Kisah Ibu Susu Mendapat Berkah Tiada Henti usai Gendong Nabi Muhammad

Kisah Ibu Susu Mendapat Berkah Tiada Henti usai Gendong Nabi Muhammad

Kristina - detikEdu
Jumat, 07 Okt 2022 05:00 WIB
Woman hands praying for blessing from god on sunset background
Ilustrasi ibu susu Nabi Muhammad SAW yang mendapatkan berkah tiada henti. Foto: iStock
Jakarta -

Tatkala Nabi Muhammad SAW lahir, ia disusui oleh seorang ibu susu bernama Halimah Sa'diyah. Halimah mengisahkan bahwa ia mendapatkan berkah tiada henti sejak pertama kali menggendong putra Abdullah dan Siti Aminah tersebut.

Kisah ini diceritakan dalam Sirah Nabawiyah karya Ali Muhammad Ash-Shallabi yang diriwayatkan dari Abdullah bin Ja'far. Diceritakan, ketika Rasulullah SAW dilahirkan, Halimah binti Al-Harits datang bersama rombongan kaum wanita Bani Sa'ad bin Bakar untuk mencari bayi-bayi yang hendak disusui di Mekkah.

Halimah menuturkan, ketika sampai di kota Mekkah, setiap wanita dari rombongannya pasti ditawari untuk menyusui Rasulullah, namun mereka selalu menolaknya karena dia adalah anak yatim. Meski demikian, ibunda Nabi tetap menghormati mereka dan menjamu mereka dengan baik.

Saat itu, rombongan ibu susu tersebut sudah mendapatkan bayi yang akan mereka susui, tapi Halimah belum mendapatkannya. Akhirnya ia kembali lagi menemui keluarga Siti Aminah dan menerima Muhammad untuk ia susui.

Ia berkata kepada suaminya, "Demi Allah, aku akan mengambil bayi yatim dari Bani Abdul Muthalib ini. Semoga melalui dia Allah akan melimpahkan kebaikan kepada kami. Aku tidak ingin kembali pulang bersama teman-temanku tanpa membawa bayi."

Suaminya pun bilang, "Engkau bertindak benar."

Halimah melanjutkan ceritanya, ketika pertama kali menggendong Muhammad kecil, tiba-tiba ia melihat air susunya mengalir dengan deras. Ia pun langsung memberikannya kepada Muhammad dan saudaranya (bayi Halimah).

Kemudian, suaminya beranjak menuju untanya dan tiba-tiba ia melihat susu unta betina tersebut memancar deras. Ia lalu meminumnya bersama sang istri.

Suami Halimah berkata, "Wahai Halimah, demi Allah kita benar-benar mendapatkan bayi yang diberkahi. Sungguh Allah telah memberikan anugerah kepada kita sebelum kita meminta."

Akhirnya, pada malam harinya, mereka dapat tidur dengan pulas dan perut kenyang.

Pada pagi harinya, mereka pergi bersama rombongan untuk melanjutkan perjalanan ke kampung. Halimah menaiki keledainya yang berwarna abu-abu dengan menggendong Muhammad.

Tiba-tiba, kendaraan yang ditumpanginya melaju dengan cepat dan mendahului rombongan lainnya. Padahal, sebelumnya keledai itu dalam kondisi terluka.

Halimah dan rombongan terus berjalan melewati kampung demi kampung dan di setiap harinya Allah SWT tak henti-hentinya melimpahkan keberkahan kepada Halimah. Begitu tiba di kampungnya, kehidupannya menjadi lebih makmur. Hewan-hewan ternak mereka juga lebih gemuk.

Setiap hari hewan ternaknya merumput dan pulang ke kandang dalam kondisi kenyang. Berbeda dengan hewan-hewan ternak milik Bani Sa'ad yang kurus dan tidak pernah merasa kenyang.

Keberkahan yang datang lantaran menyusui Nabi Muhammad SAW tak hanya itu saja, kandungan susu kambing-kambing Halimah juga menjadi melimpah. Ia pun memeras dan meminumnya. Kondisi ini menimbulkan perbincangan di antara tetangganya.



Simak Video "Jual Parsel Buah-buahan, Pedagang Lumajang Raih Untung 10 Kali Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia