Bagaimana Sejarah Pelaksanaan Salat Tarawih Secara Berjamaah?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Senin, 29 Nov 2021 16:00 WIB
Presiden Jokowi hari ini tiba di Lombok, NTB. Jokowi berbuka puasa dan salat Tarawih di Masjid At Taqwa, Jalan Langko, Kota Mataram, Jumat (10/6).
Ilustrasi salat tarawih/Bagaimana sejarah pelaksanaan salat tarawih secara berjamaah? (Foto: Pool)
Jakarta - Salat tarawih merupakan salah satu amalan yang biasa dikerjakan di malam-malam bulan Ramadhan. Tapi tahukah kamu bagaimana sejarah pelaksanaan salat tarawih secara berjamaah?

Pertanyaan di atas dapat dijawab melalui penjelasan dalam buku Umar bin Khattab RA karya Abdul Syukur al-Azizi, Buku tersebut menjelaskan bahwa Umar bin Khattab RA disebut-sebut sebagai orang pertama dalam Islam yang mengumpulkan orang-orang untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah.

Ternyata, pada zaman nabi dahulu, salat ini lebih cenderung dilakukan secara munfarid atau sendiri-sendiri. Umar bin Khattab RA pun mengeluarkan ijtihad yang disampaikannya kepada seluruh umat Islam.

"Ia mengirim surat kepada para gubernur wilayah agar melaksanakan salat tarawih secara berjamaah," tulis Abdul Syukur al-Azizi.

Salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Ibnu Syihab dan bersumber dari Urwah bin az Zubair, menjelaskan tentang latar belakang Umar mengeluarkan ijtihad tersebut.

Dikatakan bahwa, pada suatu malam bulan Ramadhan, Umar melihat orang-orang sedang melaksanakan salat tarawih secara sendiri-sendiri di masjid. Sementara, sebagian lainnya ada yang melaksanakannya secara berjamaah.

Hingga muncullah ide Umar bin Khattab RA untuk mengumpulkan para jamaah salat tarawih pada satu waktu dan tempat. Umar berkata,

"Seandainya aku kumpulkan mereka semuanya di belakang seorang imam, niscaya hal itu lebih utama," Kemudian Umar pun mengumpulkan mereka dan menunjuk Ubaiy bin Ka'ab sebagai imam.

Benarkah pada zaman nabi terdahulu istilah salat tarawih belum dikenal?

Istilah tarawih ternyata tidak dikenal oleh Nabi Muhammad SAW, setidaknya hingga masa Abu Bakar Ash-Shiddiq RA pula. Pasalnya, pada saat itu istilah yang lebih dikenal adalah Qiyamu Ramadhan atau penghidupan atas malam Ramadhan.

Hal ini dapat dibuktikan dari keterangan salah satu hadits tentang syariat salat tarawih yang dijelaskan oleh Rasulullah SAW. Beliau menyebutnya dengan kata Qiyamu Ramadhan. Berikut haditsnya,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: "Barangsiapa ber-qiyam Ramadhan (salat tarawih) semata-mata karena keimanan dan keikhlasan kepada Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya sebelum itu," (HR Bukhari).

Jadi, pada zaman nabi dahulu, ibadah tersebut memang ditujukan untuk menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan. Lalu, dari mana munculnya istilah tarawih tersebut?

Berdasarkan riwayat Imam al Marwadzi dalam Kitab Qiyam Ramadhan yang dikutip dari buku Sejarah Tarawih karya Ahmad Zarkasih, Lc, dikisahkan bahwa suatu ketika sahabat Umar bin Khattab RA pernah memerintahkan Ubaiy untuk menjadi imam pada Qiyamu Ramadhan.

Kemudian, para jamaah tidur di seperempat pertama malam dan mengerjakan salat di dua perempat malam setelahnya. Hingga selesai di seperempat malam terakhir, mereka pun pulang dan sahur.

Dari total 18 rakaat yang mereka kerjakan, Umar bin Khattab memberikan waktu istirahat untuk sekadar berwudhu atau menunaikan hajat mereka tiap 2 rakaat salam. Hal inilah yang membuat ahli tafsir berpendapat sebagai kelahiran istilah tarawih.

Kata tarawih juga dapat dimaknai dengan istirahat sejenak para makmum di setiap selesai 2 rakaat. Imam al Marwadzi mengatakan, dinamakan salat tarawih karena imamnya memberikan banyak tarwiih bagi makmumnya.

Mengutip Ternyata Shalat & Puasa Sunah Dapat Mempercepat Kesuksesan karya Ceceng Salamudin, MAg, asal kata tarawih adalah rahah yang berarti santai, istirahat, tidak tergesa-gesa. Untuk itulah, sebaiknya salat ini lebih utama bila dikerjakan dengan lebih tenang tanpa terburu-buru.

Gimana, detikers? Sudah terjawab tentang bagaimana sejarah pelaksanaan salat tarawih secara berjamaah?

Simak Video "Jelang Libur Maulid Nabi, Arus Kendaraan di Tol Cipularang Ramai"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia