Penutur Bahasa Indonesia Tembus 300 Juta Jiwa, Ini Penjelasannya

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 24 Mei 2022 14:00 WIB
18 Agustus Diperingati Hari Konstitusi Indonesia, Ini Awal Mulanya
Bendera Indonesia. Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Saat ini diketahui jumlah pengguna bahasa Indonesia mencapai lebih dari 300 juta jiwa di dunia. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk Indonesia sendiri lebih dari 272 juta jiwa.

Selain itu, bahasa Indonesia juga menjadi campuran bahasa yang digunakan di beberapa negara seperti Thailand Selatan, Brunei, Singapura, Filipina Selatan, Suriname, dan berbagai diaspora Indonesia di dunia seperti di Amerika, Kanada, Jepang, Korea, Timur Tengah, dan sebagainya.

Dengan banyaknya jumlah penutur, bahasa Indonesia seharusnya juga dapat digunakan sebagai bahasa internasional di kawasan Asean.

Histori Banyaknya Jumlah Penutur Bahasa Indonesia

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Hilmar Farid mengatakan, secara historis selama 77 tahun para pendiri bangsa memperjuangkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Namun tantangan yang dihadapi yaitu belum berhasilnya menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di Indonesia. Meskipun begitu, Hilmar berharap bahasa Indonesia dapat disebarkan lebih luas dalam bidang akademik seperti melalui karya ilmiah.

"Memperjuangkan bahasa Indonesia dalam pengembangan ilmu perlu dilakukan. Keanekaragaman hayati dan budaya kita yang sangat luar biasa. Jika kita bisa tumbuh dengan pusat pengetahuan yang berkualitas, maka sudah semestinya orang kemudian terdorong belajar bahasa Indonesia," ujar Hilmar yang dikutip dari laman UGM.

Adapun, Mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Mahsun menjelaskan bahasa Indonesia lahir dari bahasa Melayu. Seiring berkembangnya zaman, bahasa Indonesia menjadi bahasa nasional dan bahasa persatuan.

Pada tahun 1953 sudah ada 23 ribu jumlah kosakata dalam kamus bahasa Indonesia yang diadopsi dari bahasa Melayu. Saat ini jumlah kosakata di KBBI sudah mencapai 91 ribu kosa kata bahkan sudah bertambah menjadi ratusan ribu.

"Yang membuat bangsa Indonesia masih bersatu karena warisan sangat berharga bahasa persatuan, bahasa Indonesia," ujar Mahsun.

Upaya untuk Menjadikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Kedua

Mahsun berpendapat ada dua tantangan untuk menjadikan bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Asean. Pertama yaitu subordinasi bahasa Melayu dan degredasi bahasa Indonesia dari bahasa besar dunia.

Baca juga

Lebih lanjut, rektor UGM Panut Mulyono menerangkan sebaran pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing yaitu ada 438 lembaga di 47 negara.

"Seiring menguatnya peran bahasa Indonesia dan diplomatik kebudayaan kita diharapkan bisa menguatkan vitalitas bahasa Indonesia di tingkat internasional," ujar Panut.



Simak Video "Jokowi-Pemimpin ASEAN Bicara Perubahan Iklim Bareng Wapres AS"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia