Apa Itu Advokat? Ini Pengertian, Tugas, Fungsi, dan Perannya

Nikita Rosa - detikEdu
Rabu, 05 Okt 2022 11:00 WIB
Apa itu Mediasi? Pengertian, Dasar Hukum dan Jenis Perkara
Apa Itu Advokat? (Foto: detikcom/Ari Saputra)
Jakarta -

Tidak hanya bekerja di pengadilan, advokat bertugas memberikan jasa hukum berdasarkan ketentuan Undang-undang. Berbeda dengan pengacara, apa itu advokat?

Menurut Undang-undang Nomor 18 tahun 2003 tentang Advokat, advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang.

Jasa hukum yang diberikan oleh advokat berupa konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum penerima jasa. Penerima jasa advokat disebut dengan klien.

Syarat Menjadi Advokat

Untuk diangkat menjadi advokat, seseorang harus memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang hukum dan telah mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat.

Pengangkatan advokat sendiri, hanya bisa dilakukan oleh Organisasi Advokat. Untuk dapat diangkat menjadi advokat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. WNI
2. Bertempat tinggal di Indonesia
3. Tidak berstatus sebagai pegawai negeri atau pejabat negara
4. Berusia sekurang-kurangnya 25 (dua puluh lima) tahun
5. Berijazah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum
6. Lulus ujian yang diadakan oleh Organisasi Advokat
7. Magang sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun terus menerus pada kantor Advokat
8. Tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih
9. Berperilaku baik, jujur, bertanggung jawab, adil, dan mempunyai integritas yang tinggi.

Tugas, Fungsi, dan Peran Advokat

Menurut buku Peran Advokat Dalam Sistem Hukum Nasional (2019) oleh Dr. Yahman dan Nurtin Tarigan, advokat menjalankan peran dan fungsi secara mandiri dalam mewakili kepentingan klien dan tidak terpengaruh kekuasaan negara baik yudikatif dan eksekutif.

Tugas advokat adalah membela kepentingan masyarakat dan kliennya. Kemudian fungsi advokat adalah menjaga objektivitas dan prinsip persamaan di hadapan hukum yang berlaku dalam sistem peradilan Indonesia.

Peran advokat sendiri antara lain:
1. Memperjuangkan hak asasi manusia
2. Pengawal konstitusi dan hak asasi manusia
3. Memegang tegung sumpah advokat dalam rangka menegakkan hukum, keadilan, dan kebenaran.
4. Melaksanakan kode etik advokat
5. Menjunjung tinggi dan mengutamakan nilai keadilan, kebenaran, dan moralitas.
6. Melindungi dan memelihara kemandirian, kebebasan, derajat, dan martabat advokat.
7. Menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan advokat terhadap masyarakat dengan terus belajar untuk memperluas wawasan dan ilmu hukum
8. Menangani perkara sesuai dengan kode etik advokat, baik secara nasional maupun internasional.
9. Menjaga hubungan baik dengan klien dan rekan sejawat
10. Memberikan pelayanan hukum, nasihat hukum, konsultasi hukum, informasi hukum, dan menyusun kontrak-kontrak.


11. Membela kepentingan klien dan mewakili klien di muka pengadilan (legal representation)
12. Memberikan bantuan hukum dengan cuma-cuma kepada masyarakat yang lemah dan tidak mampu secara ekonomi
13. Pembelaan bagi orang tidak mampu, baik dalam maupun luar negeri merupakan bagian dari fungsi dan peran advokat di dalam memperjuangkan hak asasi manusia



Simak Video "Mahfud Ungkap Persoalan Hukum di RI: Mafia di Mana-mana!"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia