3 Contoh Teks Cerita Inspiratif Lengkap dengan Tujuannya

Rika Pangesti - detikEdu
Rabu, 19 Jan 2022 14:45 WIB
Ilustrasi ibu dan anak membaca buku
Ilustrasi membaca teks cerita inspiratif. Foto: Getty Images/iStockphoto/zhanghaoran521
Jakarta -

Teks cerita inspiratif adalah cerita yang memuat nilai moral dalam peristiwa yang dialami oleh tokoh di dalamnya. Untuk memahami lebih lanjut, yuk simak contoh teks cerita inspiratif berikut ini.

Teks cerita inspiratif bertujuan untuk mengajarkan seseorang mengambil hikmah atau pelajaran dari peristiwa yang ia saksikan atau alami. Nilai-nilai moral tersebut disajikan dalam cerita secara tersurat melalui komentar pengarang atau secara tersirat melalui dialog tokoh atau perilaku tokoh cerita inspiratif.

Kisah cerita umumnya dibuka dengan pengenalan tokoh. Kemudian, dilanjut dengan pemaparan peristiwa yang dialami, dilihat, atau didengar oleh tokoh dan interpretasi terhadap apa yang dilakukan oleh tokoh. Terakhir, ada ajakan atau seruan untuk melakukan perubahan menuju kebaikan dari apa yang telah dilakukan oleh tokoh.

Contoh Teks Cerita Inspiratif

Seperti apa contoh teks cerita inspiratif? Simak contoh berikut ini yang dilansir dari Modul Bahasa Indonesia Kelas IX yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Contoh Teks Cerita Inspiratif Dedikasi Seorang Dokter

Dedikasi Dokter Handoko Bantu Pasien Corona

Usia tampaknya tidak menjadi halangan bagi dokter senior spesialis paru bernama dr. Handoko Gunawan SpP ini. Karena dokter yang setiap harinya praktek di RS Graha Kedoya, Jakarta Barat, itu tetap memilih menjadi garda terdepan dalam menangani pasien virus corona. Bersama dengan pahlawan medis lainnya, dokter Handoko usianya saat ini menjelang 80 tahun, namun ia masih aktif bekerja hingga pagi membantu para pasien. Seperti diketahui virus Corona bisa berdampak lebih fatal bagi orang-orang di usia lanjut. Namun bagi dr. Handoko bukan menjadi halangan baginya untuk menghandle pasien covid-19 yang semakin banyak terpapar di Jakarta.

Meskipun anak-anaknya sudah menyarankan untuk tidak terjun menangani pasien covid-19, karena usianya sudah tua. Namun dr. Handoko tetap bersikeras untuk tetap menangani pasien covid-19, meskipun mati juga tidak apa-apa baginya. Dr. Handoko terus bekerja tanpa lelah, bahkan sampai jam tiga pagi. Selain, pekerja keras, dr. Handoko juga dikenal sebagai sosok dokter senior yang baik, ramah, sering bersiul kalau lagi jalan kaki dari satu lantai ke lantai lain untuk mengecek pasien.

Saat ini dr. Handoko menjadi sorotan lantaran aksinya menolong pasien corona yang tak kenal waktu. Tagar Dokter Handoko Gunawan pun memuncaki trending topik Indonesia, ribuan cuitan mendoakan keselamatan sang dokter dan memberikan pujian atas dedikasi tingginya meski sudah memasuki lanjut usia. Netizen juga berharap banyak dokter-dokter muda di Indonesia memiliki rasa sosial yang tinggi untuk menolong pasien-pasien. Mengingat saat ini tenaga medis menjadi garda terdepan untuk kasus virus Corona. Dan juga mengajak masyarakat lainnya untuk tetap tinggal di rumah dan tidak pergi ke tempat keramaian, hal ini pun jadi salah satu cara membantu para tenaga medis mengurangi pasien Corona.

Dalam cerita inspiratif di atas, dr. Handoko Gunawan, walau usianya menjelang 80 tahun tetap menolong pasien corona tanpa mengenal lelah. Dr. Handoko tetap memberikan dedikasinya kepada pasien-pasien yang terpapar virus mematikan tersebut, walaupun dilarang oleh anak-anaknya, bahkan sekalipun maut menyerangnya.

Contoh Teks Cerita Inspiratif Kunjungan Pengungsian di Tengah Liburan

Mengganti Rencana Libur Keliling Dunia dengan Berkunjung ke Kampung Pengungsian di Kupang

Suatu malam pada 1999 di sebuah apartemen di Singapura. Pilot Singapore Airlines Budi Soehardi tengah makan malam dengan anak-anak dan istrinya, Rosalinda Panagia Maria Lakusa. Sambil menyantap makanan, mereka menonton tayangan televisi. Kebetulan, apartemen mereka menghadap ke Batam sehingga saluran dari Indonesia bisa tertangkap. Santapan spesial dihidangkan untuk merayakan saat Budi bertugas di Korea, untuk Korean Airlines.

Ketika sedang asyik makan, tiba-tiba sebuah berita membuat Budi dan Peggy, sapaan akrab istrinya, terkesiap. Dari layar kaca, mereka menyaksikan kondisi pengungsi Timor Timur di Atambua, Nusa Tenggara Timur, setelah konflik Timor Timur. Penampungannya mengenaskan. Para pengungsi tinggal di dalam kardus-kardus yang dibuat menjadi tempat berlindung. Anak-anak mengenakan selembar kain untuk baju. Sanitasi pun tidak ada. Sehari-hari mereka hanya makan mi instan. Mi tersebut dimasak dalam kaleng cat kosong. "Itu mengenaskan," kata Budi. Terkejut melihat tayangan tersebut, Budi dan Peggy saling bertatap. Mereka punya pikiran yang sama: menunda rencana berlibur ke luar negeri. Memang, awalnya mereka berencana untuk berlibur keliling dunia dalam waktu 33 hari. Tepat pukul 11 malam, mereka memutuskan untuk mengganti rencana liburan dengan kunjungan ke Kupang. "Mari kita lakukan sesuatu yang berbeda. Kenapa kita tidak mengunjungi tempat itu (kampung pengungsian) sekalian membuat liburan yang berbeda," kata Budi kepada Peggy.

Pria berusia 60 tahun ini kemudian mengirim surat elektronik ke rekan-rekannya di Singapore Airlines serta teman-temannya yang tinggal di Singapura, termasuk jemaat dari gereja mereka. Budi mengatakan akan mengunjungi kamp pengungsian di Atambua dan mempersilakan kawan-kawannya untuk mengulurkan bantuan. Perlahan-lahan bantuan pun berdatangan. Tak sampai sebulan, jumlah sumbangan yang diterima Budi mencapai 900 kilogram.

Sebelum ke Atambua, Budi dan Peggy transit ke Jakarta. Mereka tinggal di sana tiga hari. Dengan uang yang mereka kumpulkan sekitar 55 ribu dolar Singapura (sekitar 600 juta rupiah pada saat itu), mereka berbelanja untuk tambahan bantuan yang akan disumbangkan. Sebanyak tujuh ton mereka dapatkan di Jakarta. Berkat bantuan seorang petinggi di Pelni, Budi berhasil mengirimkan 15 ton sumbangan ke Kupang. Di Kupang, mereka menyewa dua truk 18 roda untuk membawa bantuan ke Atambua. Perjalanan Kupang-Atambua memakan waktu 9 jam. Sepanjang perjalanan membawa bantuan tersebut, Budi dan Peggy terus menerus mendapat bantuan yang memudahkan jalan mereka. Perjalanan itulah yang membuat Budi yakin bahwa semua bantuan itu adalah keajaiban yang diberikan Tuhan untuk kebaikan para anak terlantar yang akan ditemuinya.

Contoh Teks Cerita Inspiratif tentang Raja dan Sahabatnya

Sang Raja dan Sahabatnya

Suatu saat ujung jari sang raja terpotong saat bermain-main dengan pisau. Raja pun panik melihat darah yang memancar dari jarinya, namun sahabatnya hanya berucap "Semoga ini yang terbaik". Raja pun naik pitam. Ia memerintahkan prajurit untuk memasukkan sahabatnya ke dalam penjara. Karena dalam posisi genting semacam itu, si sahabat malah berkomentar "Semoga ini yang terbaik." Prajurit pun menangkap sahabat ini dan menyeretnya ke penjara. Saat diseret, ia juga berteriak "Semoga ini yang terbaik." Sang raja terheran sambil mengobati luka di tangannya.

Hari-hari berlalu, tiba waktunya sang raja untuk berburu. Ia melarang prajuritnya untuk mengawal masuk ke dalam hutan karena ia ingin menikmati hobinya ini sendirian. Sambil menikmati keheningan hutan, sang raja terus berjalan mencari buruan yang akan ia tuju. Namun sayang langkahnya terlalu jauh. Tiba-tiba ia ditangkap oleh gerombolan manusia primitif yang tinggal di desa sekitar hutan. Raja berusaha menjelaskan siapa dirinya pada ketua suku, tapi mereka tetap tak mau tahu. Hari itu bertepatan dengan hari persembahan suku tersebut pada sang dewa. Ketua suku memerintahkan raja yang ditangkap untuk dijadikan tumbal pada perayaan kali ini. Sang raja menggigil gemetar mendengar keputusan kepala suku. Ia segera didatangi algojo yang memeriksa keseluruhan tubuhnya. Tiba-tiba wajah algojo itu berubah, ia berkata kepada kepala suku. "Duhai pemimpin kami, orang ini tak layak dijadikan tumbal. Ia memiliki cacat di tangannya." Ternyata salah satu syarat tumbal yang dipersembahkan harus sempurna tanpa ada cacat.

Akhirnya raja pun selamat dan dibebaskan. Ia teringat pada kata sahabatnya dan langsung mengunjunginya ke penjara. Raja berkata, "Maafkan aku sahabatku, sungguh benar perkataanmu. Semua yang terjadi adalah yang terbaik. Jariku yang terpotong telah menyelamatkanku dari maut. Namun aku ingin bertanya, apa yang menyebabkan engkau berucap "Semoga ini yang terbaik" saat kau diseret ke penjara? Sahabat itu menjawab, "Aku adalah sahabat yang paling dekat denganmu. Bila aku tidak dipenjara, maka engkau akan mengajakku berburu. Dan saat engkau selamat dan batal menjadi tumbal, maka pasti aku yang akan dijadikan tumbal oleh mereka." Sang raja tertawa dan sahabat itu pun kembali bebas menghirup dunia. Terkadang kita tak sadar atau tidak mau mengakui bahwa pengetahuan kita sangatlah rendah dihadapan petunjuk Tuhan yang berjalan di muka bumi ini. Banyak sekali sesuatu yang tidak kita senangi, padahal dibaliknya ada kebaikan besar yang menanti.

Andai kita meyakini bahwa "yang terjadi adalah yang terbaik" maka tak ada lagi kata sedih dan putus asa dalam kamus hidup kita. Apapun masalah yang kita hadapi akan menjadi ringan, karena kita telah yakin dibalik kerumitan atau masalah yang menimpa ada kenikmatan yang tidak terbayang di benak kita.

Nah, itulah contoh teks cerita inspiratif yang mengisahkan tokoh-tokoh hebat dan memiliki budi pekerti yang baik. Semoga detikers terinspirasi oleh tokoh-tokoh tersebut, ya!



Simak Video "Cerita Inspiratif Kawanan Anak Muda Dirikan Kedai Kopi"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia