras karena kerap kali banjir bandang tiba tanpa peringatan.
  13. Jangan mengemudikan mobil di wilayah banjir.
  14. Jika permukaan air mulai naik, abaikan mobil dan keluarlah ke tempat yang lebih tinggi agar tidak tersapu arus banjir.
  15. Ketahui risiko banjir dan banjir bandang di wilayah sekitar, seperti apakah banjir bandang dapat terjadi di tempat terebut dengan atau tanpa peringatan pada saat hujan biasa atau deras.

Yang Harus Dilakukan Sesudah Terjadi Banjir

  1. Hindari air banjir karena ada kemungkinan kontaminasi zat-zat berbahaya dan ancaman kena setrum.
  2. Waspada dengan instalasi listrik.
  3. Hindari air yang bergerak.
  4. Hindari area yang airnya baru saja surut karena jalan berisiko keropos dan amblas.
  5. Hindari lokasi yang masih terkena bencana, kecuali jika pihak yang berwenang membutuhkan sukarelawan dengan pengetahuan terkait banjir.
  6. Kembali ke rumah sesuai dengan perintah dari pihak yang berwenang.
  7. Tetap di luar gedung atau rumah yang masih dikelilingi air.
  8. Hati-hati saat memasuki gedung karena ada risiko kerusakan yang tidak terlihat seperti kerusakan pada fondasi.
  9. Perhatikan kesehatan dan keselamatan keluarga dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih jika terkena air banjir.
  10. Buang makanan yang terkontaminasi air banjir.
  11. Dengarkan berita atau informasi mengenai kondisi air, serta di mana mendapatkan bantuan perumahan/shelter mengungsi, pakaian, dan makanan.
  12. Dapatkan perawatan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat.
  13. Bersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah dari sisa-sisa kotoran setelah banjir.
  14. Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
  15. Jika ada sumur gali di sekitar, ikut kaporitisasi sumur gali.
  16. Jika ada jamban dan saluran pembuangan air limbang (SPAL) di sekitar, ikut perbaikan jamban dan SPAL.

Pahami apa yang perlu dilakukan saat terjadi banjir dan tetap hati-hati, detikers.

(twu/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia