Mengenal Prof Pantur Silaban, Fisikawan ITB yang Berguru ke Murid Einstein

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 03 Agu 2022 18:30 WIB
Fisikawan dan Guru Besar ITB yang pernah berguru ke murid Einstein
Foto: Doc. LIPI/Mengenal Prof Pantur Silaban
Jakarta -

Jika Jerman memiliki fisikawan jenius Albert Einstein, maka Indonesia memiliki fisikawan bernama Prof. Pantur Silaban. Ia adalah seorang ahli fisika Indonesia yang menjadi profesor fisika teoretis di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Januari 1995.

Melansir laman resmi ITB, Prof Pantur dikenal sebagai fisikawan Indonesia pertama (bahkan Asia Tenggara) dalam teori relativitas, terutama Relativitas Umum, yang digolongkan langka di bidangnya.

Prof Pantur dinyatakan sebagai orang Indonesia pertama yang mengeksplorasi teori peninggalan Einstein karena temuannya tentang Teori Gravitasi Quantum dengan menggabungkan teori Bidang Quantum dan Relativitas Umum.

Teori yang menjadi fokus Prof Pantur itu sering disebutkan oleh para ahli sebagai teori yang ingin dijelajahi Einstein lebih dalam.

Menjadi Pengajar Fisika di ITB

Penjelajahan ilmu Prof Pantur bermula karena ketertarikannya dengan segala hal tentang alam. Ia bahkan sering memberikan materi tentang perkembangan alam dari tingkat mikro ke alam semesta di berbagai acara seperti seminar dan simposium baik nasional maupun internasional.

Pada saat kuliah, Prof Pantur mengambil jurusan fisika dan lulus dalam tempo enam setengah tahun, waktu optimal pada zaman itu merampungkan kuliah tingkat sarjana.

Ia lulus pada tahun 1964 dan berhak menyandang gelar doktorandus dalam fisika. Bahkan ia langsung diterima sebagai anggota staf pengajar Fisika ITB.

Selama kuliah, Pantur dikenal amat menggandrungi matematika murni dan mata kuliah yang tergolong dalam kelompok fisika teori, seperti mekanika klasik lanjut, teori medan elektromagnetik, mekanika kuantum, dan teori relativitas Einstein.

Kuliah di Amerika Serikat

Untuk mendalami keilmuan yang dipelajari, Pantur kemudian menempuh studi lanjut di Amerika Serikat pada tahun 1967, dikutip dari laman Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Ia diterima di sekolah yang menjadi tempat khusus mempelajari teori gravitasi dan Relativitas Umum Einstein. Sekolah itu berada di bawah Universitas Syracuse, New York.

Sejak dulu, sekolah itu mengajar teman-teman dan murid-murid dekat Einstein, antara lain Peter Gabriel Bergmann.

Dia adalah fisikawan pertama yang menulis buku daras tentang Relativitas Umum Einstein berjudul "Introduction to the Theory of Relativity"

Berguru Langsung dengan Murid Einstein

Di sekolah itu, Pantur bahkan mendapatkan bimbingan dari Bergmann saat mengerjakan disertasinya.

Jadi, bisa dikatakan Pantur adalah fisikawan Indonesia yang berguru langsung kepada murid dan kolega Einstein dalam Relativitas Umum.

Pantur juga menjadi satu dari 32 mahasiswa dari seluruh dunia yang mempelajari Relativitas Umum di Syracuse dengan Bergmann sebagai pembimbing atau ko-pembimbing dalam kurun tahun 1947-1982.

Kini, Indonesia kehilangan satu ilmuwan terbaiknya. Sebab pada Senin 1 Agustus 2022 lalu, fisikawan dan Guru Besar ITB ini meninggal dunia di usia 84 tahun, di Rumah Sakit Santosa Bandung. Selamat jalan Prof Jenius!



Simak Video "Kisah Ilmuwan yang Celaka Karena Temuannya Sendiri "
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia