Mengenal Eritrosit sebagai Sel Darah Dominan dalam Tubuh

Rika Pangesti - detikEdu
Selasa, 22 Feb 2022 08:00 WIB
Sejumlah warga di Jakarta mendonorkan darahnya di PMI DKI. Kegiatan donor darah itu bertepatan dengan Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati tiap 14 Juni.
Donor darah/Mengenal eritrosit yang merupakan sel darah merah. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Di dalam tubuh kita, darah adalah bagian tubuh yang sangat penting. Hal tersebut karena darah banyak kegunaannya bagi tubuh, maka dari itu darah memiliki komposisi yang kompleks.

Melansir dari buku Sistem Sirkulasi Pada Manusia karya Icih Tresna Asih, darah tersusun atas plasma dan sel yang semuanya beredar di seluruh tubuh. Komposisi susunan darah terdiri dari 55% plasma darah dan 45% sel-sel darah.

Kemudian, sel-sel darah ini dibagi menjadi sel darah merah atau eritrosit, sel darah putih atau leukosit, dan keping darah yaitu trombosit. Dari ketiga macam sel darah, eritrosit adalah sel yang memiliki jumlah terbanyak dalam pembentuk darah.

Menurut Modul Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam karya Tenia Kurniawati, sekitar 99% sel darah tersusun atas sel darah merah. Fungsi sel darah merah adalah sebagai transportasi pertukaran gas, yang mengantarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh dan membawa kembali karbondioksida menuju paru-paru.

Perlu untuk siswa ketahui juga, eritrosit dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih. Disamping itu, eritrosit juga memiliki pigmen respirasi yaitu hemoglobin (Hb) yang berperan mengikat oksigen sehingga membentuk oksihemoglobin.

Hemoglobin adalah senyawa yang dibentuk dari unsur besi berisi zat pewarna yang disebut heme dan protein yang disebut globulin. Hemoglobin berperan dalam memberi warna merah pada darah. Sedangkan, oksihemoglobin (HbO2) adalah hemoglobin yang mengikat oksigen.

Setiap eritrosit mengandung sekitar 250 juta molekul hemoglobin, seperti dikutip dari buku Biologi Sains dalam Kehidupan karya Siti Laila dan Bagod Sudjadi. Di dalam darah laki-laki dewasa terdapat sebanyak 5 juta eritrosit per satu milimeter kubik darah dan 4,5 juta eritrosit untuk perempuan dewasa. Sedangkan dalam darah anak-anak terdapat 4 juta eritrosit.

Bentuk eritrosit yaitu berupa piringan dan pada bagian tengah berupa cekungan seperti cakram bikonkaf atau cekung pada kedua sisinya. Beberapa ahli juga mengatakan bentuk eritrosit seperti donat tanpa inti. Eritrosit sangat kecil dengan diameter 7-8 mm

Tebal eritrosit bagian luarnya adalah 2 mm, dan bagian tengahnya adalah 1 mm. Usia eritrosit ±125 hari atau sekitar empat bulan, nantinya eritrosit yang sudah mati dan tua akan dirombak di dalam hati dan limpa menjadi bilirubin atau zat warna empedu.

Demikian pembahasan mengenai sel darah merah atau eritrosit sebagai sel darah terbanyak dalam tubuh. Semoga menambah pengetahuanmu, ya detikers.



Simak Video "Skema Uji Klinis Fase 3 Vaksin Merah Putih Unair"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia