Asal Komodo dari Australia, tapi Kenapa Habitatnya di Indonesia Ya?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Rabu, 01 Des 2021 07:30 WIB
Taman Nasional Komodo
Komodo di Taman Nasional Komodo (Foto: shutterstock)/Kenapa habitatnya hanya ada di Indonesia?
Jakarta - Komodo tergolong dalam satwa endemik yang kini terancam punah. Habitatnya hanya dapat ditemukan di Indonesia, khususnya di Kepulauan Timur Indonesia. Padahal, komodo disebut-sebut sebagai satwa yang berasal dari benua hijau atau Australia.

Mengutip buku Panduan Sejarah Ekologi Taman Nasional Komodo oleh Arnaz Mehta Erdmann, salah satu teori menyebutkan, pada 900 ribu tahun yang lalu komodo melakukan migrasi dari Australia ke Kepulauan Timur Indonesia hingga tiba di Pulau Flores.

Disebutkan pula bahwa komodo di Australia telah mengalami kepunahan sekitar 50 ribu tahun yang lalu. Hal ini tercatat dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One pada tahun 2009 silam.

Proses migrasi tersebut diduga terjadi ketika ketinggian air laut lebih rendah 85 meter dibandingkan dengan kondisi saat ini. Hal itulah yang membuat komodo dapat lebih mudah bermigrasi, bahkan kembali menyebar ke pulau lainnya dari Flores.

Untuk saat ini, habitat komodo banyak ditemui di Indonesia, seperti Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Gili Motang dan sebagian kecil di bagian utara dan barat Flores. Bahkan berdiri juga Taman Nasional Komodo yang dikelola langsung oleh Unit Pelaksana Tugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Namun, kenapa komodo seakan 'berhenti' migrasi dan hanya ditemukan di Indonesia ya?

Habitat komodo yang tidak tersebar luas di banyak wilayah ternyata dilatarbelakangi dari sifat si kadal raksasa ini. Melansir dari National Geographic, komodo tidak suka berada jauh dari rumah, tempat mereka dilahirkan.

"Para komodo sudah menyesuaikan diri dan bertahan hidup menghadapi cuaca yang ekstrim sekalipun di habitat Kepulauan Sunda Kecil di Indonesia selama jutaan tahun lamanya," tulis National Geographic.

Meskipun demikian, hal tersebut berkebalikan dengan penelitian Proceedings B of the Royal Society yang mengamati perilaku dan pola pergerakan dari komodo selama satu dekade. Tercatat, ternyata komodo termasuk hewan yang aktif bergerak. Bahkan mereka dapat berjalan hingga 7 mil per harinya.

"Mereka benar-benar aktif menurut standar kadal," kata Tim Jessop, salah satu penulis utama penelitian tersebut, seperti dikutip dari National Geographic.

Jessop dan timnya juga menemukan fakta bahwa perilaku 'homebody' atau suka di rumah tersebut adalah insting yang disengaja oleh komodo. Bukan karena rasa malas atau pun karena buta arah.

Sebab, komodo yang dipindahkan ke bagian ujung pulau tempat tinggalnya, mereka akan tetap kembali dengan selamat ke rumahnya beberapa bulan kemudian. Seakan reptil tersebut sudah paham dengan jalan pulangnya.



Simak Video "Komodo Masuk Kategori Satwa Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia