Belajar Seni Rupa Dua Dimensi: Definisi, Teknik, dan Contoh

Olivia Sabat - detikEdu
Senin, 27 Sep 2021 14:15 WIB
Anak-anak mengikuti lomba menggambar di Jakarta, Sabtu (29/10/2016). Lomba yang digagas oleh Faber-Castell dan WWF ini mengambil tema Birunya Lautku, Hijaunya Hutanku. Acara ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran atas kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia baik dilautan maupun daratan yang harus selalu dilestarikan. Lomba ini diselanggarakan di 12 kota di Indonesia.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Detikers suka menggambar atau melukis? Kalau iya, berarti kamu sedang membuat karya seni rupa dua dimensi, lho. Apa itu karya seni rupa dua dimensi?

Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar atau merupakan karya seni yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang. Hal itu dikutip dari Modul Pembelajaran SMA Seni Budaya yang disusun oleh Muheri Palwanto, S.Pd.,M.Pd., k

Oleh karena itu, wujud seni rupa dua dimensi biasanya berupa gambar di atas permukaan datar, seperti kertas, kanvas, papan kayu, dinding, dan sebagainya. Ada berbagai unsur untuk membuat karya seni dua dimensi, seperti garis, bentuk, bidang, dan warna yang disusun sedemikian rupa hingga membentuk objek tertentu.

Selain itu, terdapat berbagai macam teknik yang dapat kamu aplikasikan dalam membuat karya seni rupa dua dimensi.

Teknik Seni Rupa Dua Dimensi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), teknik adalah cara membuat atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan seni. Berikut ini adalah sembilan teknik dalam membuat karya seni rupa dua dimensi yang bisa kamu pelajari.

1. Teknik Linear (Menggambar), merupakan cara menggambar objek gambar dengan garis, baik garis lurus maupun garis lengkung sebagai unsur yang paling menentukan.

2. Teknik Blok (Menggambar), merupakan cara menggambar dengan menutup objek gambar menggunakan satu warna sehingga hanya tampak bentuk siluet.

3. Teknik Arsir (Menggambar), merupakan cara menggambar menggunakan garis-garis sejajar atau menyilang untuk menentukan gelap-terang objek gambar sehingga tampak seperti tiga dimensi.

4. Teknik Dusel (Menggambar), merupakan cara menggambar menggunakan pensil gambar yang digoreskan dengan posisi miring (rebah) lalu disapu dengan kertas, kain, atau tangan. Teknik ini dilakukan untuk menentukan gelap-terang objek gambar.

5. Teknik Pointilis (Menggambar dan Melukis), merupakan cara menggambar atau melukis dengan cara menggambar titik-titik menggunakan pensil, pena, pastel, cat, dan lain-lain sampai membentuk objek gambar atau lukisan.

6. Teknik Aquarel (Menggambar dan Melukis), merupakan cara menggambar atau melukis menggunakan cat berbahan air dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasilnya tampak transparan atau tembus pandang.

7. Teknik Plakat (Menggambar dan Melukis), merupakan cara menggambar atau melukis menggunakan bahan cat bersifat pekat, seperti cat poster, cat akrilik, cat minyak, dan lain-lain dengan sapuan warna yang tebal dan rata sehingga hasilnya pekat dan menutup.

8. Teknik Semprot atau Air Brush (Menggambar), merupakan cara menggambar dengan bantuan alat semprot khusus untuk menggambar. Menggambar dengan teknik ini membutuhkan keahlian dan ketelitian dalam menggunakan alat semprotnya.

9. Teknik Cetak (Reklame, Fotografi dan Grafis), membuat karya seni dua dimensi dengan cara cetak, baik teknik cetak manual ataupun digital. Untuk menciptakan karya dua dimensi dengan teknik ini kamu memerlukan peralatan cetak dan tinta cetak.

Klik halaman berikutnya

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia