Apa Itu Konflik Horizontal? Ini Penjelasannya

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 03 Des 2021 14:45 WIB
Cara mengatasi konflik dengan berbohong
Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Sebelum membahas mengenai konflik horizontal adalah apa, ada baiknya detikers mengetahui makna dari kata horizontal. Horizontal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah terletak pada garis atau bidang yang sejajar dengan horizon atau garis datar atau mendatar.

Horizontal juga dapat diartikan sesuatu yang posisinya mendatar, sejajar, dan setara. Jadi konflik horizontal adalah bentuk konflik yang pada umumnya terjadi di masyarakat baik antar individu maupun kelompok yang memiliki kedudukan relative sama, seperti pertikaian antara sesame masyarakat, konflik antara sesame organisasi massa, dan tawuran antara sesama pelajar.

Konflik horizontal biasanya berbentuk persaingan yang mempunyai kepentingan sama terhadap sesuatu yang sifatnya terbatas. Secara hakikat, konflik horizontal adalah konflik sosial antar pihak yang berbeda.

Konflik horizontal juga memerlukan penanganan khusus dari pemerintah sebagai penengah yang baik dan netral sekaligus berkepentingan untuk meredakan konflik tersebut.

Salah satu contoh konflik horizontal adalah tawuran. Hal tersebut dikarenakan mereka adalah kelompok siswa yang memiliki status yang sama dalam masyarakat.

Konflik apapun memiliki dampak. Berikut adalah dampak konflik yang dikutip dari buku Sosiologi 2 karya Tim Sosiologi:

Dampak Langsung

Konflik memiliki dampak secara langsung yang dirasakan pihak-pihak yang terlibat konflik. Adapun dampak konflik secara langsung yaitu sebagai berikut:

1. Menimbulkan keretakan hubungan antara individu atau antar kelompok.

2. Adanya perubahan kepribadian seseorang, seperti selalu memunculkan rasa curiga, rasa benci, dan akhirnya dapat berubah menjadi tindakan kekerasan.

3. Hancurnya harta benda dan korban jiwa, jika konflik tersebut berubah menjadi tindak kekerasan.

4. Kemiskinan bertambah akibat tidak kondusifnya keamanan.

5. Lumpuhnya roda perekonomian jika suatu konflik berlanjut menjadi tindakan kekerasan.

6. Pendidikan dapat terhambat karena rusaknya sarana dan prasarana pendidikan.

Dampak Tidak Langsung

Dampak tidak langsung adalah dampak yang dirasakan oleh pihak-pihak yang tidak terlibat langsung dalam sebuah konflik. Dampak jangka panjang dari suatu konflik yang secara tidak langsung dirasakan oleh pihak-pihak yang berkonflik.

Dampak Positif Adanya Konflik

1. Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok (in group solidarity).

2. Munculnya pribadi-pribadi yang kuat dan tahan uji dalam menghadapi situasi konflik.

3. Membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma-norma baru.

4. Munculnya kompromi baru apabila pihak yang berkonflik memiliki kekuatan seimbang. Misalnya kesadaran dari pihak-pihak yang berkonflik untuk bersatu kembali.

Jadi konflik horizontal adalah seperti yang dijelaskan di atas ya detikers!



Simak Video "Pasukan Tigray Bantai Warga Sipil di Ethiopia, 120 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia