7 Kutipan Kemerdekaan di Sekitar Peristiwa Proklamasi

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 13 Agu 2022 10:00 WIB
Beautiful young mother with her daughter celebrating indonesia independence day by raising flag under the sunset sky
Kutipan kemerdekaan di sekitar peristiwa proklamasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/ferlistockphoto
Jakarta -

Petang tanggal 14 Agustus 1945, Sutan Sjahrir membawa berita menyerahnya Jepang pada sekutu untuk Moh. Hatta. Sang tokoh kemerdekaan lalu menanyakan masalah kemerdekaan Indonesia terkait peristiwa kekalahan Jepang tersebut.

Hatta mengatakan, kemerdekaan Indonesia ada di tangan bangsa Indonesia sepenuhnya, seperti dikutip dari Kesadaran Nasional: Dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan Jilid II oleh Prof. Dr. Slamet Muljana.

Sjahrir menyarankan agar kemerdekaan Indonesia jangan sekali-kali diumumkan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), namun oleh Soekarno sendiri sebagai pemimpin rakyat melalui radio. Sebab, kemerdekaan yang diumumkan PPKI akan dianggap pihak sekutu sebagai hadiah dari Jepang.

Pada 15 Agustus 1945 pukul 8 pagi, diadakan rapat di ruangan di Bacteriologisch Laboratorium Pegangsaan Timur. Rapat ini dihadiri beberapa pemuda, yaitu Chairul Saleh, Darwis, Djoharnur, Kusnandar, Subardio, Subianto, Margono, Aidit, Sunoto, Abu Bakar, Eri Sudewo, Wikana, dan Armansjah.

Pertemuan itu memutuskan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hak dan soal rakyat Indonesia sendiri, tidak dapat digabungkan pada bangsa atau negara lain.

Bagi pemuda, bangsa Indonesia sudah matang untuk merdeka. Satu-satunya jalan adalah melalui proklamasi kemerdekaan oleh bangsa Indonesia sendiri. Sementara itu, Soekarno-Hatta hendak menunggu pernyataan resmi dari Jepang sehingga memicu peristiwa Rengasdengklok.

Berikut sejumlah kutipan kemerdekaan di hari-hari jelang 17 Agustus 1945 tersebut hingga proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Kutipan Kemerdekaan di Sekitar Peristiwa Proklamasi

  1. "Kami tidak mau kemerdekaan hadiah. Kami tidak mau janji-janji Jepang itu. Oleh karena itu, kami mendesak proklamasikan kemerdekaan kita sekarang juga! Jepang sudah kalah, Jepang sudah dibom! Jenderal Terauchi tentu tidak akan mengatakan kejadian demikian kepada Bung Karno," kata Chairul Saleh, salah satu Pemuda Revolusioner, pada Soekarno, 14 Agustus 1945.
  2. "Revolusi yang diorganisir harus ada, barulah kemerdekaan dapat dipertahankan dengan perjuangan yang dipikul oleh seluruh rakyat Indonesia," Hatta pada anggota PPKI tentang mengantisipasi sekutu mengembalikan Indonesia ke bawah pemerintahan Hindia Belanda, 15 Agustus 1945.
  3. "Sekarang seluruh rakyat indonesia sudah tahu Jepang menyerah kepada Sekutu, dan mereka tidak lupa bahwa Jepang sudah menjanjikan kemerdekaan Indonesia," Soekarno pada Mayjen Nishimura, 16 Agustus 1945.
  4. "Kalau Jepang tidak mampu lagi menepati janjinya, rakyat Indonesia sendiri yang akan memerdekakan dirinya. Semangat rakyat yang bergelora akan diperhatikan oleh Sekutu, kecuali Belanda," Soekarno pada Mayjen Nishimura, 16 Agustus 1945.
  5. "Kalau semua setuju, baiknya kita yang hadir di sini menandatangani naskah Proklamasi Indonesia Merdeka. Ini penting bagi anak-cucu kita. Mereka harus tahu, siapa yang ikut memproklamasikan Indonesia Merdeka," kata Hatta pascaperumusan teks proklamasi, sebelum Soekarni mengusulkan tanda tangan naskah diwakili Bung Hatta dan Bung Karno saja, 17 Agustus 1945.
  6. "Saudara-saudara! Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu. Dengarkanlah proklamasi kami: Proklamasi. Kami Bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta, 17 Agustus 1945. Atas nama Bangsa Indonesia. Soekarno-Hatta. Demikianlah Saudara-saudara. Kita sekarang telah merdeka!," Soekarno di Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.
  7. "Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambi nasib bangsa dan tanah air kita di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangannya sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya," Soekarno di pidato Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.

Selamat mempersiapkan peringatan kemerdekaan Indonesia, detikers.



Simak Video "Naskah Asli Teks Proklamasi Dikembalikan Setpres ke Arsip Nasional RI"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia