ADVERTISEMENT

Waktu Subuh dan Ashar: Berkumpulnya Para Malaikat untuk Berganti Tugas

Kristina - detikEdu
Kamis, 30 Jun 2022 05:00 WIB
ilustrasi malaikat
Ilustrasi malaikat yang berkumpul pada waktu subuh dan ashar. Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined
Jakarta -

Waktu subuh dan ashar menjadi waktu bagi para malaikat penjaga siang dan malam untuk berganti tugas. Orang yang memelihara sholat pada dua waktu ini memiliki keutamaan besar.

Peristiwa ini bersandar pada sebuah riwayat yang berasal dari Abu Hurairah RA sebagaimana diterangkan Sa'id bin 'Ali bin Wahf Al-Qahthani dalam Kitab Shalatul Mu'min. Rasulullah SAW bersabda:

"Malaikat yang bertugas di malam hari dan yang bertugas di siang hari datang bergantian kepada kalian. Mereka berkumpul pada waktu dikerjakannya sholat subuh dan sholat ashar. Malaikat yang semula berada pada kalian, lalu naik ke langit dan selanjutnya Rabb mereka menanyai mereka,--sementara Dia lebih mengetahui keadaan mereka (para hamba-Nya)--: 'Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kalian tinggalkan?' Para malaikat menjawab: 'Kami meninggalkan mereka, sedang mereka tengah mengerjakan sholat dan kami mendatangi mereka, sedang mereka juga tengah mengerjakan sholat.'" (HR Bukhari dan Muslim).

Menurut Imam an-Nawawi rahimahullah, arti datang bergantian dari hadits tersebut adalah datang satu kelompok setelah kelompok lainnya mundur, sebagaimana datangnya pasukan tentara ke sebuah daerah yang rawan penyerangan musuh, lalu digantikan oleh pasukan lainnya.

Imam an-Nawawi melanjutnya, adapun berkumpulnya para malaikat pada waktu subuh dan ashar menunjukkan adanya kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya yang beriman dan penghargaan-Nya kepada mereka dengan menjadikan malaikat berkumpul di sisi mereka.

"Sehingga berpisahnya malaikat dari mereka pada waktu mereka mengerjakan ibadah dan berkumpulnya malaikat pada saat mereka mengerjakan ketaatan kepada Allah, menjadikan malaikat sebagai saksi bagi mereka terhadap kebajikan yang mereka kerjakan," jelas Imam an-Nawawi dalam Syarh Nawawi 'Ala Shahih Muslim.

Para malaikat yang dimaksud dalam hadits ini sebagaimana pendapat mayoritas ulama adalah mereka yang bertugas mengawasi dan mencatat amal perbuatan manusia.

Disebutkan dalam riwayat Muslim yang lain, Rasulullah SAW berpesan agar umat-Nya mengerjakan sholat secara berjamaah pada waktu berkumpulnya malaikat tersebut. Hadits ini bersumber dari Jarir bin 'Abdullah yang berkata,

"Kami pernah duduk bersama Rasulullah SAW pada malam bulan purnama, lalu beliau mengarahkan pandangannya ke bulan dan bersabda: 'Sungguh, kelak di akhirat kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan pada malam ini. Masing-masing dari kalian akan dapat dengan mudah melihat-Nya. Oleh karena itu, sekiranya kalian mampu untuk tidak ketinggalan mengerjakan sholat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya (secara berjamaah), hendaklah kalian mengerjakannya."

Selanjutnya, Jarir membaca firman Allah SWT dalam surat Qaaf ayat 39:

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوْبِ

"dan bertasbihlah kamu dengan memuji Tuhanmu (dirikanlah sholat) sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya."

Sholat subuh dan ashar yang dikerjakan berjamaah mempunyai keutamaan yang besar. Hal ini bersandar dari hadits Abu Bakr bin Umarah bin Ru'aibah yang diterima dari bapaknya bahwa bapaknya (Umarah) berkata, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

"Sekali-kali kalian tidak akan masuk neraka orang yang mengerjakan sholat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya (secara berjamaah). Maksudnya adalah sholat subuh dan sholat ashar," (HR. Muslim).

Keutamaan ini juga disebutkan dalam hadits Abu Musa Al-Asy'ari. Ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa mengerjakan sholat pada dua waktu dingin (secara berjamaah), ia akan masuk surga," (HR Bukhari dan Muslim).

Sementara itu, orang yang meninggalkan sholat ashar akan mendapatkan peringatan keras yakni dihapusnya amal kebaikannya. Disebutkan dalam hadits Buraidah bahwasannya ia pernah berkata kepada para sahabatnya pada suatu siang hari yang mendung:

"Segeralah kalian mengerjakan sholat ashar, sebab Nabi SAW pernah bersabda, 'Barang siapa meninggalkan sholat ashar, maka hapuslah amal kebaikannya,'" (HR. Bukhari).



Simak Video "Rela Antre dari Subuh Demi Risol Mayo"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia