Siswa, Ini 8 Vegetarian Top dalam Sejarah, dari Filsuf hingga Aktivis Dunia

Kristina - detikEdu
Jumat, 24 Des 2021 10:30 WIB
Kacamata Mahatma Gandhi yang ditinggal di kotak surat terjual senilai Rp5 miliar, jauh lebih tinggi dari perkiraan
Mahatma Gandhi. Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Vegetarian menjadi tren yang banyak diikuti oleh generasi modern dalam rangka mewujudkan gaya hidup sehat. Gaya hidup ini diketahui sudah ada sejak zaman kuno.

Vegetarian adalah pola makan dengan menghindari daging. Orang-orang vegetarian akan berfokus pada konsumsi makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Namun, vegetarian masih mengonsunsi produk hewani seperti telur dan susu.

Tokoh Vegetarian Paling Terkenal di Dunia

Gagasan menghindari daging dan ikan ternyata sudah dikenalkan sejak tahun sebelum masehi. Berikut 8 tokoh vegetarian paling terkenal dalam sejarah, dilansir dari Ensiklopedia Britannica, Jumat (24/12/2021):

1. Pythagoras

Filsuf kuno, Pythagoras dari Samos yang lahir sekitar 570 SM, disebut-sebut erat kaitannya dengan gagasan diet daging dan ikan. Ahli matematika dan filsuf abad ke-4 SM Eudoxus dari Cnidus melaporkan bahwa pengikut Pythagoras menolak untuk memakan hewan apapun dan bahkan menghindari pemburu dan tukang daging.

Aristoteles dan Aristoxenus, keduanya mengatakan bahwa Pythagoras mengonsumsi setidaknya beberapa daging dan terbatas pada hewan tertentu atau bagian tertentu dari hewan untuk alasan ritual. Sayangnya, Pythagoras sendiri tidak meninggalkan tulisan apapun terkait perilaku vegetariannya.

2. St. Anthony of Egypt

Ada sejumlah kelompok vegetarian dan semi-vegetarian di awal Kekristenan. Salah satu vegetarian terkenal pada masa itu adalah St. Anthony dari Mesir, seorang pertapa religius abad ke-3-4 yang biasanya dianggap sebagai pencetus monastisisme Kristen yang terorganisir.

Motivasi St. Anthony untuk melewatkan daging mungkin tidak sama dengan kebanyakan vegetarian modern. Seperti pertapa agama lainnya, ia menghindari apa pun yang memberikan kenyamanan atau kesenangan, dalam rangka mencapai kemurnian spiritual. Dia juga mempraktikkan selibat (tidak menikah), sedikit tidur, dan puasa.

3. Leonardo da Vinci

Seniman paling berpengaruh dalam sejarah, Leonardo da Vinci, disebut pernah menolak untuk makan daging hewan. Kisah tersebut tertulis dalam surat kontemporer dari penjelajah Italia Andrea Corsali kepada Giuliano de' Medici (pelindung Leonardo) yang menggambarkan para vegetarian yang ditemui Corsali di India.

4. Mahatma Gandhi

Pemimpin dan aktivis India yang hebat, Mahatma Gandhi, adalah seorang vegetarian sejak kecil. Dia dibesarkan dalam keluarga Hindu Waisnawa yang mempraktikkan vegetarianisme. Namun, di masa remajanya, Gandhi menyimpang dari tradisi keluarganya, ia diketahui merokok dan kadang-kadang makan daging. Gandhi kembali menjadi penganut vegetarisme saat belajar hukum di Inggris.

5. Franz Kafka

Penulis A Hunger Artist, Franz Kafka, menderita penyakit pencernaan kronis. Dia mencoba mengatasinya dengan menerapkan pola makan lakto-vegetarian. Selain menjadi vegetarian, Kafka mengejar sejumlah tren makanan, termasuk ajaran bahwa makanan harus dikunyah 100 kali per menit.

6. Mary Shelley

Istilah vegetarian tidak ada pada awal periode Romantisme atau disebut era Romantis, tetapi beberapa tokoh sastra pada waktu itu mengikuti diet tanpa daging. Mary Shelley, penulis yang biasanya dikreditkan dengan menciptakan genre fiksi ilmiah dengan bukunya Frankenstein, diketahui makan makanan tanpa daging. Buku yang ditulisnya pun dapat dibaca sebagai semacam manifesto vegetarian.

7. John Harvey Kellogg

Pada pergantian abad, dokter medis dan penginjil makanan kesehatan John Harvey Kellogg menjadi pendukung utama vegetarianisme di Amerika Serikat. Kellogg mempromosikan vegetarisme sebagai bagian dari filosofi "kehidupan biologis" yang juga mengharuskan penganutnya untuk menghindari alkohol dan tembakau serta berolahraga dengan giat.

8. Leo Tolstoy

Salah satu tokoh yang paling bertanggung jawab atas pertumbuhan gerakan vegetarian di abad ke-19 adalah penulis Rusia, Leo Tolstoy. Selama tiga dekade terakhir hidupnya, Tolstoy mengabdikan dirinya pada versi mistiknya sendiri tentang Kekristenan, yang berfokus pada pasifisme dan anarkisme. Tolstoy menolak kekerasan terhadap hewan dan manusia.



Simak Video "Cerita Olivia Zalianty Gagal Donor Darah Gegara Hb Selalu Rendah"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia