Pengertian Ruang dan Interaksi Antar-ruang

Kholida Qothrunnada - detikEdu
Senin, 15 Nov 2021 07:22 WIB
Sekolah
ilustrasi belajar Pengertian Ruang dan Interaksi Antar-ruang (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Ruang adalah tempat yang ada di permukaan bumi, baik secara keseluruhan maupun sebagian yang dijadikan tempat tinggal makhluk hidup.


Berbagai organisme dan makhluk hidup yang ada, telah menjadi bagian dari ruang. Oleh sebab itu, batas ruang dapat diartikan sebagai tempat dan unsur-unsur yang mempengaruhi kehidupan di permukaan bumi.

Ruang yang ada di permukaan bumi memiliki karakteristik berupa bentuk, fungsi, dan kondisi fisik yang berbeda.

Konsep Ruang

Dikutip dari buku Konsep Dasar IPS oleh Yulia Siska, M.Pd., berikut adalah konsep dasar dari ruang:

  • Ruang adalah tempat di permukaan bumi baik
  • Ruang tidak hanya sebatas udara, tetapi juga lapisan atmosfer terbawah yang memengaruhi permukaan bumi.
  • Ruang dapat mencakup sebuah perairan yang ada di permukaan bumi, seperti laut, sungai, dan danau. Sedangkan di bawah permukaan bumi terdapat air, dan tanah sampai ke kedalaman tertentu.
  • Ruang mencakup berbagai lapisan tanah dan batuan, yang menjadi sumber daya bagi kehidupan.
  • Ruang adalah tempat bagi manusia melakukan interaksi.

Dimensi ruang digunakan untuk memandang alam sebagai tempat, sekaligus penyedia berbagai potensi sumber daya. Ruang disebut juga dengan dimensi spasial, yakni tempat terjadinya berbagai peristiwa alam baik secara sosial, dan sejarah dalam proses perjalanan waktu.

Interaksi Antar-ruang

Dalam ruang tentu manusia dan juga makhluk hidup lainnya akan melakukan sebuah interaksi. Perbedaan yang ada dalam karakteristik ruang, akan menciptakan hubungan saling membutuhkan, sehingga terjadilah interaksi antar-ruang.

Interaksi antar-ruang adalah pergerakan atau pergeseran sesuatu dari satu wilayah ke wilayah lain, atau dari wilayah asal ke wilayah tujuannya.
Konsep ruang dan interaksi antar-ruang dan pengaruhnya terhadap kehidupan manusia, mencakup aspek-aspek ekonomi, sosial, budaya dan pendidikan. Salah satu yang menjadi alasan adanya interaksi antar-ruang adalah perbedaan potensi dan sumber daya yang dimiliki.


Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Antar-ruang:

Adapun beberapa faktor yang diperlukan dalam terjadinya interaksi keruangan, adalah saling melengkapi (complementarity), kesempatan antara (intervening opportunity), dan keadaan yang dapat diserahkan/dipindahkan (transferability).

Bentuk Interaksi Antar-ruang

Berdasarkan buku Modul IPS Kelas VII yang diterbitkan oleh Kemendikbud, berikut adalah bentuk interaksi antar-ruang:

Mobilitas sosial


Interaksi antar-ruang dalam pergerakan manusia disebut dengan istilah mobilitas sosial.

Bentuk pergerakan manusia, dapat dicontohkan seperti penduduk Jakarta dengan penduduk sekitar, yang mencakup wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Komunikasi

Komunikasi adalah bentuk interaksi antar-ruang, yang terjadi melalui perpindahan sebuah gagasan dan informasi. Perpindahan tersebut dapat dilakukan baik secara langsung melalui pergerakan manusia, maupun tidak langsung melalui alat dan sarana komunikasi seperti handphone, maupun media sosial.

Transportasi

Sementara itu, interaksi antar-ruang yang terjadi dalam bentuk perpindahan barang atau energi disebut dengan transportasi.

Beberapa sarana transportasi, seperti ojek online, bus, taksi, kereta api, KRL (Kereta Rel Listrik), MRT (Mass Rapid Transit), LRT (Light Rail Transit), dan lain-lain.

Sarana transportasi mampu memindahkan ruang jangkau dalam kota, maupun lintas kota yang berdekatan.



Simak Video "Jaringan Komunikasi Internasional di Tonga Bisa Diakses Terbatas"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia