4 Fungsi Cairan Empedu pada Sistem Pencernaan Tubuh Manusia

Anisa Rizki - detikEdu
Senin, 23 Mei 2022 16:00 WIB
In vertebrates, the gallbladder is a small hollow organ where bile is stored and concentrated before it is released into the small intestine. In humans, the pear-shaped gallbladder lies beneath the liver, although the structure and position of the gallbladder can vary significantly among animal species.
Kantong empedu. Foto: Getty Images/iStockphoto/PALMIHELP
Jakarta -

Cairan empedu merupakan salah satu bagian penting dalam tubuh manusia. Cairan tersebut terletak di empedu.

Warna cairan empedu yaitu kuning kehijauan dan diproduksi oleh hati. Letak hati berada di sebelah kanan atas rongga perut, tepat di bawah diafragma.

Fungsi dari hati sendiri cukup banyak dan kompleks, sebagaimana dikutip dari buku Seri IPA Biologi SMP Kelas VIII oleh Deswaty Furqonita, salah satunya yaitu memproduksi cairan empedu. Cairan empedu mengandung bilirubin dan garam garam empedu.

Garam empedu berfungsi untuk mengemulsikan lemak hingga mudah dicerna. Adapun, bilirubin menjadi satu penyebab feses dan air seni berwarna kekuningan.

Cairan empedu disimpan di kandung empedu untuk digunakan pada saat diperlukan. Asam asam empedu ini dibutuhkan untuk mencerna senyawa-senyawa lemak yang kita makan, dan juga membantu penyerapan vitamin-vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K.

Oleh sebab itu, jika hati atau liver kita rusak, maka produksi asam empedu akan terganggu. Jika tidak diatasi, maka pencernaan lemak akan terganggu, kejadian ini biasa disebut dengan sakit liver.

Fungsi Cairan Empedu

Cairan empedu memiliki fungsi yang tak kalah penting. Menurut Fictor Ferdinand dalam bukunya yang berjudul Praktis Belajar Biologi, fungsi cairan empedu antara lain:

1. Mengemulsi lemak dan membantu daya absorpsi pada lemak

Fungsi utama cairan empedu yaitu membantu pencernaan dengan mengemulsi lemak. Empedu dinilai sangat penting untuk mencerna lemak, protein dan karbohidrat.

Saat lemak dicerna, cairan empedu bertugas sebagai pengemulsi dengan cara memecah gumpalan lemak besar menjadi tetesan yang lebih kecil. Lemak yang telah diemulsikan nantinya akan menyediakan area untuk enzim lipase bekerja.

2. Sebagai sistem ekskresi

Cairan empedu juga berfungsi sebagai jalur ekskresi bilirubin. Selain itu, cairan ini juga membawa kolesterol yang berlebih agar dikeluarkan dari tubuh dan dibuang melalui saluran pencernaan bersamaan dengan feses.

3. Cairan empedu dapat merubah warna feses dan air seni

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, cairan empedu berfungsi mengubah warna feses dan air seni. Hal ini disebabkan adanya bilirubin.

4. Sebagai Perangsang Pergerakan Usus

Fungsi cairan empedu lainnya yaitu sebagai perangsang pergerakan usus secara otomatis. Proses ini disebut dengan gerakan peristaltik.



Simak Video "Irwan Mussry Kabarkan Operasi Batu Empedu Maia Estianty Sukses"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia