Surat Yasin Ayat 62: Akal Adalah Senjata Lawan Setan

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Sabtu, 22 Jan 2022 07:00 WIB
Moeslem Woman Reading Al-Quran
Ilustrasi Al Quran, yang mengandung surat Yasin ayat 62. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Poetra Dimatra)
Jakarta -

Surat Yasin ayat 62 berisi tentang nasihat Allah SWT kepada manusia untuk memerangi godaan setan. Ada salah satu 'senjata' yang diungkap dalam ayat ini sebagai petunjuk bagi umat muslim.

Surat Yasin sendiri merupakan salah satu surat yang istimewa dalam Al Quran. Rasulullah SAW pernah menyebutnya sebagai jantung Al Quran dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA.

Berikut bunyi haditsnya,

إِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ

Artinya "Setiap sesuatu ada jantungnya. Jantungnya Al-Quran adalah surat Yasin. Siapa yang membaca surat Yasin, Allah menulis baginya pahala seolah-olah ia telah mengkhatamkan sepuluh kali Al Quran." (HR Darimi dan Tirmidzi).

Berikut ini salah satu ayat dari surat Yasin yang mengungkap tentang nasihat Allah SWT kepada manusia untuk melawan godaan setan.Surat urutan ke-36 dalam Al Quran ini tergolong surat Makiyyah. Bagi masyarakat Indonesia khususnya, surat Yasin biasanya dibaca setiap malam Jumat.

Surat Yasin Ayat 62 Beserta Latin dan Terjemahannya

وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ

Bacaan latin: Wa laqad aḍalla mingkum jibillang kaṡīrā, a fa lam takụnụ ta'qilụn

Artinya: "Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?"

Menurut Ahli Tafsir Mujahid, Qatadah, As-Saddi, dan Sufyan ibnu Uyaynah dalam tafsir Ibnu Katsir, lafaz 'jibillan' dalam ayat di atas bermakna sebagian besar dari manusia. Dalam artian, ayat ini menekankan masih banyak manusia yang terbuai dengan godaan setan.

Surat Yasin ayat 62 juga menerangkan pengaruh dan akibat dari godaan setan tersebut. Hal ini dapat membuat manusia ingkar, tidak menaati Allah SWT, dan mempersekutukan Allah SWT. Dampaknya membuat manusia mengerjakan segala hal yang dibenci Allah SWT.

Padahal, Allah SWT telah menciptakan manusia dan perkara penting yang dimilikinya untuk melawan dari godaan setan tersebut. Hal apa yang dimiliki manusia untuk mengalahkan setan?

"Alangkah lemahnya hati manusia, sehingga mereka dapat tergoda oleh setan. Padahal mereka telah dianugerahi akal, pikiran, perasaan, kemampuan jasmani dan rohani, demikian pula taufik dan hidayah berupa agama yang disampaikan rasul kepada mereka," bunyi tafsir dari Al Quran Kementerian Agama (Kemenag).

Berdasarkan penafsiran di atas, Allah SWT telah menganugerahkan manusia berupa akal. Dengan akal, manusia dapat membedakan yang benar atau salah. Sepatutnya dengan akal, manusia dapat membedakan antara perbuatan dosa dan amal saleh.

"Manusia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana jalan yang lurus dan mana jalan yang sesat, mana perbuatan dosa dan mana amal yang saleh. Tetapi mereka lalai dan selalu memperturutkan hawa nafsunya," tulis Kemenag.

Jadi, dengan memahami isi kandungan dari surat Yasin ayat 62 ini, akal manusia adalah sebaik-baiknya 'senjata' untuk memerangi godaan setan yang terkutuk. Semoga kita semua dapat terlindung dari segala tipu muslihat setan ya. Aamiin.



Simak Video "KuTips: Tips Betah Baca Al-Qur'an Biar Khatam Pas Ramadan!"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia