Evolusi Makhluk Hidup: Pengertian, Teori dan Faktor Pendukungnya

Olivia - detikEdu
Kamis, 18 Nov 2021 12:00 WIB
Evolusi Manusia
Foto: Getty Images/iStockphoto/00Mate00
Jakarta - Sebagai makhluk hidup, kita pasti mengalami evolusi. Apa yang dimaksud dengan evolusi? Temukan jawabannya dalam penjelasan berikut ini.

Evolusi adalah perubahan secara perlahan-lahan dan bertahap yang berlangsung dalam waktu sangat lama. Evolusi menghasilkan perubahan bentuk menjadi lebih baik atau lebih kompleks.

Teori evolusi ini pertama kali dikemukakan oleh Charles Darwin yang dilansir dari Britannica, ia menerbitkan teori evolusi melalui bukunya berjudul On the Origin of Species. Berdasarkan hasil pemikirannya tersebut, Charles Darwin dikenal sebagai Bapak Evolusi.

Teori Evolusi Darwin

Dalam bukunya, Charles Darwin mengemukakan pendapat bahwa evolusi terjadi karena seleksi alam. Darwin juga berpendapat, makhluk hidup berevolusi sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungannya.

Mengutip Modul Kemdikbud Tema 16: Mutasi Genetik dan Teori Evolusi, fakta-fakta yang mendukung pemikiran Darwin mengenai evolusi adalah:

1. Terdapat variasi dalam populasi makhluk hidup yang umumnya dapat diwariskan. Hal ini terbukti dari hasil pengamatan tidak ada dua individu dari satu spesies sama yang memiliki ciri sama persis.

2. Spesies memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan yang banyak. Pada dasarnya, makhluk hidup berkembangbiak untuk mempertahankan kelestarian hidupnya.

3. Sumber daya alam di bumi terbatas. Hal ini menyebabkan terjadinya kompetisi untuk bertahan hidup di antara keturunan pada setiap generasi.

4. Proses ini berlangsung dari generasi ke generasi. Populasi lambat laun beradaptasi lebih baik terhadap lingkungannya dan hanya individu yang sesuai yang akan bertahan. Proses ini dikenal dengan 'survival of the fittest'.

Faktor Pendukung Terjadinya Evolusi

Evolusi dapat terjadi karena adanya variasi genetik dan seleksi alam. Variasi genetik pada dasarnya terjadi karena adanya mutasi gen, rekombinasi gen, hanyutan gen, dan aliran gen.

Masih mengutip dari Modul Kemdikbud Tema 16: Mutasi Genetik dan Teori Evolusi, berikut ini penjelasannya.

1. Mutasi Gen

Mutasi adalah perubahan yang terjadi mendadak dalam kromosom. Mutasi menyebabkan terbentuknya variasi sifat-sifat dalam suatu populasi.

Kemudian, terjadilah seleksi alam yang menghasilkan organisme dengan sifat adaptif terhadap lingkungannya. Mutasi gen sifatnya dapat menguntungkan atau merugikan bagi kelestarian spesies.

Mutasi menguntungkan jika menghasilkan spesies yang adaptif terhadap lingkungannya. Sebaliknya, mutase merugikan jika menghasilkan spesies yang tidak adaptif terhadap lingkungannya.

2. Rekombinasi Gen

Rekombinasi gen adalah peristiwa pembentukan susunan gen baru. Rekombinasi gen dapat terjadi saat peristiwa pindah silang pada fase profase I dari meiosis I.

3. Hanyutan Genetik

Hanyutan genetik merupakan peristiwa perubahan frekuensi gen dalam suatu populasi. Hal ini terjadi karena adanya populasi kecil yang berpisah dari populasi asalnya. Akibatnya, akan ada gen-gen tertentu yang memiliki jumlah banyak, sedikit, atau bahkan menghilang dari populasi.

4. Aliran Gen

Aliran gen merupakan peristiwa pertukaran gen antar populasi yang disebabkan oleh proses imigrasi dan emigrasi pada populasi. Sebagai contoh, seekor kumbang merah melakukan imigrasi ke populasi kumbang cokelat.

Kemudian, apabila terjadi perkawinan, akan ada gen baru pada populasi kumbang cokelat.

Contoh Evolusi

Kuda diyakini memiliki tubuh yang kecil dan memiliki lima jari pada jutaan tahun lalu. Namun, saat ini kita bisa melihat kuda berukuran besar dengan satu jari.

Nah, perubahan lima jari menjadi satu tentu tidak terjadi secara langsung, tetapi terjadi secara bertahap menyesuaikan dengan lingkungannya.

Contoh lainnya, jerapah terlahir dengan bentuk fisik yang beragam, ada yang leher panjang, ada juga yang berleher pendek. Untuk bertahan hidup, jerapah akan memakan daun yang berada di puncak pohon.

Hal tersebut tentu membuat jerapah berleher pendek kesulitan dan akhirnya tidak dapat bertahan hidup. Sementara jerapah leher panjang dapat beradaptasi dan bertahan hidup.

Dengan demikian, seperti yang dikemukakan oleh Charles Darwin, kuda dan jerapah berevolusi karena seleksi alam.



Simak Video "Diperiksa Soal Rasisme ke Natalius Pigai, Abu Janda Dicecar 20 Pertanyaan"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia