Doa Agar Tidak Malas dan Mengantuk Saat Bekerja atau Belajar

Rosmha Widiyani - detikEdu
Jumat, 22 Okt 2021 06:00 WIB
Muslim woman reading from the quran
Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawpixel/Doa Agar Tidak Malas dan Mengantuk Saat Bekerja atau Belajar.
Jakarta - Doa agar tidak malas dan mengantuk bisa dibaca tiap muslim yang merasa terganggu produktivitasnya, saat bekerja atau belajar. Bacaan doa ini merupakan potongan ayat dalam Al Quran.

Dikutip dari buku Kamus Doa: Lebih Lengkap dan Praktik yang ditulis Luqman Junaedi, berikut doa agar tidak malas dan mengantuk yang sangat simpel,

Doa agar tidak malas dan mengantuk saat bekerja atau belajar

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلا لَهُ الْخَلْقُ وَالأمْرُ تَبَارَكَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ (٥٤) ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ (٥٥) وَلا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ بَعْدَ إِصْلاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ (٥٦)

Arab latin:

54. Inna rabbakumullāhullażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa fī sittati ayyāmin ṡummastawā 'alal-'arsy, yugsyil-lailan-nahāra yaṭlubuhụ ḥaṡīṡaw wasy-syamsa wal-qamara wan-nujụma musakhkharātim bi`amrihī alā lahul-khalqu wal-amr, tabārakallāhu rabbul-'ālamīn

55. Ud'ụ rabbakum taḍarru'aw wa khufyah, innahụ lā yuḥibbul-mu'tadīn

56. Wa lā tufsidụ fil-arḍi ba'da iṣlāḥihā wad'ụhu khaufaw wa ṭama'ā, inna raḥmatallāhi qarībum minal-muḥsinīn

Artinya:

54. "Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam."

55. "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

56. "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik."

Dikutip dari buku Salah Kaprah Shalat, Puasa, Sedekah, dan Doa Penyebab Ibadah Tertolak, Rezeki Seret, dan Hidup Ruwet karya Rizem Aizid, mengantuk dilarang dalam beberapa kejadian. Misalnya saat hendak menunaikan sholat.

"Mengantuk dalam sholat itu dilarang. Alasannya jelas, yaitu dapat membuat tidak khusyuk dan tidak fokus. Kebiasaan sholat di saat atau sambil mengantuk biasanya dijumpai saat sholat Jumat," tulis buku tersebut.

Karena itu, Rasullah SAW menyarankan tiap muslim tidur sejenak yang disebut tidur qailulah. Tidur ini biasa dilakukan sebelum masuk dzuhur, sesudah, atau sebelum sholat ashar.

Berikut hadist tidur qailulah

قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ

Artinya: "Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang." (HR Abu Nu'aim).

Tidur qailulah bisa dilaksanakan para muslim di sela istirahat siang. Namun jika rasa enggan serta ingin tidur di saat waktu istirahat usai, tiap muslim wajib membaca doa agar tidak malas dan mengantuk saat bekerja atau belajar.

Terkait tidur qailulah, kegiatan ini dapat menyegarkan badan, menurunkan stres, dan meningkatkan kecerdasan otak. Manfaat lain adalah menghilangkan rasa tertekan di tempat belajar atau bekerja, serta memperbaiki kreativitas.

Karena itu seorang muslim disarankan tidur qailulah selama istirahat siang, yang disertai membaca doa agar tidak malas dan mengantuk saat bekerja atau belajar. Semoga produktivitas terus terjaga disertai ridho Allah SWT.

Simak Video "Penampakan 'Polisi Tidur' di Pulomas, Diprotes Pesepeda Lalu Dibongkar"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia