4 Gambar Batik Mudah untuk Siswa SD, Yuk Kenali Motifnya!

4 Gambar Batik Mudah untuk Siswa SD, Yuk Kenali Motifnya!

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 15 Agu 2022 09:30 WIB
Motif mega mendung dengan modifikasi.
Gambar batik mudah untuk anak SD. Foto: Canva
Jakarta -

Batik Indonesia, termasuk keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, telah ditetapkan UNESCO sejak 2 Oktober 2009 sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Batik di Indonesia telah dikenal sejak awal abad ke-19. Saat itu, batik yang dihasilkan berupa batik tulis. Sekitar tahun 1920, batik cap mulai dikenal setelah Perang Dunia I, seperti dikutip dari Rumah Belajar Kemdikbud.

Semula, batik hanya dikerjakan terbatas di dalam keraton saja. Hasil jadinya digunakan untuk membuat pakaian raja, keluarga, dan pengikutnya. Karena banyak pengikut raja yang tinggal di luar keraton, kesenian batik pun dikenal warga. Kini, batik pun diperkenalkan di sekolah, SD hingga SMA, dan museum.

Gambar Batik Mudah untuk SD

Motif Batik Kawung

Motif batik kawung modifikasi.Motif batik kawung modifikasi. Foto: Canva

Motif kawung adalah motif batik khas Yogyakarta. Motif kawung berbentuk seperti buah aren yang dibelah empat.

Keempat arah belahan buah aren mencerminkan persaudaraan antara satu dan yang lain. Batik motif kawung melambangkan persaudaraan seluruh bangsa Indonesia.

Motif Parang Kusuma

Motif batik parang kusuma dengan modifikasi.Motif batik parang kusuma dengan modifikasi. Foto: Stocklib/Ayolhoiso

Motif parang kusuma berasal dari Yogyakarta. Parang artinya lereng, sementara kusuma artinya bunga. Motif ini berbentuk huruf s yang saling tersambung.

Motif parang kusuma melambangkan bahwa orang harus kuat menjalani suka dan duka. Motif parang kusuma melambangkan kekokohan laiknya lereng bukit atau pengunungan.

Motif Mega Mendung

Motif mega mendung dengan modifikasi.Motif mega mendung dengan modifikasi. Foto: Canva

Motif mega mendung dikenal juga sebagai motif awan Cirebon. Motif batik ini merupakan akultasi kebudayaan China di Cirebon pada masanya, seperti dikutip dari Akulturasi dalam Bahasa Rupa pada Motif Batik Belanda Cirebon dan Batik Pesisir Jawa oleh Nuning Yanti Damayanti dkk.

Bedanya, motif awan Cirebon punya bentuk garis-garis awan yang lebih lonjong, lancip, dan segitiga, sementara motif awan China lebih berbentuk bulatan.

Warna-warna motif mega mendung bermakna filosofis. Motif warna merah dan biru melambangkan karakter maskulin dan dinamis. Pembuatannya pun dilakukan pembatik laki-laki.

Warna biru di motif mega mendung dibuat dalam gradasi biru muda ke biru tua, lambang langit (dunia atas) dan sifat kesuburan dan pemberi air kehidupan. Sementara itu, warna merah melambangkan manusia yang harus menjalankan kehidupan dengan benar agar selamat dunia-akhirat.

Motif Kerang

Motif kerang dengan modifikasi.Motif kerang dengan modifikasi. Foto: Canva

Batik Situbondo dikenal dengan motif cangkang kerang. Jenis kerang yang sering dijadikan dasar gambar motif yaitu kerang darah, kerang mahkota, kerang duri, kerang congcong, dan kerang cincin.

Warna batik Situbondo umumnya yaitu warna pasir dan biru laut. Warna dan motif khas laut ini disebabkan karena Situbondo terletak di bagian timur Jawa yang sebagian besar wilayahnya dikelilingi laut.

Di tembok-tembok sekolah, motif kerang batik Situbondo juga dilukiskan pada tembok-tembok sekolah, kantor pemerintahan, dan gedung-gedung lainnya di kabupaten ini.

Yuk, berlatih membuat gambar batik seperti dijelaskan di atas. Selamat mencoba!



Simak Video "Curug Kawung, Tempat yang Konon Menjadi Salah Satu Petilasan Prabu Siliwangi, Bogor"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia