Mengapa Bintang Terlihat Kelap-kelip?

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 06 Jul 2022 18:00 WIB
Bintang di Langit, Ilustrasi Angkasa
Foto: Photo by Conner Baker on Unsplash/Mengapa Bintang Terlihat Kelap-kelip?
Jakarta -

Salah satu pemandangan langit terindah di malam hari adalah keberadaan bintang-bintang yang berkelap-kelip. Namun, tahukah detikers mengapa miliaran bintang di langit terlihat kelap-kelip?

Sebenarnya, titik-titik cahaya yang ada di langit malam tidak semuanya bintang. Tetapi ada juga beberapa planet yang terlihat dari Bumi, seperti Merkurius dan Venus. Titik cahaya planet cenderung jarang terlihat kelap-kelip.

Bintang Tidak Berkelap-kelip

Melansir laman IPAC-Caltech, bintang tidak benar-benar berkelap-kelip. Mereka hanya tampak berkelap-kelip jika dilihat dari permukaan Bumi.

Bintang-bintang berkelap-kelip di langit malam karena efek atmosfer Bumi. Ketika cahaya bintang memasuki atmosfer Bumi, akan dipengaruhi oleh angin di atmosfer dan oleh area dengan suhu dan kepadatan yang berbeda.

Hal ini kemudian menyebabkan cahaya dari bintang berkelap-kelip jika dilihat dari tanah.

Kilauan Astronomis

Menurut Wonderopolis, para ilmuwan menyebut fenomena kelap-kelip bintang ini sebagai kilauan astronomis. https://www.detik.com/tag/bintang

Peristiwa ini memungkinkan mata manusia terpaku pada titik cahaya dari bintang tertentu dan kemudian, sepersekian detik kemudian, akan tampak berada di tempat yang berbeda. Mata manusia mengartikan ini sebagai kedipan.

Semua benda langit mengalami kilau astronomi sampai tingkat tertentu. Namun,biasanya hanya bintang yang benar-benar tampak berkelap-kelip.

Cahaya dari Planet Jarang Berkelap-kelip

Meski sama-sama terlihat di langit malam dari Bumi, namun planet jarang terlihat berkelap-kelip. Hal ini karena mereka jauh lebih dekat ke Bumi dan karenanya tampak lebih besar.

Jumlah cahaya yang lebih besar yang dipantulkan oleh planet tidak terpengaruh oleh atmosfer secara nyata seperti cahaya dari bintang yang jauh.

Dalam mengamati objek langit, para astronom mengatasi efek atmosfer Bumi dengan mengandalkan teleskop berbasis ruang angkasa, seperti teleskop Hubble.

Para astronom menggunakan teleskop yang memiliki fitur optik adaptif canggih. Teleskop ini menggunakan banyak cermin kecil yang dapat menyesuaikan dengan cepat terhadap perubahan kondisi atmosfer untuk meminimalkan kilau astronomis atau efek kelap-kelip yang terlihat.



Simak Video "Bintang Emon dan Alca Resmi Menikah"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia