Gelar Istri Abu Lahab, si Tukang Fitnah yang Diabadikan Al Quran

Rosmha Widiyani - detikEdu
Rabu, 08 Des 2021 06:00 WIB
Arab woman with veil against orange yellow sky
Ilustrasi wanita/Gelar istri Abu Lahab yang diabadikan dalam Al Quran. Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets
Jakarta - Kehidupan Abu Lahab dan istrinya dikisahkan dalam Al Quran. Pasangan tersebut dikenal sebagai orang yang selalu memusuhi Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah.

Dikutip dari ebook Ayo Mengaji milik Kabupaten Banyuwangi, gelar istri Abu Lahab adalah pembawa kayu bakar. Arti gelar tersebut adalah penyebar fitnah yang jelas sangat merugikan kaum muslim dan masyarakat pada umumnya.

"Selain menyebar fitnah, dia juga selalu memasang duri di jalan yang akan dilewati Nabi Muhammad SAW. Tujuannya adalah untuk mecelakai beliau. Kisah Abu Lahab dan istrinya dapat dilihat dalam Al Quran surat Al Lahab," tulis buku tersebut.

Dikutip dari situs IAIN Syekh Nurjati Cirebon, nama istri Abu Lahab adalah Arwah binti Harb. Dia adalah adik kandung Abu Sufyan seorang pemuka masyarakat Makkah. Istri Abu Lahab ini mendapat gelar Ummu Jamil karena wajahnya yang cantik.

Sayangnya kecantikan fisik Ummu Jamil tidak sama dengan kebaikan hatinya. Dia punya lisan yang kasar dan tak segan berbuat nista. Sama seperti suaminya, mereka adalah pasangan yang sangat membenci Nabi Muhammad SAW dan kegiatan dakwahnya.

"Dengan modal paras yang cantik, kedudukan yang tinggi, serta harta yang banyak, Ummu Jamil selalu menyebarkan berita bohong tentang Rasulullah SAW agar orang-orang juga merasa benci kepadanya," tulis website tersebut.

Sayangnya gelar istri Abu Lahab yang tidak diimbangi dengan kecantikan hati bisa ditemukan pada manusia saat ini. Mereka yang menimbulkan permusuhan, perpecahbelahan, dan fitnah berarti telah mengambil peran istri Abu Lahab.

Rasulullah SAW telah mengingatkan umatnya cara menghadapi manusia seperti istri Abu Lahab. Nabi SAW mengingatkan agar menjauhi prasangka buruk, mengoreksi aib orang lain, bersaing secara tidak sehat, dengki, dan mencemarkan nama baik. Hal tersebut adalah akhlak tercela yang bisa menyebabkan kehinaan di dunia dan akhirat.

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia