Sejarah Hari Laut Sedunia: Diperingati 8 Juni, Dirayakan oleh PBB

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 08 Jun 2022 20:30 WIB
Twibbon Hari Laut Sedunia bisa digunakan pada tanggal 8 Juni 2022. Hari Laut Sedunia bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga ekosistem laut.
Sejarah Hari Laut Sedunia. Foto: https://unworldoceansday.org/
Jakarta -

Hari Laut Sedunia diperingati setiap tanggal 8 Juni. Tujuan dari perayaan ini adalah untuk mengingatkan masyarakat mengenai dampak perbuatan manusia terhadap lautan, menggemakan gerakan peduli lautan ke seluruh dunia, dan memobilisasi serta menyatukan penduduk dunia dalam upaya menjaga kelestarian laut.

Mengutip dari laman United Nations, pada tahun ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadakan perayaan tersebut secara hybrid. Mereka memperingatinya di markas PBB di New York dan acara tersebut disiarkan secara langsung.

Bagaimana awal mula Hari Laut Sedunia diperingati?

Sejarah Hari Laut Sedunia

Dikatakan dalam laman resmi World Ocean Day, garis besar terbentuknya peringatan ini bisa ditelusuri sejak tahun 1992. Berikut ini penjelasannya:

  • 1992: Kanada mengajukan konsep Hari Laut Sedunia pada Earth Summit yang diadakan di Rio.
  • 2002: organisasi The Ocean Project mengawali kampanye secara global dan melakukan koordinasi mengenai Hari Laut Sedunia
  • 2003: situs resmi World Ocean Day diluncurkan dan diadakan pula 25 program di 15 negara.
  • 2008: setelah empat tahun melakukan petisi secara online dan offline, akhirnya pada Desember 2008 Majelis Umum PBB mengesahkan peringatan Hari Laut Sedunia pada 8 Juni.
  • 2016: Dewan Penasihat Pemuda Hari Laut Sedunia dibentuk. Fokus konservasi selama beberapa tahun berikutnya adalah mencegah polusi plastik dan menawarkan solusi lebih maju.
  • 2019: tagar #TogetherWeCan disuarakan di media sosial dan diselenggarakan lebih dari 2000 program di lebih dari 140 negara.
  • 2020: situs dan logo baru Hari Laut Sedunia diluncurkan dan dibentuk beberapa tujuan baru untuk beberapa tahun berikutnya. Salah satunya yakni melindungi 30 persen area tanah dan lautan pada 2030.

Kembali pada laman United Nations, lautan memproduksi setidaknya sekitar 50 persen oksigen di planet Bumi. Laut juga merupakan rumah bagi banyak biodiversitas, juga sumber protein utama untuk lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.

Lautan adalah kunci perekonomian dan diperkirakan ada 40 juta orang yang akan bekerja pada sektor kelautan pada 2030 nanti. Dalam laman tersebut disebutkan, manusia perlu menciptakan keseimbangan baru dengan lautan, salah satunya melalui upaya memulihkannya.

Selamat Hari Laut Sedunia!



Simak Video "PBB Serukan Kondisi 'Darurat Laut', Ada Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia