7 Hal di Balik Kesuksesan Investasi Warren Buffett, Mahasiswa Wajib Contoh!

Kristina - detikEdu
Jumat, 15 Okt 2021 17:30 WIB
Warren Buffett tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan US$ 84 miliar atau Rp 1.232 triliun. Meski kaya raya, gaya hidupnya sederhana.
Foto: Istimewa/7 Hal di Balik Kesuksesan Investasi Warren Buffett, Mahasiswa Wajib Contoh!
Jakarta -

Warren Buffett adalah salah satu investor paling sukses sepanjang masa. Kini ia telah menjalankan lebih dari 60 perusahaan. Ternyata, di balik kesuksesannya sekarang, dia berani mengambil langkah untuk berinvestasi sejak usia 11 tahun.

Melansir Forbes, putra seorang anggota Kongres Amerika Serikat ini pertama kali membeli saham di usia 11 tahun dan mengajukan pajak pertama kalinya pada usia 13 tahun. Usia yang masih terhitung cukup belia. Ia akhirnya berhasil menjalankan perusahaan induk konglomerat multinasional Amerika, Berkshire Hathaway.

Pada tahun 2021, Forbes merilis daftar orang terkaya di dunia dan Warren Buffett menjadi orang terkaya di dunia keenam dengan harta kekayaan mencapai US$96 miliar. Kekayaannya hingga hari ini ditaksir terus mengalami kenaikan hingga US$102.2 miliar.

Pria yang dijuluki Oracle of Omaha ini tak hanya kaya tetapi juga dermawan. Dia berjanji untuk menyumbangkan lebih dari 99% kekayaannya. Hingga kini ia telah mendonasikan lebih dari US$45 miliar untuk Gates Foundations dan yayasan anak-anaknya.

Rahasia Sukses Investasi Warren Buffett

Di balik kesuksesan Warren Buffett ternyata ada banyak perjuangan yang ia lewati. Kesabaran dan kedisiplinan dalam jangka panjang menjadi salah satu kunci sukses Warren Buffett. Berikut rahasia sukses investasi ala konglomerat Berkshire Hathaway dilansir dari fool.co.uk:

1. Biasakan Hemat

Warren Buffett terkenal dengan pribadi yang hemat. Meskipun menjadi salah satu orang terkaya di dunia, dirinya tidak percaya pada flashing cash atau transaksi secara langsung pada waktu yang sama.

Dia biasa membeli sarapan di McDonald's dan senang berbelanja untuk mendapatkan penawaran mobil yang bagus. Bahkan, dia masih tetap tinggal di rumah yang sama sejak tahun 1958.

Dalam prinsip Warren Buffett, hidup hemat akan membuatnya memiliki lebih banyak uang untuk diinvestasikan. Semakin banyak berinvestasi, artinya semakin banyak pula kekayaan yang dimiliki.

2. Hindari Utang

Selain hidup hemat, Warren Buffett juga tidak mengambil pinjaman mobil atau menggunakan kartu kredit. Dia menghindari kebiasaan untuk berhutang. Hal ini juga dilakukan oleh banyak investor.

Apabila sudah terlanjur memiliki utang, maka detikers dapat melunasinya sesegera mungkin. Hal tersebut dilakukan untuk membantu menghemat biaya bunga. Tentunya, setiap bentuk penghematan dapat dialokasikan sebagai tabungan dan investasi.

3. Investasi Diri Sendiri

Menurut Warren Buffett, aset terbesar setiap orang adalah diri sendiri. Maka dari itu, berinvestasi pada diri sendiri dapat membantu untuk membangun kekayaan jangka panjang.

Ada banyak bentuk investasi untuk diri sendiri. Seperti mengikuti kursus pelatihan karis, melatih keterampilan untuk memulai bisnis sampingan, dan berbagai bentuk pengembangan diri lainnya.

Uang ekstra yang diperoleh dari hasil investasi diri sendiri dapat diinvestasikan untuk menambah kekayaan jangka panjang.

4. Gunakan Dana Indeks

Sebagian besar investor, termasuk Warren Buffett merekomendasikan untuk berinvestasi dalam dana indeks berbiaya rendah (low-cost index) atau Exchange Trade Fund (ETF) setelah memiliki uang cadangan untuk diinvestasikan.

Hal tersebut dapat membantu meminimalisir dampak kegagalan bisnis yang dilakukan jika salah satu bisnis gagal.

Klik selanjutnya...

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia