Rumah Adat Honai Khas Papua, Ini Sejarah dan Jenisnya

Anatasia Anjani - detikEdu
Rabu, 02 Mar 2022 17:30 WIB
Honai, rumah jamur ala suku Dani, Papua
Rumah adat Honai. Foto: (Afif/detikTravel)
Jakarta -

Papua menjadi salah satu provinsi yang kaya akan budaya dan sumber daya alam. Salah satu kekayaan budayanya yaitu ruman khasnya yang disebut dengan Honai.

Keunikan Honai yaitu dapat menyesuaikan dengan berbagai kondisi alam. Selain itu bentuk rumah ini juga sangat khas.

Asal Mula Honai

Rumah Honai diciptakan dari suku Dani. Sebelum menciptakan rumah Honai mereka banyak tinggal di bawah pohon-pohon besar. Namun dikarenakan kondisi alam yang tidak menentu, mereka lalu memutuskan untuk membuat rumah.

Suku Dani merupakan suku yang sangat bergantung pada alam. Mereka menghabiskan seluruh waktunya di alam.

Terciptanya rumah Honai pun juga terinspirasi dari burung. Suku Dani memperhatikan bagaimana burung-burung bisa membuat sarang ketika bertelur. Burung akan mengumpulkan ranting-ranting kayu dan rumput-rumput kering untuk dapat membuat sarang.

Kemudian, para burung tersebut akan membuat sarang yang berbentuk bulat dari ranting dan rumput kering yang mereka kumpulan.

Dari peristiwa tersebutlah yang menginspirasi suku Dani mengamati jika burung dapat membuat tempat tinggal untuk melindungi telur-telurnya hingga mereka menetas. Oleh karena itulah lahirlah Honai.

Baca juga: Fakta Rumah Adat Papua Honai yang Terinspirasi dari Sarang Burung

Deskripsi Honai

Honai adalah rumah adat yang khas. Bentuknya bundar hingga lingkaran seperti sarang burung. Honai juga terbuat dari kayu dan atapnya terbuat dari Jerami. Atap dari Jonai sendiri berbentuk kerucut seperti jamur.

Honai memiliki keunikan yaitu hanya ada satu pintu dan dibangun tanpa jendela. Diameter rumah Honai sangat bervariasi namun biasa berkisar 5 meter dengan tinggi 2,5 meter. Honai merupakan hunian yang tidak besar, hal itu bertujuan untuk menjaga suhu ruangan agar tetap hangat.

Jenis-Jenis Honai

Honai dibagi berdasarkan jenis kelamin, berikut pembagiannya:

1. Honai Laki-Laki

Honai ini dikhususkan untuk para laki-laki. Ukuran honai laki-laki lebih besar daripada honai perempuan. Selain digunakan sebagai tempat tidur untuk para laki-laki, Honai juga dijadikan tempat berkumpul, pertemuan kelompok, dan menerima tamu.

Selain itu simbol adat dari suku Dani juga disimpan di Honai laki-laki,

Simak jenis-jenis Honai lainnya di SINI



Simak Video "Mengunjungi Kekayaan Budaya Aceh di Anjungan Adat Gayo Lues"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia