Kisah Bahasa Arab Palsu di Karya Seni Renaisans dan Abad Pertengahan

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 20 Des 2021 18:30 WIB
Lukisan karya Gentile da Fabriano,
Lukisan Gentile da Fabriano
Jakarta -

Apakah detikers pernah menemukan abjad Arab di karya seni Abad Pertengahan dan Renaisans? Di kedua periode tersebut, pelukis dan pematung sering memasukkan tulsan ke dalam karya seni mereka. Beberapa di antaranya adalah tulisan dalam bahasa Latin, bahasa-bahasa di Eropa. Beberapa lainnya terlihat seperti tulisan dengan bahasa Arab, tetapi ternyata bukan.

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, hampir tidak ada orang Eropa yang benar-benar tahu bahasa Arab sebelum abad ke-16, yang notabene termasuk Abad Pertengahan dan Renaisans. Lalu, apa yang sebetulnya ditulis para pelukis dan pematung dengan abjad Arab itu?

Bahasa Arab Palsu di Karya Seni Renaisans dan Abad Pertengahan

Tulisan Ornamen

Rupanya, para seniman Eropa saat itu meniru abjad Arab tanpa tahu artinya. Dari awal abad ke-14, lukisan seniman Italia dihiasi tulisan halus "abjad-abjad Arab" meliuk karena dianggap sebagai coretan yang indah. Ini membuat tulisan dengan abjad Arab di lukisan tersebut tidak mempunyai arti atau makna.

Sejarawan seni menyebut gaya ornamen ini ini sebagai ornamen tulisan pseudo-Arab atau pseudo-Kufic, meskipun sebenarnya tulisan Kufic terlihat lebih bersegi dan berat.

Keliru Bahasa Keagamaan

Ketertarikan seniman Eropa untuk menggunakan bahasa Arab pada karya seninya diduga sejarawan bermula dari salah kaprah. Sejarawan menilai, ada kekeliruan dari sisi seniman yang menganggap bahwa bahasa Arab merupakan bahasa yang digunakan di masa kemunculan dan berkembangnya agama Kristen.

Saat itu, orang Eropa Abad Pertengahan sadar bahwa Kristen dan Alkitab berasal dari Timur Tengah. Namun, hal-hal rinci, termasuk bahasa keagamaannya, belum dikenali dengan akurat.

Contoh, The Knights Templar meyakini Kubah Batu (Dome of the Rock) di Yerusalem merupakan Kuil Solomon yang disebut dalam Alkitab. Interior Dome of the Rock banyak menggunakan tulisan dengan bahasa Arab. Namun, bangunan tersebut baru dibangun di akhir abad ke-7 M, jauh setelah masa Solomon.

Karya Seni Religi

Hiasan tulisan pseudo-Arab ini biasanya digunakan di karya-karya religi. Contohnya yakni sebagai pita bertulisan di ujung pakaian, atau bisa juga sebagai hiasan lingkaran cahaya di atas kepala orang suci. Nah, ciri khas tersebut bisa jadi bermula dari karya seni Islam sesungguhnya.

Di abad-abad awal sejarah Islam, penguasa dan orang-orang berkedudukan penting memiliki jubah khusus dengan pita-pita bersulam tulisan abjad Arab. Hiasan sulam tersebut disebut tiraz , yang dalam kata Persia berarti hiasan. Tiraz biasanya digunakan dalam karya seni Eropa, khususnya untuk melukiskan pita pada keliman pakaian keluarga kudus seperti Bunda Maria.

Pakaian dengan sulaman tulisan abjad Arab tersebut dipahami para seniman sebagai penanda status agung pemakainya. Karena itu, jubah dengan tiraz para khalifah dan rombongan pada lukisan religi Renaisans juga dikenakan pada tokoh-tokoh penting agama Kristen.

Impor Barang

Warga Abad Pertengahan akhir dan Renaisans di Eropa juga melakukan impor barang-barang mewah dari wilayah peradaban Islam. Beberapa di antaranya seperti tekstil, kaca, logam, dan keramik.

Barang-barang kerajinan yang cantik tersebut digunakan sebagai simbol kekayaan dan status. Karena itu, memasukkan ornamen tulisan dengan abjad Arab sebagai ornamen juga dianggap menyimbolkan kekayaan dan status pembelinya, di samping menghormati tokoh agama yang digambarkan dalam lukisan maupun patung.

Contoh, desain dengan tulisan pseudo-Arab di lingkaran cahaya emas di belakang kepala malaikat dan tokoh agama. Lingkaran ini dianggap sejarawan seni bisa jadi terinspirasi oleh benda-benda logam seperti piring dan mangkuk yang sering dihias tulisan melingkar dalam bahasa Arab. Produk logam dengan corak Islami dan Arab ini dibawa ke Eropa dalam jumlah besar oleh para pedagang Venesia, sehingga mungkin menjadi bagian selera visual di masa itu.

Nah, itu dia asal-usul kenapa ada bahasa Arab palsu di karya seni Renaisans dan Abad Pertengahan. Apa kamu pernah lihat contoh lukisan atau patung dengan tulisan abjad Arab di masa Renaisans, detikers?



Simak Video "Unik! Pelukis Garut Bikin Lukisan Para Pesohor Pakai Cutter"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia