Kenapa Wayang Sering Dianggap sebagai Budaya Malaysia? Ini Asal-usulnya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Jumat, 19 Nov 2021 18:30 WIB
Wayang Kulit Sempat Disebut dari Malaysia, Simak Lagi Seluk Beluknya
Foto: Robby Bernardi/detikcom
Jakarta - Belum lama ini, warganet atau netizen Indonesia heboh setelah Adidas menyebut budaya wayang berasal dari Malaysia. Adidas menulis hal tersebut saat merilis produk koleksi terbaru yang bertema wayang kulit melalui Instagram @adidassg.

Anggapan ini bukan hanya terjadi kali ini saja. Karena kerap budaya Indonesia diklaim berasal dari Malaysia seperti batik, reog, dan tari-tarian.

Lantas kenapa budaya seperti wayang sering dianggap sebagai budaya Malaysia?


Wayang Indonesia Menyebar ke Malaysia hingga Thailand

Berdasarkan catatan Jendela Kemendikbud, wayang kulit Indonesia dikenal sejak 1500 SM dan berkembang ke berbagai negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Kamboja, Myanmar, dan Filipina.

Pada masa itu, wayang memiliki fungsi sebagai medium untuk mendatangkan arwah leluhur. Kepercayaan terhadap arwah leluhur berkorelasi dengan sistem kepercayaan masyarakat Jawa zaman prasejarah.

Hal tersebut dilakukan masyarakat dengan melakukan ritual penyembahan kepada arwah leluhur atau nenek moyang atau kepercayaan kepada hyang, selanjutnya dinamakan pergelaran wayang.

Proses ini merupakan cikal-bakal dari sejarah wayang yang berasal dari kata hyang, kemudian disebut wayang dan syaman adalah dalang.

Wayang yang Dikenal di Malaysia

Akademisi Bahasa dan Sastra Jawa, Rudy Wiratama mengatakan, Malaysia memiliki tiga jenis wayang yang dikenal, yakni Wayang Jawa, dan Wayang Purwa dari Jawa, serta Wayang Siam yang berasal dari Thailand.

Menurut dalang kenalan Rudy yang bermukim di Kelantan, wayang yang berkembang di Malaysia awalnya dibawa orang Jawa sekitar abad ke-19.

Hal tersebut juga diperkuat dengan penelitian yang dilakukan George Quinn pakar sastra dan budaya Jaya dari Australian National University yang mengatakan gelombang migrasi orang Jawa ke Malaysia pada abad ke-19 dan ke-20.

"Jadi ya kita memang perlu menerima kalau di sana (Malaysia) ada wayang, tapi wayang mana dulu, kan beda-beda," ujar Rudy dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (19/11/2021).

Rudy menambahkan, di Kelantan juga ada wayang Jawa dan Siam yang sudah diberi warna di sana.

Tidak hanya itu, ada juga wayang Purwa di Johor. Wayang itu aslinya dari Jawa karena ada pengaruh gelombang kedua orang Jawa yang dibawa ke sana untuk kuli.

UNESCO Mengakui Wayang Kulit Indonesia

Meski bisa ditemukan di beberapa negara dan sering dianggap sebagai budaya Malaysia, namun UNESCO telah mengakui wayang kulit sebagai warisan budaya Indonesia pada 7 November 2003.

Wayang kulit termasuk ke dalam kategori karya kebudayaan mengagumkan dalam bidang cerita narasi dan warisan indah dan berharga atau Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity. Sampai di sini sudah jelas ya detikers?

Simak Video "Adidas Minta Maaf Usai Sebut Wayang Kulit Dari Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia