Cerita Mite: Pengertian dan Contohnya

Nikita Rosa Damayanti Waluyo - detikEdu
Minggu, 20 Mar 2022 11:00 WIB
Sejumlah warga di kawasan Taman Situ Lembang, Jakarta, memanfaatkan waktu ngabuburit untuk membaca buku di perpustakaan.
Pengertian dan contoh cerita mite. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Cerita mite merupakan salah satu jenis dongeng. Cerita mite biasanya berhubungan dengan kepercayaan, benda gaib, roh, dewa-dewi, atau tokoh yang memiliki kemampuan ghaib. Seperti apa contoh mite?

Dongeng termasuk sebagai cerita yang bersifat khusus. Dalam Sumber Belajar Kemdikbud disebutkan, dongeng adalah cerita yang bersifat khayalan.

Cerita sendiri adalah karangan pendek berbentuk prosa yang mengisahkan suatu peristiwa dan disajikan secara singkat. Cerita bisa juga dikatakan sebagai buah pemikiran dan rasa yang disampaikan penulis lewat gaya bahasa bervariasi dengan maksud tertentu.

Jika dibandingkan, cerita dapat bersifat nyata maupun khayalan, sedangkan dongeng hanya bersifat khayalan.

Nah, cerita mite adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi dan dianggap suci, seperti dikutip dari Sastra Lisan Bumi Silampari oleh Juwati.

Contoh Cerita Mite

Simak mite tentang Jaka Tarub dan 7 Bidadari berikut.

  • Jaka Tarub dan Nawang Wulan

Alkisah seorang perempuan tinggal di desa Dadapan. Dia memiliki seorang putra bernama Jaka Tarub. Desa Dadapan dekat dengan hutan sehingga Jaka Tarub suka pergi ke hutan. Ia suka berburu binatang dengan sumpitannya.

Suatu hari ketika berada di hutan, Jaka Tarub melihat pelangi yang indah dan tujuh malaikat turun melaluinya. Jaka Tarub lalu mendekati mereka. Tujuh bidadari tersebut sedang berenang dan mandi di sebuah danau.

Jaka Tarub memandangi mereka sambil bersembunyi di balik pepohonan. Setelah mereka selesai mandi, mereka mengenakan selendang warna-warni, lalu terbang menembus pelangi menuju surga.

Keesokan harinya ia melihat hal yang sama lagi. Kali ini Jaka Tarub punya ide. Dia mencari selendang para bidadari. Ketika menemukannya, dia mengambil salah satunya.

Setelah selesai berenang dan mandi, para bidadari mencari pakaian masing-masing. Tetapi, salah satu dari mereka tidak dapat menemukan selendang.

Mereka harus kembali ke surga sehingga mereka terpaksa meninggalkan satu bidadari. Ia menangis saat ditinggalkan sendirian di dalam air.

Jaka Tarub keluar dari persembunyian untuk mendekati si bidadari. Saat bidadari tersebut menyadari kehadirannya, Jaka Tarub pun bertanya.

"Mengapa kamu menangis nona?"

"'Saya kehilangan baju saya jadi saya tidak bisa pulang," sahutnya.

"Di mana rumahmu?" tanya Jaka Tarub.

"Saya tinggal di surga. Saya seorang malaikat. Nama saya Nawang Wulan. Tapi saya kehilangan baju, jadi saya tidak bisa terbang lagi," tuturnya sedih.

"Jika tidak keberatan, saya akan mengambil gaun ibu saya untuk kamu," saran Jaka Tarub berbohong.

Nawang Wulan mengangguk pelan.

Jaka Tarub lalu pulang untuk mengambil baju ibunya. Segera ia kembali dan memberikan pakaian ibunya kepada Nawang Wulan.

Jaka Tarub meminta sang bidadari untuk tinggal di rumah bersama ibunya. Selang beberapa waktu, ia lalu menikahi Nawang Wulan.

Sebagai bidadari, Nawang Wulan memiliki kekuatan spiritual jauh di atas manusia. Ia bisa memasak nasi hanya dengan sebatang padi. Setelah selesai, mangkuk akan penuh dengan nasi.

Tapi ada satu syarat. Mangkuk tidak boleh dibuka sebelum matang.

Jaka Tarub sangat terkejut dengan kemampuan istrinya. Dia sangat ingin tahu bagaimana sebatang padi bisa jadi semangkuk nasi.

Karena itu, ketika Nawang Wulan sedang pergi, ia membuka mangkuk tersebut. Akibatnya, kekuatan Nawang Wulan menghilang. Ia pun harus memasak sebagai manusia biasa.

Beberapa bulan kemudian, Nawang Wulan melahirkan seorang bayi perempuan. Namanya Nawang Sih. Kelahiran buah hati menambah kebahagiaan bagi Jaka Tarub dan Nawang Wulan.

Karena tidak punya kekuatan ajaib lagi, Nawang Wulan butuh lebih banyak nasi dari biasanya. Simpanan beras di lumbung mereka berkurang dengan cepat.

Suatu hari, ketika hendak mengambil nasi di lumbung, Nawang Wulan sangat terkejut. Ada selendang bidadarinya di balik tumpukan beras. Ia segera memakai selendangnya dan menemui Jaka Tarub.

"Suamiku, sekarang aku tahu apa yang kamu lakukan padaku," kata Nawang Wulan.

Jaka Tarub terpana melihat istrinya yang mengenakan selendang bidadari.

"Maafkan, aku mengakui, akulah yang melakukan ini karena mencintaimu," jawab Jaka Tarub membujuk Nawang Wulan.

"Aku pun. Tapi sekarang aku menemukan selendangku. Aku harus kembali ke surga. Aku adalah malaikat. Tempatku bukan di sini. Aku harus pergi sekarang," tegasnya.

"Bagaimana dengan Nawang Sih? Dia membutuhkanmu," tanya Jaka Tarub, berharap istrinya tetap tinggal.

"Aku akan meninggalkannya, tapi jangan khawatir. Aku akan merawatnya. Kapan pun dia membutuhkanku, aku akan ada di sini. Untuk tujuan itu, tolong bangun menara. Saat Nawang Sih menangis, taruh dia di sana, lalu panggil namaku. Aku akan segera datang. Tapi aku tidak akan terlihat olehmu. Selamat tinggal," kata Nawang Wulan.

Itu terakhir kalinya Jaka Tarub melihat Nawang Wulan. Setelah keluar dari rumah mereka, istrinya terbang kembali ke langit.

Jaka Tarub segera membangun menara di belakang rumahnya. Setiap kali Nawang Sih menangis, dia akan menempatkannya di sana.

Contoh Judul Dongeng Mite

  • Jaka Tarub dan Nawang Wulan
  • Dewi Sri, Dewi Kesuburan
  • Nyi Roro Kidul
  • Aji Saka
  • Barong di Bali

Nah, itulah pengertian dan contoh cerita mite . Apa contoh mite di daerahmu, detikers?



Simak Video "Awam Prakoso, Pemandu Imajinasi Anak-Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/twu)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia