Niat Salat Subuh dan Kekuatannya jika Dilakukan Berjamaah

Lusiana Mustinda - detikEdu
Kamis, 06 Jan 2022 12:30 WIB
side of asian young beautiful muslim woman pray with beads and read quran sit on carpet mat with meditation in mosque.
Ilustrasi muslim/niat sholat subuh dan kekuatannya jika berjamaah. Foto: Getty Images/iStockphoto/mkitina4
Jakarta -

Salat menjadi perintah ibadah yang diturunkan Allah SWT dari Sidratul Muntaha untuk Nabi Muhammad SAW dan umat muslim di dunia hingga akhir zaman. Salat fardhu atau salat lima waktu wajib dikerjakan, termasuk Subuh.

Subuh adalah waktu akhir nikmat kita dalam tidur. Sehingga salat Subuh disebut sebagai ibadah yang mengawali hari. Bahkan Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa salat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah salat Isya dan Subuh.

Rasulullah SAW bersabda:

لَيْسَ صَلاَةٌ أثْقَلَ عَلَى المُنَافِقِينَ مِنْ صَلاَةِ الفَجْرِ وَالعِشَاءِ ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْواً

Artinya: "Salat terberat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isya dan Subuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua sholat tersebut, tentunya mereka akan menandatanganinya walaupun harus merangkak." (HR. Ahmad).

Dikutip dalam buku "Dahsyatnya Tahajud, Subuh dan Dhuha Keberkahan Bangun Pagi" oleh Adnan Tarsyah, apabila Rasulullah SAW meragukan keimanan seseorang maka Nabi SAW akan menelitinya pada saat salat Subuh. Apabila beliau tidak mendapati orang tadi salat Subuh, maka benarlah apa yang beliau ragukan dalam hati.

Keutamaan dalam melaksanakan salat Subuh juga tercantum dalam Al-Qur'an Surat Al-Isra ayat 78:

أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِدُلُوكِ ٱلشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ ٱلَّيْلِ وَقُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Arab latin: Aqimiṣ-ṣalāta lidulụkisy-syamsi ilā gasaqil-laili wa qur`ānal-fajr, inna qur`ānal-fajri kāna masy-hụdā

Artinya: Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (malaikat).

Kekuatan salat Subuh berjamaah

Melansir dalam Nu Online, seseorang yang menjalankan salat Subuh berjamaah akan mendapatkan perolehan 27 derajat. Seperti yang disebutkan dalam hadits berikut:

صَلَاةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلَاةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Artinya: "Salat berjamaah melampaui salat sendirian dengan (mendapatkan) 27 derajat." (HR. Bukhari)

Kata '27 derajat' ini diartikan oleh para ulama sebagai 'salat' sebagaimana yang ditegaskan oleh Imam Ibnu Daqiq al-'Ied:

"Imam Ibnu Daqiq al-'Ies berkata: "Pendapat yang paling jelas adalah mengartikan "derajat" dengan arti "salat" karena terdapat penggunaan redaksi "salat" dalam sebagian riwayat (hadist)" (Ibnu Hajar al-Haitami, Tuhfah al-Muhtaj, hal. 370)

Dahsyatnya salat Subuh berjamaah di masjid juga disebutkan dalam hadist HR. Muslim:

"Barang siapa yang salat Isya berjamaah maka seolah-olah dia telah salat malam selama separuh malam. Dan barang siapa yang salat Subuh berjamaah maka seolah-olah dia telah salat seluruh malamnya," HR. Muslim no. 656)

Tata cara salat Subuh sama seperti salat lima waktu lainnya. Hanya saja berbeda rakaat dan bacaan niatnya. Untuk salat Subuh dilaksanakan sebanyak 2 rakaat.

Bacaan niat salat Subuh:

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Latin: "Usholli Fardlon Shubhi Rok'ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta'aala"

Artinya: "Aku niat melakukan salat fardu Subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta'ala"

Kalimat 'Adaa-an' dapat diganti dengan 'Imaaman' jika seseorang menjadi imam. Sedangkan diubah dengan'Ma'muuman' jika salat Subuh dikerjakan secara berjamaah sebagai makmum.

Dikutip dalam buku "Berkah Salat Subuh Berjamaah" oleh Ust. Fahrur Mu'is Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah ada dari tiga orang di suatu daerah atau di belahan bumi yang tidak ditegakkan salat jamaah di dalamnya kecuali setan akan menguasai mereka. Maka wajib bagi kalian berjamaah. Sesungguhnya serigala akan memangsa kambing yang sendirian." (HR. An-Nasa'i).

Salat Subuh berjamaah juga dapat menjaga diri. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan salat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah, maka jangan sampai Allah menarik kembali jaminannya kepada kalian dengan sebab apapun. Karena siapa yang Allah cabut jaminan-Nya darinya dengan sebab apapun, pasti akan tercabut. Kemudian Allah akan telungkupkan wajahnya dalam neraka jahanam." (HR. Muslim).



Simak Video "Bakal Dilaporkan karena Lecehkan Niat Salat, Nikita Mirzani: Laporin Aja!"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia