Tradisi Liburan Sekolah di Berbagai Negara, Ada yang Sembunyikan Sapu

Kristina - detikEdu
Kamis, 30 Des 2021 18:00 WIB
Salah satu tradisi libur perayaan Natal di Meksiko.
Orang-orang Meksiko akan memajang ukiran lobak saat libur perayaan Natal. Foto: Getty Images
Jakarta -

Masa libur sekolah biasa diisi dengan kegiatan santai, seperti bermain hingga pergi berwisata. Di berbagai negara, ada tradisi unik yang dilakukan setiap liburan yang mungkin tidak ditemukan di negara lain.

Tradisi liburan sekolah di berbagai negara sangat bervariasi. Mulai dari memberikan hadiah hingga menyembunyikan sapu. Biasanya, tradisi ini dilangsungkan saat libur perayaan Natal dan Tahun Baru.

Tradisi Liburan di Berbagai Negara

Dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (30/12/2021), berikut tradisi liburan sekolah yang dilakukan di berbagai negara:

1. Krampus (Jerman, Austria, Hungaria)

Bagian terburuk Santa adalah makhluk berbulu seperti setan yang disebut Krampus. Menurut legenda yang beredar, Krampus bertugas menghukum anak-anak yang 'nakal'. Mereka akan menakuti anak-anak dengan penampilannya yang menyeramkan. Bahkan, dikatakan bahwa anak-anak yang sangat nakal akan dirantai dalam keranjang dan dibawa ke Neraka.

Orang-orang di Austria dan negara-negara tetangga sering berpakaian seperti Krampus pada awal Desember dan berkeliaran di jalan-jalan untuk menakut-nakuti anak-anak.

2. Menyembunyikan Sapu (Norwegia)

Beberapa orang Norwegia percaya bahwa penyihir dan roh jahat berkeliaran di langit malam pada malam Natal. Para penyihir dan roh jahat tersebut akan mengendarai sapu di malam tersebut. Jadi karena sangat berhati-hati, orang-orang di Norwegia menyembunyikan semua sapu di rumah mereka untuk mencegah penyihir mengambilnya.

3. Makan Ayam Goreng KFC (Jepang)

Tradisi liburan orang Jepang, khususnya di malam Natal adalah makan seember ayam goreng KFC. Tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun 1974 ketika perusahaan KFC Jepang meluncurkan promo ayam goreng untuk liburan akhir tahun.

4. Kado dari Penyihir (Italia)

Pada libur perayaan Natal, anak-anak di Italia percaya bahwa hadiah Natal akan diberikan oleh penyihir bernama La Befana. Tak heran saat libur Natal dan akhir tahun banyak orang Italia akan mengenakan kostum mirip penyihir dan membawa keranjang untuk memberikan hadiah.

5. Pesta Pantai (Australia)

Suhu Australia saat musim libur bisa sehangat 84°F atau sekitar 29°C ketika Natal. Banyak orang Australia pergi ke pantai untuk berenang, piknik, dan bermain bola voli. Seringkali, beberapa Santa yang sedang berselancar juga akan muncul.

6. Bakar Iblis (Guatemala)

Di wilayah Amerika Tengah, tepatnya di Guatemala, perayaan liburan pada awal Natal dilakukan dengan upacara pembakaran iblis atau dalam bahasa setempat disebut La Quema del Diablo. Masyarakat meyakini, iblis dan roh jahat lainnya berdiam di sudut-sudut gelap dan kotor di setiap rumah.

Penghuni rumah harus menyapu, mengumpulkan sampah, dan barang-barang lainnya dalam tumpukan besar di luar rumah. Setelah itu, mereka akan menempatkan patung iblis di atasnya dan membakarnya.

7. Pajang Ukiran Lobak (Meksiko)

Orang-orang Meksiko memiliki tradisi yang unik dalam merayakan libur Natal. Mereka akan merayakannya dengan membuat ukiran rumit pada lobak besar. Tradisi ini diketahui berasal dari zaman kolonial, ketika Spanyol memperkenalkan lobak ke wilayah Meksiko.



Simak Video "Melihat Perayaan Natal di Berbagai Negara: dari AS Hingga Gaza"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia