Mengenal Lemhannas RI, Almamater Menpan RB Tjahjo Kumolo

Fahri Zulfikar - detikEdu
Minggu, 03 Jul 2022 14:30 WIB
Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Rapat tersebut membahas laporan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) TA 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/Mengenal Lemhannas RI, Almamater Menpan RB Tjahjo Kumolo
Jakarta -

Tjahjo Kumolo adalah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) periode 2019-2024. Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022) lalu di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

Semasa hidup, Tjahjo Kumolo sempat merasakan pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia atau Lemhannas RI.


Apa itu Lemhannas RI?

Lemhannas adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri yang menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang politik, hukum, dan keamanan.

Lemhannas RI dipimpin oleh Gubernur Lemhannas RI. Dalam melaksanakan tugasnya, Gubernur Lemhannas RI dibantu oleh seorang Wakil Gubernur.

Sejarah Lemhannas RI

Melansir situs lemhannas.go.id, gagasan tentang perlunya Lemhannas tertuang dalam surat Wakil Menteri Pertama Bidang Pertahanan/Keamanan Jendral A.H. Nasution pada tahun 1962.

Kemudian pada tanggal 6 Desember 1962, dibentuklah Panitia Interdepartemental yang bertugas mempersiapkan pembentukan sebuah Lembaga Pertahanan Nasional.

Gagasan ini lahir dari keinginan sejumlah perwira tinggi di staf keamanan nasional pada waktu itu. Melalui proses waktu, pemikiran dan konsepsi yang cukup panjang dan berliku, akhirnya bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional, Lemhannas diresmikan pada 20 Mei 1965.

Pada saat itu sebutan Pertahanan Nasional, mengandung arti ketahanan dari suatu bangsa yang sedang berevolusi.

Presiden Soekarno yang meresmikan Lemhannas di Istana Negara Jakarta menekankan bahwa kegiatan pertahanan nasional harus menyertakan segenap unsur-unsur rakyat Indonesia.

World Class Institution

Seiring berjalannya waktu dan kemajuan di Indonesia, Lemhannas kemudian diharapkan bisa menjadi Lembaga Kelas Dunia.

Pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Lemhannas melakukan restrukturisasi dan revitalisasi untuk mengubah Lemhannas menjadi lembaga prestisius dan berkelas dunia.

Pada 2010, kegiatan pendidikan dan hasil kajian Lemhannas RI ditargetkan menjadi rujukan nasional, kemudian pada 2015, menjadi rujukan regional ASEAN dan selanjutnya, pada 2020 menjadi rujukan regional Asia Pasifik.

Sedangkan pada 2025 adalah langkah panjang menuju pencapaian akhir yakni menjadi rujukan dunia. Untuk itu Lemhannas RI melakukan 11 Prinsip Pembaharuan, Revitalisasi dan Restrukturisasi Organisasi, Reformasi Birokrasi, Strengthening the Capacity Building, dan Lemhannas Social Network.

Penyempurnaan dan revitalisasi organisasi Lemhannas RI terus dilakukan hingga era Presiden Joko Widodo.

Buka Program Pendidikan untuk 2023

Lemhannas membuka pendaftaran Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXV dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV tahun ajaran 2023.

PPRA LXV tahun ajaran 2023 dilaksanakan selama 7 bulan dengan 2 sistem yakni Sistem off campus dengan metode e-learning dan teleconference serta sistem on campus dengan metode ceramah dan diskusi

Sedankan sistem PPSA XXIV juga menggunakan 2 sistem yang sama, hanya dilaksanakan berbeda dalam waktu 5 bulan.

Informasi lengkap terkait program pendidikan yang dibuka Lemhannas RI bisa cek DI SINI.



Simak Video "Jokowi Belum Tentukan Pengganti Tjahjo Kumolo: Masih dalam Proses"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia