Eucalyptus yang Banyak Disamakan dengan Kayu Putih, di Mana Bisa Tumbuh?

Novia Aisyah - detikEdu
Jumat, 10 Jun 2022 15:30 WIB
tanaman Eucalyptus
Wangi dan habitat eucalyptus. Foto: iStockphoto
Jakarta -

Eucalyptus adalah salah satu jenis pohon yang daun dan minyaknya sejak lama dimanfaatkan untuk berbagai tujuan. Tanaman ini merupakan genus untuk lebih dari 660 spesies semak dan pohon tinggi keluarga myrtle.

Disebutkan dalam ensiklopedia Britannica, secara ekonomis, pohon eukaliptus juga salah satu kelompok yang paling berharga dalam ordo Myrtales. Banyak spesies darinya yang dibudidayakan secara luas di berbagai belahan dunia dan dimanfaatkan sebagai pohon peneduh atau ditanam di hutan tanaman.

Eucalyptus wanginya seperti apa?

Tanaman eucalyptus, seperti dikatakan dalam laman Harlem Candle Company, memiliki bau yang digambarkan oleh sebagian orang seperti obat dan beraroma tajam. Wanginya seperti aroma hutan yang multifaset, dengan sedikit mint, jeruk, dan madu.

Aroma mint itu berasal dari tarpene, unsur utama dari eucalyptus. Masyarakat juga banyak yang menyamakan eucalyptus ini dengan kayu putih, padahal keduanya berbeda. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) pernah menjelaskan perbedaan keduanya.

Jadi, memang di masyarakat menyamakan kayu putih dengan eucalyptus. Kayu putih ini adalah salah satu spesies atau bagian dari spesies eucalyptus yang ada 900 jenis di dunia," jelas Fadjry, saat melakukan konferensi pers melalui kanal Youtube (6/7/2020), dikutip dari detikhealth.

Di Mana Eucalyptus Dapat Tumbuh?

Fadjry mengatakan eucalyptus berasal dari Australia, namun sudah banyak berkembang di Indonesia. Senada dengannya, Britannica juga menyebutkan bahwa eucalyptus adalah tumbuhan asli Australia, Tasmania, dan pulau-pulau di sekitarnya.

Tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat dan banyak spesies darinya yang tumbuh dengan ketinggian luar biasa. Daun eucalyptus bertekstur kasar dan seringnya menggantung secara miring atau vertikal dan sebagian besar spesies memiliki daun hijau.

Banyak spesies eucalyptus yang secara terus-menerus melepas kulit terluar yang mati. Sementara, spesies tertentu mempunyai kulit yang teksturnya tebal.

Banyak spesies darinya, terutama E. salicifola dan Tasmanian bluegum kelenjar daunnya mengandung minyak aromatik yang gampang menguap dan dikenal sebagai minyak eucalyptus. Kegunaan utamanya adalah dalam bidang medis dan merupakan bahan aktif ekspektoran dan inhaler.

(nah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia