Sejarah Berdirinya Tri Koro Dharmo: Tujuan, Arti, hingga Tokoh

Rika Pangesti - detikEdu
Selasa, 28 Des 2021 19:30 WIB
Jong Java
Foto: Dok. museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id
Jakarta -

Menjelang Sumpah Pemuda, pergerakan pemuda diawali dengan berdirinya organisasi yang bernama Tri Koro Dharmo. Organisasi pemuda ini berdiri pada 7 Maret 1915 di Jakarta.

Pendiri Tri Koro Dharmo adalah dr. Satiman Wiryosanjoyo. Tri Koro Dharmo memiliki arti Tiga Tujuan Mulia dan didirikan untuk mempersatukan pelajar-pelajar dari Pulau Jawa.

Kemudian organisasi itu bernama Jong Java dengan Semboyan Sakti, Budi, Bakti. Anggotanya kebanyakan murid-murid sekolah menengah asal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Melansir dari buku bertajuk 'Ringkasan Pengetahuan Sosial' yang ditulis oleh Rachmat dijelaskan tujuan Tri Koro Dharmpo, arti kata serta tokohnya, sebagai berikut:

Tujuan Tri Koro Dharmo
1. Menggalang persatuan pemuda
2. Memperluas pengetahuan
3. Membuktikan rasa cinta kepada bahasa dan kebudayaan Jawa

Tokoh Tri Koro Dharmo
1. Dr. Satiman Wirjosandjojo (Ketua).
2. Wongsonegoro (Wakil Ketua).
3. Muslich (Anggota).
4. Mosodo (Anggota).
5. Abdul Rahman (Anggota).

Arti Tri Koro Dharmo

1. Budi, dengan kepribadian bangsa Indonesia mengusir kaum penjajah.

2. Bakti, seluruh rakyat Indonesia punya kewajiban menyerahkan jiwa raga untuk membela Tanah Air.

3. Sakti, berarti dengan ilmu.

Tri Koro Dharmo lebih bersifat Jawa sentris. Sifat Jawa Sentris yang kental dalam Tri koro Dharmo menimbulkan ketidaksenangan di kalangan luar suku Jawa, seperti pemuda-pemuda suku Sunda dan Madura.

Untuk menghindari perpecahan antara pemuda-pemuda suku Jawa dan non-Jawa dalam tubuh Tri Koro Dharmo, pada kongresnya di Solo, pada 12 Juni 1912 Tri Koro Dharmo mengubah organisasinya menjadi Jong Java.
Menurut anggaran dasar yang ditetapkan pada kongres Jong Java keempat di Bandung (1921), Jong Java bertujuan membangun cita-cita Jawa Raya dengan jalan mengembangkan rasa bersatu di antara golongan-golongan orang Indonesia di Jawa, Madura, dan Bali untuk mencapai kemakmuran dan kekayaan batin.

Pada pertengahan tahun 1920 diadakan kongres yang ketiga di Solo. Dalam kongres-kongres itu tidak disebutkan bahwa Jong Java tidak akan ikut dalam aksi politik. Tetapi dalam kongres kelima di Solo tahun 1922 disebutkan bahwa Jong Java tidak akan mencampuri politik atau aksi politik.

Dalam kongres Jong Java tahun 1926 di Solo dengan suara bulat tujuan perkumpulan diubah, akan berusaha memajukan rasa persatuan para anggota dengan semua golongan bangsa Indonesia, akan bekerja sama dengan perkumpulan-perkumpulan pemuda Indonesia lainnya.

Nah, itulah awal mula berdirinya organisasi pemuda Tri Koro Dharmo yang kemudian berganti nama menjadi Jong Java. Semoga membantu ya, detikers.



Simak Video "Sejarawan Sebut Tak Ada Ikrar Sumpah Pemuda 1928"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia