Surah Al A'raf Ayat 34: Kejayaan atau Kehancuran? Semua di Tangan Allah SWT

Rahma Harbani - detikEdu
Rabu, 11 Mei 2022 13:15 WIB
Ilustrasi Al Quran
Ilustrasi. Seperi apa kandungan isi surah Al A'raf ayat 34? (Dok. Shutterstock)
Jakarta -

Surah Al A'raf ayat 34 memiliki kandungan isi yang dapat menjadi pengingat bagi umat muslim. Menurut tafsir dari Kementerian Agama (Kemenag), tiap manusia bahkan masa kejayaan suatu bangsa dan peradaban sekalipun sudah ditentukan batas usianya masing-masing oleh Allah SWT.

"Tiap-tiap umat atau bangsa itu ada ketentuan yang disebut ajalnya, yaitu batas waktu tertentu untuk maju atau mundur, jaya atau hancur," tulis Kemenag.

Surah Al A'raf Ayat 34 Beserta Latin dan Artinya

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Bacaan latin: Wa likulli ummatin ajal, fa iżā jā`a ajaluhum lā yasta`khirụna sā'ataw wa lā yastaqdimụn

Artinya: "Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun,"

Sebagaimana disinggung sebelumnya, Kemenag menafsirkan kata ajal pada surah Al A'raf ayat 34 sebagai azab. Tepatnya, ketentuan waktu turunnya azab bagi umat atau bangsa yang telah durhaka, tidak mau menerima kebenaran, berlaku sewenang-wenang sekehendak nafsunya, dan tidak segan-segan mengerjakan yang keji dan mungkar.

Azab yang ditimpakan pada umat tersebut dapat berupa dua kategori kehancuran, seperti kehancuran bangsa yang dapat memusnahkannya seperti kehancuran kaum Nuh, 'Ad, Tsamud, Fir'aun, Luth, dan lainnya. Ataupun kehancuran umat dalam bentuk kemiskinan, kebodohan, maupun kehilangan harga diri.

Sementara itu, menurut Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar Jilid 4 berpendapat, kata ajal tersebut merujuk pada janji, ketentuan, atau batas yang berhubungan dengan takdir. Hal ini membuktikan kekuasaan Allah SWT dalam mengatur batas usia kejayaan bangsa atau suatu individu tanpa terhalang oleh apapun.

Buya Hamka kemudian mengambil contoh dari penafsiran ayat ini pada kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945. Pada saat itu, sudah ditetapkan takdir kejayaan Indonesia telah datang atau pun saat Belanda yang sudah menduduki selama 350 tahun di Indonesia harus mundur oleh Jepang hanya dalam waktu satu minggu saja.

Begitu pun juga dengan usia manusia dengan batasan ketetapannya. "Saat janji (ajal) itu datang, satu saat pun mereka tidak dapat meminta supaya dimundurkan, dan tidak pula dapat minta dimajukan," kata Buya Hamka dalam tafsirnya.

Untuk itu, Buya Hamka mengingatkan dalam tafsir surah Al A'raf ayat 34 ini, agar umat muslim memanfaatkan waktu kehidupan yang tersisa dengan sebaik-baiknya selama masih diberi kesempatan. Khususnya dalam mengerjakan perintah dan menjauhi segala larangan Allah SWT.



Simak Video "KuTips: Tips Betah Baca Al-Qur'an Biar Khatam Pas Ramadan!"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia