Sejarah Lagu 17 Agustus 'Hari Merdeka' dan Sang Penciptanya

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 16 Agu 2022 12:30 WIB
hand grab Indonesian Flag in the air
Sejarah Lagu 17 Agustus dan Penciptanya. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Bimo Wicaksono)
Jakarta -

Lagu 17 Agustus atau Hari Merdeka adalah lagu ciptaan H. Mutahar pada tahun 1946. Lagu ini pertama dinyanyikan saat Indonesia dikepung Belanda pada Agresi Militer 2.

Tidak asing, lagu ini memang menjadi lagu 'wajib' saat upacara kemerdekaan. Di balik liriknya yang semangat, terdapat kisah pilu yang meliputinya.

Sejarah Lagu 17 Agustus 'Hari Merdeka'

Dalam Buku 100 Konser Musik Indonesia karya Anas Syahrul Alimi, lagu 17 Agustus tercipta saat Agresi Militer Belanda 2. Pada situasi yang genting, Soekarno memanggil H. Mutahar, selaku ajudannya, untuk membuatkan aubade.

Aubade adalah alunan musik untuk memberikan penghormatan pada pagi hari. Mutahar kemudian meminjam orkes keraton dan menjadi konduktor permain.

"Tujuh belas Agustus tahun empat lima. Itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka nusa dan bangsa. Hari lahirnya bangsa Indonesia," petik lirik tersebut.

Aubade yang ia nyanyikan inilah menjadi cikal bakal lagu Hari Merdeka yang selalu kita dengarkan. Selain sebagai ajudan, H. Mutahar adalah tokoh penting dalam kemerdekaan Indonesia.

Sosok Pencipta Lagu Hari Merdeka

Sayyid Muhammad Husain Al Mutahar atau H. Mutahar dikenal sebagai komposer lagu-lagu perjuangan Indonesia. Selain lagu Hari Merdeka, ia juga menciptakan Syukur dan Hymne Satya Pramuka.

Namanya juga terkenal sebagai tokoh Gerakan Pramuka dan pendiri Paskibraka Indonesia. Selain itu, ia juga dikenal sebagai tokoh penting dalam penyelamatan Bendera Sang Saka merah Putih.

Pada 19 Desember 1948 saat terjadi Agresi Militer 2, keadaan sangat genting ketika Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta dikepung oleh tentara Belanda. Presiden Soekarno akhirnya memanggil H. Mutahar untuk menyelamatkan Bendera Merah Putih.

H. Mutahar kemudian merobek antara kain merah dan putih, agar Belanda tidak mengenalinya sebagai bendera Indonesia dan selamat dari penyitaan. Menurut buku Ziarah Sejarah: Mereka yang Dilupakan oleh Hamid Nabhan, sembari menunggu kembalinya Bung Karno dan Hatta dari pengasingan, H. Mutahar kembali menjahit kembali bendera merah putih di rumah Sutan Syahrir.

Aksi heroik inilah, yang membuat Bendera Merah Putih kembali dikibarkan pada peringatan kemerdekaan RI, 17 Agustus 1950. H, Mutahar menutup usia pada 9 Juni 2004 di umur 87 tahun. Ia dimakamkan di taman pemakaman umum Jeruk Purut Jakarta Selatan sesuai wasiat kepada keluarga.

Jasa Husein Mutahar sebagai pencipta lagu Hari Merdeka kekal abadi hingga saat ini.



Simak Video "Atlet Merah Putih, Waktunya Kembali Bangkit Mengukir Prestasi"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia