5 Fakta Vanuatu, Negara Kecil yang Mengusik Indonesia soal Papua

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 27 Sep 2021 13:01 WIB
EFATE, VANUATU - NOVEMBER 30: Kids play at Eton Beach on November 30, 2019 in Efate, Vanuatu. Satellite data show sea level has risen about 6mm per year around Vanuatu since 1993, a rate nearly twice the global average, while temperatures have been increasing since 1950. 25 percent of Vanuatu’s 276,000 citizens lost their homes in 2015 when Cyclone Pam, a category 5 storm, devastated the South Pacific archipelago of 83 islands while wiping out two-thirds of its GDP. Scientists have forecast that the strength of South Pacific cyclones will increase because of global warming. Vanuatu’s government is considering suing the world’s major pollution emitters in a radical effort to confront global warming challenges and curb global emissions, to which it is a very small contributor. (Photo by Mario Tama/Getty Images)
Penduduk Vanuatu bersantai di Eton Beach, ´Efaté. Foto: Getty Images
Jakarta - Negara Vanuatu merupakan salah satu negara yang menyoal isu di Indonesia pada Sidang PBB. Apakah detikers tahu, Vanuatu punya sejumlah fakta negara yang mirip dengan Indonesia?

Negara Vanuatu merupakan negara yang terletak di barat daya Samudra Pasifik. Vanuatu bertetangga dengan Australia dan Papua New Guinea. Negara yang semula bernama New Hebrides ini berjarak sekitar 1.900 KM dari timur Australia.

Fakta Negara Vanuatu

1. Negara Kepulauan dengan Hutan Hujan Tropis

Republik Vanuatu terdiri atas 13 pulau dan 60 pulau kecil yang gugusannya membentuk huruf 'Y'. Ibukota negara Vanuatu Port-Vila terletak di Pulau Éfaté, pulau utama di negara Pasifik tersebut. Pulau-pulau di Vanuatu seluas 12.190 km persegi itu dihuni oleh sekitar 289.100 orang, seperti dikutip dari Encyclopaedia Britannica.

Negara Vanuatu punya dua musim, yaitu musim panas dan hujan pada November-April serta musim yang lebih dingin dan kering pada Mei-Oktober. Bagian tenggara negara ini biasanya berangin, meskipun bagian utara biasanya mengalami hujan deras sepanjang musim panas. Bagian utara Vanuatu utamanya dipenuhi hutan hujan tropis, sementara area yang lebih kering memiliki sejumlah titik daerah sabana.

2. Punya Gunung Api

Negara Vanuatu punya banyak jenis relief, mulai dari pegunungan, dataran tinggi, daratan rendah, dan daerah pesisir, dan terumbu karang lepas pantai. Di sejumlah pulau terdapat gunung api aktif, seperti Gunung Séré'ama di Vanua Lava, Gunung Manaro di Aoba, Gunung Garet di Santa Maria, gunung api kembar Benbow dan Marum di Ambrym, dan Gunung Yasur di Tanna. Gunung api aktif ini juga membuat Vanuatu rawan gempa bumi.

Vanuatu juga punya gunung api bawah laut, solfatara, dan fumarol. Fumarol adalah lubang pada kerak bumi yang megeluarkan uap dan gas. Sementara itu, solfatara adalah fumarol yang mengeluarkan gas oksida belerang selain karbon dioksida dan uap air. Ciri-ciri solfatara adalah bau busuk seperti bau kentut, yaitu bau khas gas-gas oksida belerang. Dalam konsentrasi tinggi, gas emisi ini berbahaya bagi manusia dan hewan.

3. Mayoritas Melanesian

Populasi asli negara Vanuatu adalah orang Melanesia sebagai mayoritas dan Polinesia sebagai minoritas. Nama 'Vanuatu' berasal dari bahasa lokal orang Melanesia yang artinya "Our Land Forever" atau " Tanah Kita Selamanya".

Sementara itu, penduduk minoritas Vanuatu adalah orang berdarah China dan Eropa. Sebagai informasi, sebelum merdeka pada 1980, Vanuatu diduduki oleh Inggris dan Prancis atau Anglo French. Bahasa utama di Vanuatu adalah bahasa Prancis, bahasa Inggris, dan bahasa Bislama.

4. Juga Negara Republik

Negara Vanuatu merupakan negara Republik dengan nama lengkap Ripablik blong Vanuatu (dalam bahasa Bislama), République de Vanuatu (dalam bahasa Prancis), atau Republik Vanuatu. Vanuatu dipimpin oleh kepala negara Presiden Tallis Obed Moses.

5. Negara Agraris

Bertani, melaut, dan beternak adalah mata pencaharian utama penduduk Vanuatu. Hasil pertanian utama di Vanuatu di antaranya kelapa, kava, cokelat, kopi, pisang, yam, ubi, taro, dan sukun. Penangkapan besar tuna dan bonito dilakukan di Vanuatu lewat kerja sama dengan Jepang dan Australia.

Vanuatu juga menjadi salah satu negara manufaktur di bidang pengepakan daging, pembekuan ikan, pembuatan minuman ringan, dan mebel. Di samping itu, wisata dan tambang mangan menjadi salah satu pemasukan negara ini.

Nah, itu dia fakta negara Vanuatu yang ternyata punya kemiripan dengan Indonesia. Sudah pernah ke Vanuatu, detikers?

Simak Video "Sebulan Berlalu, Erupsi Gunung La Palma Masih Berlangsung"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia