Latar Belakang Lahirnya Era Reformasi dan Tujuannya

Hanindita Basmatulhana - detikEdu
Jumat, 12 Agu 2022 15:03 WIB
Setelah 32 tahun menduduki jabatan sebagai Presiden RI, Soeharto akhirnya menyerah. Pada tanggal 21 Mei 1998, tepat 20 tahun lalu, Soeharto resmi mundur.
Foto: Dok/Ilustrasi reformasi
Jakarta -

Rezim orde baru di bawah presiden Soeharto runtuh setelah berdiri selama 32 tahun. Orde Baru dihentikan paksa oleh rakyat karena banyak persoalan mulai dari ekonomi, politik, hingga pembangunan yang tidak dapat dinikmati rakyat.

Pada saat itu, kekacauan memicu kericuhan yang terjadi di ibu kota, kemudian menjadi kerusuhan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.

Disusul dengan pertikaian antara mahasiswa dan masyarakat dengan polisi dan tentara.

Lahirnya Era Reformasi

Lengsernya Soeharto dari jabatan presiden di tahun 1998 adalah pertanda Orde Baru telah berakhir dan disusul dengan lahirnya era Reformasi.

Pada era Reformasi ini, masih ada beberapa pejabat yang beranggap bahwa Orde Baru belum berakhir, karenanya era Reformasi disebut juga dengan era pasca Orde Baru.

Adapun asal kata reformasi sendiri tersusun atas dua kata, yakni re yang berarti kembali, dan formasi berarti susunan.

Maka era Reformasi dapat dikatakan sebagai era yang menyusun kembali. Perihal yang disusun kembali dalam era ini adalah sistem pemerintahan Negara Indonesia.

Lahirnya era Reformasi ini bertujuan untuk mengubah segala bidang yang menyimpang pada masa Orde Baru atau sebelum tahun 1998.

Era ini lahir tepat setelah presiden Soeharto mengundurkan diri pada 21 Mei 1998 dan kemudian digantikan oleh wakil presidennya, yakni B.J. Habibie.

Latar Belakang Lahirnya Reformasi

Krisis finansial yang terjadi pada tahun 1997 atau yang lebih dikenal dengan krisis moneter, menjadi faktor utama yang melatarbelakangi lahirnya era Reformasi dan runtuhnya Orde Baru.

Tidak hanya itu, Indonesia juga dilanda kemarau dan didukung dengan jatuhnya komoditas ekspor. Permasalahan-permasalahan tersebut sangat memporak-porandakan negara Indonesia pada masa itu.

Krisis finansial Asia yang turut melanda Indonesia menjadikan rakyat Indonesia tidak puas atas kepemimpinan presiden Soeharto.

Gerakan mahasiswa yang terjadi di seluruh Indonesia pun menjadi pemicu demonstrasi besar-besaran. Dikarenakan desakan dari dalam dan luar negeri, Soeharto pun memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden.

Melansir buku berjudul Implikasi Tata Kelola Sektor Publik Era Reformasi karya Muslim Afandi dkk, ada begitu banyak krisis yang melanda Indonesia pada saat itu, yakni krisis ekonomi, krisis politik, krisis hukum, krisis keamanan dan sosial budaya serta krisis kepercayaan.

Namun krisis ekonomi menjadi faktor utama runtuhnya Orde Baru dan lahirnya era Reformasi.

Tujuan Era Reformasi

Dijelaskan juga oleh Muslim Afandi dalam bukunya bahwa menurut Ketetapan MPR RI Nomor X/MPR/1998, reformasi bertujuan mewujudkan pembaharuan di segala bidang pembangunan nasional, terkhusus bidang ekonomi, politik, hukum, dan agama serta sosial budaya.

Berikut tujuan reformasi secara rinci:


1. Menangani krisis ekonomi dalam waktu sesingkat mungkin, terkhusus untuk menghasilkan stabilitas moneter yang tanggap terhadap pengaruh global serta pemulihan aktivitas usaha nasional.


2. Mewujudkan kedaulatan rakyat di seluruh sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara melalui peningkatan dan perluasan partisipasi politik rakyat secara tertib guna mewujudkan stabilitas nasional.


3. Menegakkan hukum sesuai dengan nilai-nilai kebenaran dan keadilan HAM menuju terciptanya ketertiban umum dan perbaikan sikap mental.


4. Meletakkan dasar-dasar kerangka dan kegiatan reformasi pembangunan agama dan sosial budaya dalam mewujudkan masyarakat madani.


Nah, itulah penjelasan mengenai lahirnya era reformasi beserta latar belakang dan tujuannya. Semoga menambah wawasan detikers ya!



Simak Video "Mahfud Tengah Siapkan Formula untuk Reformasi Hukum Peradilan "
[Gambas:Video 20detik]
(faz/faz)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia