Pakar IPB Ungkap Tanaman yang Bisa Hasilkan Emas di Indonesia

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 18 Apr 2022 13:15 WIB
Bunch spinach on white
Foto: Istockphoto/chengyuzheng/Pakar IPB Ungkap Tanaman yang Bisa Hasilkan Emas di Indonesia
Jakarta -

Sebagai negara tropis Indonesia dikenal memiliki tanah yang subuh dan kekayaan alam yang melimpah. Bahkan saking kayanya, ahli biologi menyebut ada tanaman yang bisa menghasilkan emas.

Pakar biologi tumbuhan Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Hamim, menyebut logam mulia seperti emas dapat diekstraksi dari tanaman penyerap logam berat.

"Tumbuhan memiliki mekanisme fisiologis yang membuat mereka bisa menyerap logam berat," ucapnya dikutip dari CNN Indonesia, Senin (18/4/2022).


Dapat Digunakan untuk Menambang Logam

Prof. Hamim menjelaskan bahwa ada beberapa jenis tumbuhan yang dapat menyerap logam berat dalam jumlah besar di jaringannya atau disebut hiperakumulator.

Tumbuhan dengan kemampuan tersebut, juga bisa digunakan sebagai fitoremediasi atau bahan pembersih lingkungan.

"Selain dapat digunakan sebagai fitoremediasi, tanaman ini juga dapat digunakan untuk menambang logam-logam yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti nikel perak, emas, platina dan talium atau kegiatan yang dikenal dengan fitomining," terangnya.


Jenis Tanaman yang Bisa Menghasilkan Emas

Guru Besar Tetap Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, menuturkan bahwa tumbuhan yang bisa menyerap logam ini tidak tumbuh sembarangan, melainkan tumbuh di daerah dengan kandungan logam tinggi seperti tanah serpentin dan ultrabasa.

"Indonesia termasuk kawasan yang memiliki daratan ultrabasa terbesar di dunia meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua," jelasnya.

Namun, Prof. Hamim menyebut potensi tumbuhan hiperakumulator di daerah Indonesia belum tergarap optimal.

Menurutnya, perlu ada perhatian dari berbagai pihak agar potensi dapat digali dan dimanfaatkan untuk fitoremediasi dan fitomining.

"Hasil eksplorasi tumbuhan sekitar tailing dam (lokasi limbah sisa pemisahan bijih logam mulia dengan material non-ekonomis) tambang emas PT Antam UBPE Pongkor. Hampir semua jenis tumbuhan di sana mampu mengakumulasi emas meski dalam kadar rendah," paparnya.

Untuk jenis tanaman penyerap logam sendiri antara lain ada kelompok bayam-bayaman dan tanaman lembang.

Kelompok bayam-bayaman (Amaranthus) yang tumbuh di sekitar tailing memiliki kemampuan akumulasi emas tertinggi, tetapi memiliki biomassa rendah, sehingga potensi fitomining-nya juga rendah.

"Tanaman lembang (Typha angustifolia) juga cukup tinggi mengakumulasi logam emas (Au). Typha dapat menghasilkan 5-7 gram emas per hektar. Hal ini tentu memerlukan pendalaman lebih lanjut," tuturnya.



Simak Video "Harga Emas Naik, Warga di Parepare Ramai-ramai Jual Emas"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia