MUI Sudah 46 Tahun Berdiri, Seperti Apa Sejarahnya?

Lusiana Mustinda - detikEdu
Kamis, 06 Jan 2022 21:08 WIB
Logo MUI
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Saat ini, Majelis Ulama Indonesia dipimpin oleh KH. Miftachul Akhyar untuk periode 2020-2025. Terpilihnya KH. Miftachul terpilih melalui Munas ke-10 MUI pada 26 November 2020.

MUI atau Majelis Ulama Indonesia adalah wadah musyawarah para ulama, zu'ama dan cendekiawan muslim di Indonesia yang bertugas untuk membimbing, membina dan mengayomi muslim di seluruh Indonesia.

MUI berdiri pada 26 Juli 1975 di Jakarta. Lahirnya MUI tidak lepas dari hasil musyawarah yang diwakili 26 provinsi di Indonesia kala itu.

Sebanyak 10 orang ulama dari beberapa ormas-ormas Islam tingkat pusat seperti NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam, Perti. Al Washliyah, Math'laul Anwar, GUPPI, PTDI, DMI dan Al Ittihadiyyah.

Dan sebanyak 4 ulama dari Dinas Rohani Islam, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan POLRI serta 13 tokoh atau cendekiawan yang merupakan tokoh perorangan.

Dari musyawarah tersebut menghasilkan sebuah "Piagam Berdirinya MUI" yang ditandatangani oleh seluruh peserta musyawarah yang kemudian disebut dengan Musyawarah Nasional Ulama I.

Melansir dalam laman MUI, berdirinya MUI ini ternyata bertepatan ketika bangsa Indonesia berada di fase kebangkitan kembali, setelah 30 tahun merdeka. Saat itu, urusan perjuangan politik tampaknya kurang peduli dengan kesejahteraan rohani umat, sehingga MUI berperan sebagai jembatan.

Apa saja tugas MUI?

Secara umum, MUI memiliki tujuh tugas untuk memberikan informasi hingga pembinaan yang tepat kepada umat. Berikut tugasnya:

1. Pengawal bagi muslim
2. Pemberi edukasi dan pembimbing seluruh umat Islam di Indonesia
3. Penjaringan kader-kader yang lebih baik
4. Memberikan solusi bagi masalah keagamaan di dunia internasional
5. Perumus konsep pendidikan Islam
6. Pengawal konten dalam media massa
7. Organisasi yang menjalankan kerjasama dengan organisasi keagamaan.

Dalam perjalanannya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai wadah musyawarah para ulama, zu'ama dan cendekiawan berusaha untuk:

- Memberikan bimbingan dan tuntunan kepada umat Islam di Indonesia dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi Allah SWT.

- Memberikan fatwa serta nasihat yang berkenaan dengan masalah keagamaan kepada Pemerintah dan masyarakat agar terwujud ukhwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama.

- Menjadi penghubung antara ulama dan pemerintah serta sebagai penterjemah timbal balik antar umat dan pemerintah guna mensukseskan pembangunan nasional

- Meningkatkan hubungan serta kerjasama antar organisasi, lembaga Islam dan cendekiawan muslimin dalam memberikan bimbingan dan tuntunan kepada masyarakat khususnya umat muslim dengan mengadakan konsultasi dan informasi secara timbal balik.

Daftar pemimpin MUI sejak tahun 1997 hingga saat ini

Sampai saat ini, Majelis Ulama Indonesia beberapa kali mengalami pergantian Ketua Umum. Siapa saja?

1997-1981 Prof. Dr. Hamka
1981-1983 KH. Syukri Ghozali
1985-1998 KH. Hasan Basri
1998-2000 Prof. KH. Ali Yafie
2000-2014 KH. M. Sahal Mahfudz
2014-2015 Prof. Dr. HM. Din Syamsuddin
2015-2020 Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin
2020- sekarang KH. Miftachul Akhyar

Itulah informasi mengenai sejarah MUI, semoga dapat memberikan wawasan tambahan kepada detikers ya!



Simak Video "Kritikan MUI Soal Konten LGBT di Podcast Deddy Corbuzier"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia