Bolehkah Sholat saat Adzan Masih Berkumandang?

Bolehkah Sholat saat Adzan Masih Berkumandang?

Rahma Harbani - detikEdu
Selasa, 30 Agu 2022 17:30 WIB
Jemaah Tarikat Syattariah di Nagan Raya, Aceh bakal berpuasa mulai Kamis (31/3) besok. Mereka akan melaksanakan salat tarawih malam nanti. (dok Istimewa)
Ilustrasi. Bolehkah sholat saat adzan masih berkumandang? (Dok Istimewa)
Jakarta -

Kadang kala, seorang muslim langsung melaksanakan sholat tepat saat adzan sedang berkumandang. Biasanya hal itu dilakukan karena ada kondisi mendesak atau kesibukan yang mengharuskan seseorang sholat saat itu juga.

Pada dasarnya, adzan sendiri adalah panggilan untuk menunaikan sholat. Prof Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqhul Islam wa Adillatuhu Juz 1 menjelaskan, arti azan menurut istilah syara' adalah gabungan perkataan tertentu yang digunakan untuk mengetahui waktu masuknya sholat fardhu.

Menyegerakan sholat di awal waktu sendiri, disebut Rasulullah SAW sebagai sebagai amalan yang paling dicintai Allah SWT. Dari Abu 'Abdirrahman 'Abdullah bin Mas'ud RA, dia bercerita,

سَأَلْتُ النَّبِيَّ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ - : أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إلَى اللَّهِ ؟ قَالَ : الصَّلاةُ عَلَى وَقْتِهَا

Artinya: Aku pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Amal apa yang paling dicintai Allah Ta'ala?" Beliau Rasulullah SAW, "Sholat pada waktunya." (HR Bukhari Muslim).

Bolehkah Sholat saat Adzan Masih Berkumandang?

Sebetulnya, tidak ada hadits yang melarang secara jelas mengenai pelaksanaan sholat saat adzan masih berkumandang. Dengan kata lain ada kebolehan dalam melaksanakannya sesuai dengan pendapat Imam Ahmad dalam kitab Al Mughni.

"Apabila ia tidak mengucapkan kalimat-kalimat adzan yang diucapkan muadzin, bahkan ia langsung memulai sholatnya, tidaklah apa-apa (perbuatannya itu diperbolehkan)," bunyi keterangan Imam Ahmad yang diterjemahkan Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah.

Meski demikian, perkara yang paling dianjurkan tetaplah menunggu adzan hingga muadzin selesai mengumandangkannya. Sebab dalam hal ini, menurut Imam Ahmad, ada dua keutamaan yang dapat diraih muslim sekaligus yakni pahala menjawab panggilan adzan dan melaksanakan sholat.

"Apabila seseorang masuk ke dalam masjid lalu ia mendengar (mengumandangkan adzan), ia disunnahkan menunggu sampai muadzin selesai mengumandangkan adzan sambil mengucapkan kalimat-kalimat yang diucapkan muadzin itu," demikian keterangan Imam Ahmad.

Senada dengan itu, kalangan mahzab Syafi'i juga menganjurkan muslim untuk menanti muadzin selesai dengan adzannya terlebih dahulu sebelum mengamalkan sholat. Terlebih disunnahkan untuk menjawab adzan dalam keadaan berdiri sampai adzan selesai.

Syekh Shaleh bin Fauzan bin Abdullah al Fauzan dalam Al Muntaqa berpendapat, perkara kebolehan ini juga berlaku bagi wanita muslim yang melaksanakan sholat di rumah. Sholat di rumah boleh dilaksanakan saat mendengar adzan berkumandang, bahkan tanpa menanti panggilan iqamah.

"Bila waktu sholat telah masuk maka para wanita yang berada di rumah mengerjakan sholat tanpa menunggu iqomah. Bila ia mendengarkan adzan, maka ia dapat mengerjakan sholat bila muadzin melakukan adzan ketika masuknya waktu," kata Syekh Shaleh diterjemahkan oleh Syekh Bin Baz.

Adapun perkara menjawab panggilan adzan sendiri tersebut didasarkan dari sabda Rasulullah SAW dalam haditsnya. Beliau berkata,

إِذا سمِعْتُمُ النِّداءَ، فَقُولُوا كَما يقُولُ المُؤذِّنُ

Artinya: "Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan muadzin," (HR Bukhari dan Muslim)

Terlebih lagi, waktu antara adzan dan iqomah disebut sebagai waktu istijabah untuk memanjatkan doa. Alangkah baiknya, bila sholat diamalkan setelah menyelesaikan bacaan adzan dari muadzin dan membaca doa di sela-sela waktu adzan dan iqamah tersebut.



Simak Video "Melihat Kemegahan Masjid Raya Al Jabbar di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia