Gambar Prasejarah Sejak Zaman Es di Langit-langit Gua, Apa Fungsinya?

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 23 Nov 2021 12:00 WIB
Lukisan Purba di Gua Maros
Lukisan cap tangan di Maros, Sulawesi Selatan. Apa fungsi gambar di langit-langit gua saat zaman prasejarah? Foto: (Naryani Soepandi/d'traveler)
Jakarta - Nenek moyang orang Indonesia dikenal sudah membuat karya seni dalam berbagai rupa, salah satunya gambar prasejarah dan cap di langit-langit gua atau gambar cadas. Contoh, lukisan cap tangan dan lukisan figuratif satwa tertua di dunia berhasil ditemukan di Indonesia. Salah satunya yaitu di pegunungan karst Sangkulirang-Mangkalihat, Kalimantan Timur.

Salah satu peneliti yang terlibat dalam penemuan tersebut adalah Dr. Pindi Setiawan M.Si., dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (FSRD ITB). Penemuan karya-karya seni purbakala di di tempat terpencil dan sulit dijangkau ini mendorong peneliti untuk mencari tahu apa fungsinya bagi nenek moyang orang Indonesia.

Peneliti komunikasi rupa khusus gambar prasejarah dan Hindu-Buddha ini menuturkan, awal penelitian yang dilakukan ia dan tim dimulai dari mempelajari sejarah melukis dalam konteks seni rupa. Penelitian lalu mempelajari fakta bahwa 90% situs gambar-cadas prasejarah Indonesia terletak jauh dari keramaian kehidupan modern, yaitu berada pada tebing yang tinggi.

Ia menuturkan, hingga tahun 1994, dinyatakan oleh hampir seluruh buku sejarah bahwa gambar cadas tidak diketemukan di bagian Indonesia Barat. Teori dari buku-buku sejarah tersebut berhasil dipatahkan pada tahun 1995, ketika ia dan tim menemukan gambar cadas di daerah Sangkulirang-Kalimantan.

Dr. Pindi mengatakan, manusia prasejarah banyak menggambarkan mamalia besar. Beberapa makhluk hidup yang ia temukan di gambar prasejarah di antaranya seperti gambar rusa, banteng, beruang, babi hutan, kadal (gecko), kura-kura, trenggiling raksasa, dan daun.

Pindi mengatakan, dari proses direct dating, gambar-gambar prasejarah di Indonesia tersebut dibuak ketika Kalimantan, Sumatera, dan Jawa masih bersatu dengan Asia. Ini artinya, gambar-gambar tersebut dibuat orang pra-Austronesian di zaman glasial atau zaman es.

Fungsi Gambar Prasejarah di Gua

Dr. Pindi Setiawan mengatakan, salah satu karakteristik rock art atau gambar cadas di langit-langit gua yaitu menceritakan peristiwa sejarah, seperti disampaikan dalam Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2021, dikutip dari laman ITB, Senin (22/11/2021). Gamabr-gambar tersebut berupa reka ulang adegan, bukan berupa sosok diam.

Mengutip Claire Holt, lanjut Pindi, gambar cadas identik dengan memadukan curahan hasrat estetika dan logika kehidupan di masa itu. Ia menambahkan, gambar prasejarah seperti gambar cadas juga identik dengan perasaan yang kuat antara benda-benda di sistem alam semesta, manusia, dan fauna laut.

Curahan perasaan tersebut juga digambarkan dengan cap tangan negatif paduan warna merah, jingga, ungu, hitam, dan putih. Pindi mengatakan, nenek moyang di gua juga sudah menggunakan teknik kuasan, stensil atau semburan, dan torehan.

Pindi mengatakan, meskipun pemaknaannya tidak jauh berbeda, namun gaya gambar yang ditemukan berbeda pada setiap daerah. Ia mencontohkan, di Kalimantan ditemukan gambar imaji satwa yang sudah punah dan alat buruh zaman Savana. Di samping itu, situs Sangkulirang juga punya gambar cadas sosok manusia datu-saman (headmask anthropomorphic) dan manusia jadi-jadian (theriantrophic) di Maros.

Ia menambahkan, gambar tiap jenis zaman prasejarah punya ciri berbeda.

"Pada zaman glasial, gambar-cadas yang ditemukan berwarna merah. Sedangkan pada zaman de-glasial berwarna ungu dan pada zaman laut berwarna hitam arang," jelasnya.

Pindi mengatakan, ekspedisi gambar prasejarah di langit-langit gua yang ia dan tim lakukan akan menghasilkan indeks warna Indonesia yang diperkirakan selesai pada 2022.

"Harapannya, seni Indonesia dari setiap masa dapat tetap eksis di tengah zaman yang serba dinamis" harap Dr. Pindi.

Simak Video "Tangis Penyesalan dan Permintaan Maaf Yana 'Cadas Pangeran'"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia