Contoh Kalimat Efektif dengan Ciri dan Cara Membuatnya

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 28 Okt 2021 18:00 WIB
Young woman analyzing bills while writing in diary. Beautiful female is using digital tablet at table. She is sitting on sofa at home.
Foto: Getty Images/Morsa Images
Jakarta - Kalimat efektif adalah kalimat yang menunjukkan di mana proses penyampaian dan penerimaan berlangsung sempurna. Kalimat ini bertujuan agar apa yang disampaikan pembicara atau penulis tergambar dengan lengkap.

Suatu kalimat dapat dikatakan efektif jika penerima pesan dapat menyampaikan gagasan, pesan, perasaan, ataupun pemberitahuan sebagaimana yang dimaksudkan pemberi pesan.

Jenis kalimat ini juga terdiri dari subjek, predikat, objek, dan keterangan (SPOK). Kalimat efektif biasanya digunakan dalam sebuah teks ilmiah seperti laporan penelitian, tesis, disertasi, makalah, dan yang lainnya.

Ciri-ciri Kalimat Efektif

1. Kelogisan Kalimat

Kelogisan berguna agar kalimat tidak ambigu, sehingga harus mengandung subjek, predikat, keterangan, objek, induk kalimat, serta anak kalimat yang jelas.

Subjek di dalamnya tidak boleh ganda dan tidak boleh didahului kata 'yang' di depan predikat.

Contoh kalimat efektif dan tidak efektif:

- Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kami persilakan. (tidak efektif)

- Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya sekarang. (efektif)

2. Kesepadanan Struktur

Kelengkapan struktur kalimat perlu diperhatikan. Kalimat efektif wajib mempunyai unsur klausa minimal subjek dan predikat.

Preposisi atau kata depan tidak boleh diletakkan sebelum subjek karena dapat mengaburkan pelaku di dalam kalimat tersebut, contohnya:

- Bagi seluruh peserta diharapkan hadir tepat waktu. (tidak efektif)

- Seluruh peserta diharapkan hadir tepat waktu. (efektif)

3. Kesejajaran

Kalimat efektif harus berimbuhan paralel dan konsisten. Misalnya:

- Harga beras disesuaikan atau kenaikan itu secara wajar. (tidak efektif)

- Harga beras diseuaikan atau dinaikkan secara wajar. (efektif)

4. Kehematan Kata

Kehematan kata maksudnya adalah penggunaan kata yang ringkas dan tidak bertele-tele. Namun tidak mengurangi makna maupun mengubah informasinya.

Cara melakukannya dengan menghilangkan pengulangan subjek yang sama pada anak kalimat, menghindari penggunaan superordinat pada hiponimi kata, serta menghindari sinonim kata dalam kalimat. Misalnya seperti ini:

- Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (tidak efektif)

- Siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (efektif)

5. Ketegasan Makna

Subjek tidak harus selalu diletakkan di awal kalimat meskipun memang biasanya mendahului predikat. Pada kasus tertentu, keterangan boleh diletakkan di awal untuk memberi efek penegasan.

Penegasan kalimat seringkali dapat ditemukan pada kalimat perintah, larangan, atau anjuran yang biasanya diikuti partikel 'lah' atau 'pun'.

Misalnya:

- Kamu minumlah kopi itu sampai habis agar tidak munazir! (tidak efektif)

- Minumlah kopi itu sampai habis agar tidak mubazir! (efektif)

Contoh Kalimat Efektif

Kalimat Tidak Efektif

1. Rumah daripada orang tuanya ada di Jalan Anggrek.

2. Itu buku saya sudah baca tiga kali.

3. Dalam kecelakaan itu dua orang gugur seketika.

Ketiga kalimat di atas akan menjadi efektif jika diubah seperti di bawah ini.

1. Rumah orang tuanya ada di Jalan Anggrek.
2. Buku itu sudah saya baca tiga kali.
3. Dalam kecelakaan itu dua orang tewas seketika.

Syarat Kalimat Efektif

1. Menggunakan kaidah kebiasaan yang baik dan benar
2. Mengandung unsur penting atau pokok, minimal subjek dan predikat
3. Memakai diksi yang tepat
4. Menggunakan struktur bahasa yang sistematis atau urut
5. Taat aturan ejaan yang berlaku
6. Tidak bertele-tele dalam pemakaian kata
7. Tidak ambigu.

Itu dia sederet ciri, contoh, dan syarat kalimat efektif. Detikers bisa latihan sendiri di rumah ya!

Simak Video "Apple Bakal Bikin Siri Berbahasa Indonesia "
[Gambas:Video 20detik]
(nah/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia