Globalisasi dan 10 Dampaknya, Bisa Timbul Kesenjangan?

Rika Pangesti - detikEdu
Rabu, 16 Feb 2022 10:30 WIB
Bank Dunia memprediksi laju pertumbuhan ekonomi RI tumbuh 4,4% di tahun 2021. Hal itu didasarkan pada peluncuran vaksin yang efektif pada kuartal pertama 2021.
Ilustrasi pembangunan infrastruktur sebagai dampak positif dari globalisasi. Bagaimana dengan dampak negatifnya? (Grandyos Zafna)
Jakarta -

Globalisasi mungkin menjadi istilah yang tidak asing lagi bagi masyarakat umum, khususnya bagi masyarakat modern saat ini. Tapi, tahukah kamu apa makna dari globalisasi tersebut?

Menurut penulis Teuku Saiful Bahri dalam buku Perkembangan Ilmu Negara dalam Peradaban Globalisasi Dunia, globalisasi adalah suatu proses sosial, proses sejarah, atau proses alamiah yang membawa seluruh bangsa dan negara di dunia semakin terikat satu sama lain.

Dalam artian, globalisasi dapat disebut sebagai proses integrasi internasional yang terjadi. Tepatnya, setelah adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya.

Buku tersebut juga menjelaskan kata penyusun istilah globalisasi yang akar katanya merupakan serapan dari bahasa Inggris yakni, globalize. Dua kata penyusun istilah globalisasi yaitu, global yang artinya menyeluruh atau mendunia dan sasi adalah proses.

Jadi, pengertian globalisasi menurut bahasa bila digabungkan menjadi proses sesuatu yang mendunia. Sebagai istilah, globalisasi juga digunakan untuk menggambarkan semakin intensifnya hubungan sosial diantara individu, kelompok, atau masyarakat secara geografis berada pada tempat yang saling berjauhan.

Untuk menambah wawasan terkait globalisasi, berikut ini beberapa pengertian globalisasi menurut para ahli, yang dikutip dari buku Globalisasi dan Politik Pembangunan Internasional karya Joko Purnomo.

A. Pengertian globalisasi menurut ahli

1. Anthony Giddens mengartikan globalisasi adalah intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara peristiwa di satu lokasi dengan lokasi lainnya.

2. Martin Albrow mengartikan globalisasi adalah seluruh proses penduduk yang terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas global dengan lokasi lainnya serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya.

3. Selo Soemardjan menyatakan bahwa globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama.

4. Achmad Suparman memberi pengertian globalisasi adalah suatu proses yang menjadikan sesuatu benda atau perilaku sebagai ciri dari setiap individu di dunia tanpa dibatasi oleh wilayah.

Faktanya, tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat milenial dalam kehidupan modern saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan dan perubahan yang sangat cepat. Sementara, globalisasi tidak dapat dicegah ataupun dihindari karena sudah menjadi bagian dari kehidupan itu sendiri.

Oleh karena itu, globalisasi di satu sisi membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat tetapi di sisi lain membawa dampak negatif pula, seperti diungkap dalam buku Sosiologi Kelas XII karya Puji Raharjo. Berikut dampak terjadinya globalisasi baik dari sisi positif dan negatifnya:

B. Dampak positif globalisasi

1. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sangat pesat terutama dalam teknologi informasi dan komunikasi.

2. Pembangunan infrastruktur maupun suprastruktur semakin pesat.

3. Kemudahan memperoleh kebutuhan hidup dengan banyak variasi dan harga murah.

4. Kemudahan dan kecepatan memperoleh informasi yang bermanfaat.

5. Meningkatnya kualitas produksi agar dapat bersaing di pasar internasional.

C. Dampak negatif globalisasi

1. Membentuk jaringan global yang merangkul seluruh dunia dan mengarahkannya pada poros kendali negara yang memiliki kekuatan ekonomi raksasa. Fenomena ini dapat menimbulkan ketergantungan bagi negara miskin.

2. Menimbulkan kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat. Hal ini dapat mendorong terjadinya kapitalisme dalam dunia ekonomi.

3. Terjadinya pembangunan yang tidak merata (ketimpangan). Artinya, daerah yang maju akan semakin maju dan daerah terpencil tidak bisa berkembang.

4. Menimbulkan individualisme dan materialisme yang lebih mengutamakan keuntungan dan kepentingan diri. Sehingga, mendorong masyarakat meninggalkan budaya kekeluargaan dan kegotongroyongan.

5. Menimbulkan permasalahan sosial yang mengancam nilai sosial, seperti konsumerisme, sekularisme, hedonisme, materialisme, dan sebagainya.

Globalisasi adalah jaringan global yang dapat merangkul seluruh dunia, sebab itu dampak yang ditimbulkan juga beragam. Kita sebagai masyarakat sudah sepatutnya dapat memilah mana pengaruh yang baik dan buruk dari fenomena tersebut. Jadi, tetap hari-hati ya, detikers!



Simak Video "AS Masih Sumbang Kasus Covid-19 dan Kematian Terbanyak di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia