Kisah Ahli Ibadah yang Selamat dari Terkaman Binatang Buas saat Sholat

Rahma Harbani - detikEdu
Jumat, 23 Sep 2022 05:00 WIB
Arab man praying on mat in desert. Male is in traditional wear. He is kneeling on sand.
Ilustrasi. Kisah ahli ibadah yang selamat dari terkaman binatang buas. (Getty Images/xavierarnau)
Jakarta -

Sejumlah kitab-kitab biografi mengisahkan beberapa karamah yang dimiliki ahli ibadah Amir bin Abd Qais. Salah satunya saat dirinya tengah melaksanakan sholat di suatu lembah yang dihuni oleh banyak binatang buas.

Amir bin Abd Qais sendiri adalah sosok yang mulia dari kalangan Tabi'in. Tidak hanya dikenal sebagai orang yang khusyuk dalam beribadah, ia juga mendalami pengetahuan agama dan hadits, sebagaimana dijelaskan Kitab Az Zuhd oleh Ibnu Al Mubarak, Karamah Al Auliya' oleh Hibatullah ath Thabari, Al Ishabah oleh Ibnu Hajar, dan Tsiqah oleh Ibnu Hibban.

Cerita bermula ketika Amir bin Abd Qais melaksanakan sholat. Ketika itu, ada seekor binatang buas yang ternyata diketahui seekor singa pun mendekatinya dan mencoba menerkamnya dari arah belakang.

Cengkraman tangan dan kuku-kuku tajam singa itu sudah mencapai kedua pundak Amir bin Abd Qais. Meski demikian, hal itu tidak menghentikan sholatnya Amir bin Abd Qais karena kekhusyukannya.

Sebaliknya, Amir bin Abd Qais tetap melanjutkan sholatnya tanpa bergerak dan menoleh sedikit pun. Saat itu, ia sedang membaca surah Hud ayat 103 dalam sholatnya.

اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّمَنْ خَافَ عَذَابَ الْاٰخِرَةِ ۗذٰلِكَ يَوْمٌ مَّجْمُوْعٌۙ لَّهُ النَّاسُ وَذٰلِكَ يَوْمٌ مَّشْهُوْدٌ

Artinya: "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut pada azab akhirat. Itu adalah hari ketika semua manusia dikumpulkan (untuk dihisab) dan itu adalah hari yang disaksikan (oleh semua makhluk)."

Saat melihat Amir bin Abd Qais tidak menunjukkan reaksi apa-apa, binatang buas itu pun pergi dengan sendirinya.

Hal ini pun mengundang tanya dari orang-orang sekitar yang melihat kejadian itu. Mereka bertanya pada Amir bin Abd Qais usai sholatnya, "Demi Allah, tidakkah kamu takut dengan apa yang barusan kamu lihat?"

"Saya sungguh malu kepada Allah SWT kalau harus takut kepada selainNya," jawab Amir bin Abd Qais yang diterjemahkan Ahmad Mushthafa Ath-thahthawi dalam buku Shalat Orang-orang Saleh.

Perkara itu pula yang kerap kali disampaikan oleh Amir bin Abd Qais kepada para sahabatnya. Ia berkata, "Barang siapa yang takut kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan membuat segala sesuatu menjadi takut kepadanya. Akan tetapi, barang siapa yang tidak takut kepada Allah SWT, maka Allah SWT juga akan membuatnya menjadi takut terhadap segala sesuatu,"

Cerita lain antara Amir bin Abd Qais bertemu dengan binatang buas dikisahkan oleh Al Mu'lla bin Ziyad. Ia berkata, saat itu Amir bin Abd Qais tengah beribadah dan ada sekelompok kafilah yang melewatinya.

Ternyata, kelompok kafilah tersebut dihadang oleh seekor singa di tengah jalan. Amir bin Abd Qais pun datang menghampiri mereka.

"Wahai Abu Abdullah, kami khawatir jika Anda dimakan singa," kata salah seorang anggota kafilah tersebut.

Sebaliknya, Amir bin Abd Qais menjawab, "Binatang itu hanyalah salah satu dari anjing-anjing Allah SWT. Kalau Allah SWT menghendaki binatang itu punya kekuatan, maka Allah SWT (berhak) memberinya kekuatan."

"Kalau Allah SWT menghendaki membuatnya lemah, pastilah Allah SWT akan melemahkannya," lanjut dia.

Setelah berkata demikian, Amir bin Abd Qais pun maju menghampiri singa itu dan memegang kedua telinga singa tersebut. Ia pun berhasil menyingkirkan singa itu dari jalan dan akhirnya sekelompok kafilah yang lewat tadi bisa melanjutkan perjalanannya.



Simak Video "Lembah Harau, Cekrak-cekrek Ambil Gaya Berlatar Tebing yang Indah, Sumatera Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/kri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia