Surat At Tin Terjemahan Ayat 1-8 dan Isi Kandungannya

Kristina - detikEdu
Jumat, 24 Jun 2022 18:00 WIB
Muslim woman reading from the quran stock photo
Ilustrasi membaca Al-Qur'an surat At Tin. Foto: Getty Images/iStockphoto/evrim ertik
Jakarta -

Surat At Tin adalah surah ke-95 dalam urutan mushaf Al-Qur'an. Surat ini diturunkan di Mekkah setelah surat Al Buruj.

Nama At Tin diambil dari kata At Tin yang terdapat dalam ayat pertama surat ini. Menurut Tafsir Al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili, dinamakan surat At Tin karena Allah SWT bersumpah dalam permulaan surat ini dengan At Tin dan Zaitun. Keduanya mempunyai kebaikan dan keberkahan serta kemanfaatan.

M. Khalilurrahman Al Mahfani dalam bukunya Juz Amma Tajwid Berwarna & Terjemahannya menjelaskan, sebagian ahli tafsir menafsirkan maksud Tin pada ayat tersebut adalah tempat tinggal Nabi Nuh AS, yaitu Damaskus yang banyak tumbuh pohon Tin, sedangkan Zaitun adalah Baitul Maqdis yang banyak tumbuh Zaitun.

Bacaan dan Arti Surat At Tin Ayat 1-8

وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ

wat-tīni waz-zaitụn
1. Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,

وَطُورِ سِينِينَ

wa ṭụri sīnīn
2. dan demi bukit Sinai,

وَهَٰذَا ٱلْبَلَدِ ٱلْأَمِينِ

wa hāżal-baladil-amīn
3. dan demi kota (Mekkah) ini yang aman,

لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm
4. sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.

ثُمَّ رَدَدْنَٰهُ أَسْفَلَ سَٰفِلِينَ

ṡumma radadnāhu asfala sāfilīn
5. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka),

إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ فَلَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ

illallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti fa lahum ajrun gairu mamnụn
6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعْدُ بِٱلدِّينِ

fa mā yukażżibuka ba'du bid-dīn
7. Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu?

أَلَيْسَ ٱللَّهُ بِأَحْكَمِ ٱلْحَٰكِمِينَ

a laisallāhu bi`aḥkamil-ḥākimīn
8. Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?

Kandungan Surat At Tin

Menurut Tafsir Al Munir, surat At Tin mengandung penjelasan tiga hal yang berkaitan dengan manusia dan akidahnya. Surat Makkiyah ini memuliakan manusia, sebab Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang paling bagus; seimbang badannya, rata anggota tubuhnya dan bagus susunannya. Dia berfirman:

"Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Mekkah) ini yang aman, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (At Tin: 1-4).

Kemudian, surat At Tin menjelaskan tentang penurunan manusia ke dalam neraka Jahannam karena kekufuran mereka kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, serta hari kebangkitan. Keingkaran manusia ini tetap terjadi meskipun telah terdapat banyak dalil kuat yang menjelaskan penciptaan manusia ini. Allah SWT berfirman:

"Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)," (At Tin: 5).

Akan tetapi, ada pengecualian bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, sebagaimana firman-Nya:

"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya," (At Tin: 6).

Lebih lanjut Prof Wahbah az-Zuhaili dalam tafsirnya menjelaskan, surat At Tin juga menjelaskan mengenai prinsip keadilan mutlak dalam memberikan pahala bagi orang-orang Mukmin dan menyiksa orang-orang kafir. Allah SWT berfirman:

"Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya?" (At Tin: 7-8).



Simak Video "Diduga Nistakan Agama, Pendeta Saifuddin Ibrahim Dilaporkan ke Bareskrim!"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia