Teks Ceramah: Pengertian, Tujuan, Struktur dan Contohnya

Rika Pangesti - detikEdu
Kamis, 27 Jan 2022 20:00 WIB
Video ceramah Ustaz Dasad Latif yang berjudul Panitia Hari Kiamat menjadi viral di media sosial. Sang ustaz diketahui berasal dari Sulawesi Selatan.
Foto: dok. Pribadi
Jakarta -

Ceramah adalah penyampaian informasi secara lisan di depan umum. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ceramah ialah pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal, pengetahuan, dan sebagainya.

Ceramah bertujuan untuk memberikan nasihat dan petunjuk. Pendengarnya pun bisa siapa saja, tetapi umumnya pendengar dari ceramah bersifat spesifik karena dikelompokkan di tempat tertentu sesuai topik yang akan dibahas. Misalnya, isi ceramah di sekolah membahas tentang kenakalan-kenakalan remaja.

Struktur teks ceramah disusun mulai dari pengenalan isu, pernyataan argumen dan fakta hingga penutup.

Berikut penjelasan struktur teks ceramah yang dirangkum dari buku Bahasa Indonesia Kelas XI karya Grahana Tiku Anggraeni, yaitu:

1. Pembuka, berisi pengenalan isu berupa deskripsi mengenai topik yang akan dibahas serta pandangan dari pembicara.
2. Isi, berisi rangkaian argumen berupa penyampaian pendapat disertai dengan fakta-fakta yang menjelaskan isu tertentu untuk memperkuat argumen pembicara.
3. Penutup berupa penegasan kembali atas pernyataan-pernyataan sebelumnya dan memuat kesimpulan.

Untuk lebih jelas memahami, di bawah ini merupakan tiga contoh teks ceramah yang dilansir dari Modul Bahasa Indonesia Kelas XI Karya Ria Yusnita, M.Pd., yaitu sebagai berikut:

Contoh teks ceramah 1

Remaja dan Dunianya

Selamat pagi anak-anakku,

Pada Senin pagi hari yang cerah ini, izinkanlah Bapak menyampaikan sedikit petuah untuk kalian semua. Tak lupa kita ucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita masih diberi nikmat sehat dan dapat berkumpul di lapangan ini tanpa suatu kekurangan apapun. Ceramah upacara kali ini akan membahas "Remaja dan Dunianya".

Anak-anakku,

Usia remaja adalah usia yang sering membuat gelisah orang tua. Saat memasuki remaja, seseorang akan berpikir hal-hal baru yang dianggapnya tabu. Rasa penasaran itu membuatnya bertindak melakukan hal-hal yang dilarang. Sikap ingin tahu itu yang akhirnya menjerumuskan ke dalam pergaulan yang salah. Contohnya, tawuran, mencuri, dan hal lainnya.

Fase ini, remaja berada dalam tahap stress, kebutuhan mereka harus dipenuhi oleh orang tuanya. Kondisi ini menyebabkan kelabilan emosi dan bertindak merugikan orang lain.

Anak-anakku, kalian perlu membekali diri kalian dengan agama, pendidikan, dan pembentukan karakter yang kuat. Sebab, pembentukan karakter salah satu jembatan untuk menahan perbuatan kenakalan remaja dan menyongsong hari esok yang berseri. Kalian juga harus pintar dalam memilih teman bergaul dan lingkungan yang baik.

Bentuklah ketahanan diri kalian agar tidak mudah terpengaruh jika bergaul dengan teman atau komunitas yang tidak sesuai harapan. Ikutilah juga berbagai kegiatan positif baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun lingkungan lainnya. Misalnya saja mengikuti komunitas olahraga bola basket, karang taruna, sepak bola, dan kegiatan-kegiatan baik lainnya. Pilihlah bentuk kegiatan yang disukai agar tercipta kenyamanan dan menghindari kebosanan. Mari bersama-sama kita lawan kenakalan remaja dan kriminalitas yang terjadi terhadap remaja. Remaja hebat, remaja harapan bangsa.



Contoh teks ceramah 2

Mencintai Budaya Bangsa Sendiri

Selamat pagi anak-anakku,

Marilah kita memanjatkan puji syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena hingga saat ini kita masih diberikan nikmat sehat dan dapat berkumpul di SMA Pelita Hati tanpa suatu kurang apapun.
Anak-anak yang Bapak cintai dan banggakan.

Saat ini masuknya budaya asing ke Indonesia sudah sangat pesat. Salah satu contohnya adalah masuknya budaya Korea Selatan di Indonesia. Banyak remaja-remaja seusia kalian mengidolakan dan memuji secara berlebihan. Masuknya budaya Korea di Indonesia tentu tidak lepas oleh pengaruh globalisasi.

Tidak dapat dipungkiri banyaknya media yang berperan dalam menyebarkan budaya tersebut, seperti halnya internet. Masyarakat dengan mudahnya dapat mengakses melalui situs-situs yang tersedia di situs online. Bahkan tidak sedikit di antara mereka yang rela menerjemahkan bahasa tersebut ke dalam bahasa Indonesia.

Marilah anak-anakku, kita tanamkan semangat nasionalisme yang tangguh. Contohnya, membeli produk dalam negeri dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Tetapi demikian, kita tidak menutup kemungkinan akan budaya asing yang masuk.

Jika masuknya budaya asing tidak diseimbangi dengan mencintai budaya sendiri, maka budaya Indonesia akan tergerus dan terkikis, hanya meninggalkan jejak. Oleh karena itu, pentingnya kesadaran akan budaya lokal untuk mengokohkan ketahanan budaya sendiri. Kita sebagai warga negara, juga harus tanggap dan peduli terhadap kebudayaan sendiri agar tidak diakui negara lain.

Dalam sehari, masyarakat Indonesia khususnya anak muda, dapat menghabiskan waktu mereka lebih dari tiga jam sehari untuk menonton serial tv ataupun drama Korea. Menurut data hasil statistik pada tahun 2011, jumlah penggemar budaya Korea atau Korean Wave mencapai 3,3 juta di seluruh dunia. Berdasarkan data tersebut, kawasan Asia menempati peringkat pertama dengan jumlah penggemar terbanyak.

Demikian ceramah singkat yang dapat Bapak sampaikan. Semoga kita bersama saling menjaga keutuhan negeri ini dengan mencintai budaya dan produknya.

Wassalam.


Nah, itulah struktur teks ceramah, tujuan serta contoh-contohnya. Selamat berlatih berceramah, ya detikers.



Simak Video "Ceramah Oki Setiana Dewi Terkait KDRT Tuai Kritikan Netizen"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia