Ini Daerah yang Diduga sebagai Tempat Asal Manusia Indonesia di Cina Selatan

Ini Daerah yang Diduga sebagai Tempat Asal Manusia Indonesia di Cina Selatan

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 15 Sep 2022 20:15 WIB
Manusia purba
Ilustrasi asal usul manusia Indonesia. Foto: L Xueping Ji/IFL Science
Jakarta -

Bangsa Indonesia memiliki ciri kuantitatif dan kualitatif yang berbeda-beda. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa asal usul nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari bangsa yang berbeda.

Mengutip dari Dasar-Dasar Ilmu Budaya (Deskripsi Kepribadian Bangsa Indonesia) Edisi Pertama oleh Drs. Isma Tantawi, M.A.,, apa yang dimaksud dengan ciri kuantitatif adalah adanya penduduk Indonesia yang berbadan besar-kecil dan tinggi atau rendah. Sementara, yang dimaksud dengan ciri kualitatif adalah ada penduduk yang berkulit putih atau gelap dan berambut lurus atau keriting.

Ada beberapa teori tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa Yunan, Cina bagian selatan diduga sebagai tempat asal manusia Indonesia.

Selain teori Yunan, ada tiga teori lain mengenai hal ini. Simak penjelasan selengkapnya.

Teori Asal-usul Manusia Indonesia

1. Bangsa Indonesia berasal dari Yunan, Cina

Menurut teori ini, bangsa Mongolia yang terdesak oleh orang-orang yang lebih kuat dan bermigrasi ke Cina Selatan. Kemudian, mereka pun masuk ke wilayah Nusantara.

Bukti mengenai teori Yunan adalah penemuan kapak tua di Nusantara yang mirip dengan kapak di Yunan.

2. Bangsa Indonesia berasal dari Nusantara

Teori Nusantara berpendapat bahwa bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. Ada tiga alasan yang mendasarinya.

Pertama, orang-orang di Nusantara memiliki peradaban tinggi. Sifat ini tak mungkin ada secara tiba-tiba, melainkan dibentuk oleh proses yang panjang.

Kedua, adanya kesamaan antara bahasa Melayu dan Kamboja hanya terjadi secara kebetulan. Jadi, bukan bahasa Kamboja yang masuk ke Nusantara. Bahasa Melayu sudah ada di Nusantara dan merupakan bahasa asli.

Ketiga, perbedaan bahasa Astronesia yang berkembang di Nusantara, berbeda dengan yang berkembang di Asia Tengah. Maka dari itu, kedua bahasa ini disebut berkembang sendiri-sendiri dan tidak berkaitan sama sekali.

3. Bangsa Indonesia berasal dari Taiwan

Menurut teori ini, disebutkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia asalnya dari Taiwan, bukan daratan Cina. Dilihat dari sisi bahasa, dapat dipahami karena bahasa yang dituturkan di Nusantara berasal dari rumpun Astronesia yang juga dikenal sebagai rumpun Taiwan.

Selain itu, dikatakan telah dilakukan penelitian atas kromosom di Nusantara yang tidak memiliki kecocokan dengan orang-orang di daratan Cina.

4. Bangsa Indonesia berasal dari Afrika

Menurut teori ini, nenek moyang manusia asalnya dari Afrika, usianya sekitar 200.000 SM. Setelah berevolusi dan menjadi manusia lebih modern, mereka melakukan migrasi ke seluruh benua di dunia.

Pada waktu itu, suhu Bumi mengalami penurunan, sehingga menyebabkan penurunan permukaan Bumi. Daratan yang menjadi lebih luas akhirnya memungkinkan para manusia dari sana menyebar ke Asia Tengah, Asia Tenggara, Asia Timur, dan Australia.

Itulah daerah di Cina bagian selatan yang diduga sebagai tempat asal manusia Indonesia dan beberapa teori asal usul nenek moyang bangsa kita.



Simak Video "Banjir di Bidara Cina Sudah Sepenuhnya Surut"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia