Inilah Suku Bangsa Indonesia dari Keturunan Deutro Melayu

Rahma Harbani - detikEdu
Sabtu, 24 Sep 2022 10:00 WIB
pakaian adat madura
Suku Madura, salah satu suku bangsa Indonesia keturunan Deutro Melayu. (Istimewa/adatindonesia.org)
Jakarta -

Deutro Melayu adalah salah satu nenek moyang bangsa Indonesia. Bangsa Deutro Melayu datang dari dataran Dongson di Vietnam Utara yang menyebar masuk ke Indonesia. Apa saja suku bangsa Indonesia yang termasuk dalam bangsa Deutro Melayu?

Menurut Ensiklopedia Zaman Prasejarah yang disusun Etty Sugiarti, suku bangsa yang dianggap memiliki nenek moyang berasal dari bangsa ini adalah suku Aceh, Minangkabau, Banjar, Madura, Manado, Jawa, Bali, dan Sunda.

"Di Indonesia ini, suku bangsa Deutro Melayu telah mengembangkan dirinya sebagai bangsa Nusantara dengan berhasil menegakkan suatu tatanan masyarakat dengan sistem sosial-ekonomi yang teratur dan diperintah oleh suatu pemerintah/pimpinan," tulis Etty Sugiarti.

Bangsa Deutro Melayu ini datang pada sekitar tahun 500 SM dari Teluk Tonkin. Kedatangan mereka ini pun mendesak penduduk keturunan Proto Melayu yang telah lebih dulu menetap di Indonesia.

Kadatangan Bangsa Deutro Melayu di Indonesia

Kedatangan bangsa ini di Tanah Air tentu membawa perubahan dalam sejumlah aspek kehidupan penduduk asli. Salah satunya, kelompok Deutro Melayu memperkenalkan cara bercocok tanam, memelihara hewan seperti kerbau, sapi, kuda, babi, dan lain-lain untuk konsumsi dan binatang kurban.

Saat itu, cara bertani bangsa Deutro Melayu masih sangat sederhana dengan mengandalkan pembakaran hutan. Namun, cara tersebut sudah dianggap sebagai kemajuan yang luar biasa pada masanya.

Kelompok mereka juga melakukan pembabatan hutan untuk mengolah lahan dan membuat usaha irigasi tanah pertanian. Sebab itulah, bangsa Deutro Melayu mencari daerah seperti Jawa dan pantai-pantai Sumatra untuk digarap seperti di daerah asal.

Di samping itu, bangsa Deutro Melayu atau orang Dongson dikenal sebagai kebudayaan yang dekat dengan pengerjaan logam dengan sempurna. Menurut ahli prasejarah Von Heine Geldern dalam buku Seri IPS 1 Sejarah SMP Kelas VII oleh Prawoto, kebudayaan Dongson berpusat di Tonkin memiliki barang-barang perunggu dengan kualitas tinggi.

Meski demikian, kedatangan bangsa ini tidak diterima sepenuhnya oleh penduduk asli. Ada yang menerima dan ada yang menolak hingga pergi ke daerah pedalaman atau menuju ke wilayah Indonesia timur masa kini.

Selain bangsa Deutro Melayu, ahli berpendapat nenek moyang bangsa Indonesia juga berasal dari Proto Melayu (Melayu Tua) dan bangsa primitif. Sebelum ras Proto Melayu dan Deutro Melayu datang ke Indonesia, diketahui bangsa primitif sudah lebih dulu tiba.

Kedatangan bangsa Melayu tersebut terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama terjadi sekitar 1500 SM yang membawa orang-orang Proto Melayu. Kemudian, gelombang kedua tiba pada kurun waktu 400-300 SM atau disebut kedatangan bangsa Deutro Melayu.

Namun, buku Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10 oleh Windriati menyebut, teori Yunnan berpendapat, asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia dari Yunnan, China. Sebab ada bangsa Negrito yang masuk lebih dulu sejak 1000 SM.



Simak Video "Jokowi Ajak Pengusaha Investasi di IKN: Mau di Mana? Sebelah mana?"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia